BALANTING (Balangan Lawan Stunting)
Deskripsi Inovasi : Dibentuknya inovasi Balanting, antara lain terciptanya kerjasama antara pemerintah daerah, swasta, dan Lembaga masyarakat yang berkomitmen dalam percepatan penurunan angka stunting sehinga lebih terkonsentrasi, tepat sasaran, dan inovasi berupa gerakan dimasing-masing wilayah. Jika sebelumnya intervensi dan percepatan penurunan angka stunting masih berjalan parsial, dengan dibentuknya tim secara spesifik melalui kelompok kerja (Pokja) Balanting, dapat berkomitmen menyelenggarakan kerjasama dan kemitraan dengan berbagai pihak, seperti antar OPD yang mendukung intervensi penurunan angka stunting, pihak swasta dan pemangku kepentingan lain-nya yang dapat mendukung percepatan pencegahan danpenurunan angka stunting.
Adapun Layanan Balanting terintegrasi pada inovasi :
1. Kesehatan
- Selamat Pagi (Sentral Keselamatan dan Pelayanan Gizi)
- Kadut Gita (Kartu Data Umum Terpantau Gizi Balita)
- Paman Bantu Anita (Pemantauan Pertumbuhan Balita dalam Bentuk Catatan Gizi Balita)
- Sepekan (Sistem Edukasi, Pemenuhan Asupan Gizi Anak)
- Sehati (Sehat AKtif Bebas Anemia)
- Pasti Balita (Pantau Resiko Bayi dan Balita)
- Sapa Mama (Saringan Air Paralon Menuju Air Minum Aman
2. Dinas PUPR Perkim
- Basalaman (Balangan Sanitasi Layak dan Aman)
3. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan
- Keluarga Sehati (Keluarga Sedia Tanaman Pekarangan untuk Hadapi Stunting)
- Berani Gesit (B2SA Sejak Dini untuk Generasi Bebas Stunting)
3. Dinas Perindustrian dan Perdagangan
- Bapamu Kuat (Balangan Pasar Murah Kita Untuk Rakyat)
4. DPPPA PPKB PMD
- Sayang Emak (Sistem Pelayanan Keluarga Perempuan dan Anak)
5. Kecamatan
- Panting Gematari (Paringin Selatan Lawan Stunting dengan Gerakan Makan Telur/Ikan Setiap Hari)