E-Ketapang (Elektronik Ketahanan Pangan) Sistem Monitoring Perkembangan Kondisi Pangan Di Kabupaten Balangan
Tahapan Inovasi
Inisiator Inovasi Daerah
Dinas Ketahanan Pangan
Bentuk Inovasi
Jenis Inovasi
Belum ditentukan
Inovasi Dimulai
31 May 2018
Rancang Bangun dan Pokok Perubahan Yang Dilakukan
Harga pangan merupakan salah satu indikasi yang dapat menjelaskan kondisi ketahanan pangan suatu wilayah. Pengamatan terhadap kondisi bahan pangan dapat berguna untuk mengetahui berbagai hal seperti ketersediaan pasokan, permintaan, kelancaran distribusi pangan, kondisi perdagangan di pasar-pasar lokal, dampak implementasi kebijakan pemerintah, daya beli masyarakat, kesejahteraan petani atau produsen, dan sebagainya. Dengan menganalisis informasi harga pangan akan dapat merumuskan kebijakan-kebijakan yang diperlukan untuk mengatasi berbagai masalah yang terkait dengan harga dan ketahanan pangan.
Tujuan Inovasi
Produksi pangan di Indonesia komoditasnya berkaitan dengan musim, oleh karena itu mempengaruhi fluktuasi harga dimana apabila musim panen tiba yang ditandai dengan produksi yang tinggi dan ketersediaan pangan juga tinggi akan mempengaruhi harga sehingga harga cenderung akan turun. Namun apabila tidak ada musim panen, maka harga cenderung akan tinggi.
Manfaat Inovasi
Pemantauan harga pangan di 4 (empat) pasar besar, yaitu pasar paringin, pasar Batumandi, pasar Lampihong, dan pasar Halong. Kemudian pemantauan harga pangan di 6 (enam) pasar kecil, yaitu pasar Sirap Kecamatan Juai, pasar Mayanau Kecamatan Tebing Tinggi, pasar Bihara Kecamatan Awayan, pasar Baruh Bahinu Dalam Kecamatan Paringin Selatan, pasar Galumbang Kecamatan Juai dan Pasar Awayan.
Pemantauan pasokan dan distribusi pangan di 8 (delapan) Kecamatan serta pemantauan akses pangan di 82 pengilingan padi se Kabupaten Balangan
Hasil Inovasi
Distribusi, harga dan akses pangan memberikan manfaat karena pergerakan distribusi bahan pangan sangat dinamis dari satu wilayah ke wilayah yang lain (wilayah sentra produksi ke wilayah konsumen).
Tersedianya data dan informasi harga pangan masyarakat yang strategis sebagai bahan pengambilan kebijakan
Terciptanya stabilitasi harga pangan
No.
Indikator
Keterangan
Parameter
Bukti Dukung
1
Ketersediaan SDM Terhadap Inovasi
Jumlah SDM yang melaksanakan inovasi daerah ini. jumlahnya ada berapa orang
Penyebarluasan informasi kebijakan inovasi daerah dari pemerintahan daerah kepada pengguna inovasi daerah (pengguna dapat Pegawai ASN atau Masyarakat) dengan mengunggah foto kegiatan inovasi daerah dan/atau pelaksanaan inovasi dimaksud.