Banyaknya lembaga PAUD yang ada dikabupaten balangan, dengan berbagai jenis pelayanan maka kami berusaha membuat perbedaan dengan lembaga PAUD lainya. Sesuatu yang juga dibutuhkan oleh masyarakat yaitu mengenalkan huruf hijaiyah sejak dini dengan cara yang mudah dan menyenangkan.
Tujuan Inovasi
Mengenalkan huruf hijaiyah untuk anak usia dini haruslah dengan metode sambil bermain yang menyenagkan. Jangan sampai mengenalkan huruf hijaiyah ini menjadi momok yang dipaksakan yang akhirnya akan mencederai fitrah belajar anak. jadi harus ditemukan formula yang pas agar indikator yang diharapkan tercapai.
Manfaat Inovasi
Metode yang digunakan adalah "Metode Ummi" yang dimiliki oleh Ummi fondations surabaya. Kami diberi kesempatan untuk menggunkan metode ummi ini untuk anak - anak di PAUD Islam Terpadu Permata hati.
pendekatan Metode ummi ini menggunakan bahasa ibu yg memiliki 3 unsur utama
1. Direct method (langsung tidak banyak penjelasan
2. Repatision (diulang - ulang)
3. Sistem berbasis mutu
Metode ummi ini memiliki 3 pilar utama yaitu mudah, menyenangkan, dan menyentuh hati, hal ini sangat pas dengan usia anak.
Hasil Inovasi
Setelah memakai metode ini beberapa tahun sudah terlihat perkembangan yang sangat baik. Peserta didik di PAUD Permata Hati mengenal huruf hijaiyah dengan baik dan cepat.
No.
Indikator
Keterangan
Parameter
Bukti Dukung
1
Regulasi Inovasi Daerah
Regulasi / Kebijakan yang ditetapkan untuk mendukung Inovasi Daerah
Proses yang digunakan untuk mengakses inovasi daerah dalam satuan waktu. yang dimaksud sangat lambat (waktunya pengerjaanya kurang dari 6 bulan) yang dimaksud cukup cepat (waktunya pengerjaanya kurang dari 12 bulan) yang dimaksud lambat (waktunya pengerjaanya lebih dari 12 bulan)
Proses inovasi dapat dilakukan dalam waktu hitungan 1-2 bulan
Penyebarluasan informasi kebijakan inovasi daerah dari pemerintahan daerah kepada pengguna inovasi daerah (pengguna dapat Pegawai ASN atau Masyarakat) dengan mengunggah foto kegiatan inovasi daerah dan/atau pelaksanaan inovasi dimaksud.