Laporan Indeks Inovasi Daerah
| Rincian | Keterangan |
|---|---|
| Nama SKPD / Kelompok | UPT Puskesmas Pirsus |
| Nama Inovasi | MUTAR (Temukan Tangani Anemia pada Remaja Putri) |
| Tahapan Inovasi |
|
| Inisiator Inovasi Daerah | Renny Hendriani, A.Md, Kep |
| Bentuk Inovasi |
|
| Jenis Inovasi | Belum ditentukan |
| Inovasi Dimulai | 09 March 2022 |
| Rancang Bangun dan Pokok Perubahan Yang Dilakukan | Anemia merupakan keadaan dimana seseorang kekurangan zat besi. Hal ini dapat mempengaruhi aktivitas. Seorang remaja yang terkena anemia sangat sulit dalam melaksanakan aktivitas karena sering merasa pusing, pucat. Kondisi ini bila dibiarkan maka akan berdampak pada remaja di sekolah karena tidak bisa mengikuti pelajaran sekolah. Saat remaja menderita anemia, maka ibu hamil akan berisiko stunting dalam lahirkan anak. Anemia pada remaja juga menyebabkan timbulnya masalah kesehatan seperti penyakit tidak menular, prestasi yang tidak meningkat, juga tidak lain kesuburan yang menurun. Remaja putri anemia akan beresiko menjadi ibu hamil anemia dan melahirkan BBLR (berat badan lahir rendah) dan stunting, komplikasi melahirkan serta resiko lain. Menurut Riskesdas tahun 2018, sekitar 65% remaja tidak sarapan, dan 97% kurang mengkonsumsi sayur dan buah, kurang aktivitas fisik serta konsumsi gula, garam dan lemak berlebihan. Sedangkan menurut data KIA di Puskesmas Pirsus tahun 2021, ada 4 ibu hamil yang mengalami anemia. Dalam hal ini, inovator MUTAR puskesmas pirsus berencana dalam mencegah remaja putri yang anemia di wilayah puskesmas pirsus. |
| Tujuan Inovasi | Anemia pada remaja yaitu masalah kesehatan yang umum. Penyebab paling umum dari anemia pada remaja yaitu kekurangan zat besi. Anemia pada remaja adalah suatu kondisi yang terjadi ketika jumlah sel darah merah dan hemoglobin dalam tubuh turun dari batas normal. Sehingga ada remaja yang sering merasakan pusing, pucat dan sering lelah. |
| Manfaat Inovasi | Untuk mengatasi permasalahan di atas perlu pelaksanaan posyandu remaja di wilayah puskesmas pirsus. Fenomena posyandu ini diharapkan dapat mendeteksi remaja putri yang mengalami anemia sehingga bisa dilakukan konseling dalam pelaksanaan posyandu remaja |
| Hasil Inovasi | Manfaat yang diperoleh dengan adanya inovasi MUTAR adalah : 1. Manfaat bagi Organisasi a. Bertambahnya cakupan pelaksanaan posyandu remaja di Puskesmas b. Peningkatan dan pencapaian kinerja instansi 2. Manfaat bagi Pemerintah Daerah a. Lebih mudah mengetahui kendala yang terjadi di masyarakat b. Lebih mudah berkoordinasi untuk menentukan langkah selanjutnya untuk menyelesaikan masalah yang terjadi 3. Manfaat bagi Masyarakat a. Mengetahui adanya remaja yang mengalami anemia Informasi yang didapatkan akurat dan dapat dipercaya, serta meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Balangan. |