Detil Inovasi SINOVDA
Laporan Indeks Inovasi Daerah
| Rincian | Keterangan |
|---|---|
| Nama SKPD / Kelompok | Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana |
| Nama Inovasi | GERMAS AMAN Remaja Putri (Gerakan Masyarakat Atasi Masalah Anemia Pada Remaja Putri) |
| Tahapan Inovasi |
|
| Inisiator Inovasi Daerah | |
| Bentuk Inovasi |
|
| Jenis Inovasi | Belum ditentukan |
| Inovasi Dimulai | 01 June 2017 |
| Rancang Bangun dan Pokok Perubahan Yang Dilakukan | Berdasarkan data Depkes RI (2012) prevalensi anemia defisiensi besi di Indonesia pada balita sebesar 40,5%, ibu hamil sebesar 50,5%, ibu nifas sebesar 45,1%, remaja putri usia 10-18 tahun sebesar 57,1%, dan pada Wanita Usia Subur (WUS) usia 19-45 tahun sebesar 39,5%. Berdasarkan kelompok usia tersebut yang memiliki risiko paling besar menderita anemia adalah remaja putri usia 10-18 tahun. Anemia Gizi adalah kekurangan kadar hemoglobin dalam darah yang disebabkan kekurangan zat Gizi yang diperlukan untuk pembentukan Hb tersebut, Remaja putri merupakan Calon Ibu yang nantinya akan melahirkan generasi penerus, oleh karenanya seorang remaja putri harus sehat dan tidak anemia. World Health Organization (WHO) pada tahun 2011 merekomendasikan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja penting dilakukan sebagai penyiapan remaja putri untuk menjadi Wanita Usia Subur (WUS). Program pemberian TTD pada remaja putri telah resmi dilakukan sejak tahun 2016 sesuai dengan Surat Edaran Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat dengan nomor HK.03.03/V/0595/2016 (Kemenkes RI, 2016). |
| Tujuan Inovasi | Puskesmas Paringin Selatan termasuk Puskesmas Perkotaan atau berada di wilayah Ibu Kota Kabupaten, dengan Jumlah Sekolah SMP dan SMA sederajat ada 10 Sekolah Salah Satu Pencegahan Anemia pada Siswi dengan Pemberian Tablet Tambah Darah setiap tahun disekolah, akan tetapi saat dilakukan pengecekan ulang ke sekolah cakupan siswi yang minum sangat sedikit atau rendah, jadi tablet tambah darah hanya terbagi tapi sebagian besar tidak terminum atau terkonsumsi oleh siswi. Pemberian Tablet Tambah Darah sangat penting di berikan pada remaja putri dalam rangka pencegahan stunting karena remaja putri merupakan calon ibu yang seharusnya melahirkan bayi sehat |
| Manfaat Inovasi | a. Kegiatan dilakukan di 10 Sekolah SMP dan SMA sederajad yang ada di wilayah Paringin Selatan b. Germas Aman adalah Gerakan Masyarakat Atasi Masalah Anemia pada siswi, yaitu merupakan kegiatan pemantauan pemberian tablet tambah darah untuk siswi melalui Katu Pemantauan minum TTD) c. Dalam Pelaksanaan dilakukan Penggalangan dukungan atau Komitmen Bersama dengan Lintas Sektor yaitu Sekolah SMP dan SMA sederajat yang ada di wilayah Paringin Selatan. Dalam memantau Kepatuhan siswi dalam mengkonsumsi (TTD) dilakukan pemantauan oleh Kader Remaja dan di awasi oleh Guru UKS dan pihak sekolah, melalui Kartu Pemantauan yang diberikan sejak awal minum TTD sampai 3 bulan. |
| Hasil Inovasi | a. Mewujudkan kerjasama Lintas Sekotr terutama dengan Pihak Sekolah b. Meningkatkan Cakupan Minum TTD pada Siswi sehingga TTD yang diberikan di sekolah tidak hanya terbagi tapi juga terminum atau terkonsumsi. c. Mencegah Pengeluaran Anggaran Pemerintah yang terbuang percuma karena TTD yang tidak dikonsumsi. |