Laporan Indeks Inovasi Daerah
| Rincian | Keterangan |
|---|---|
| Nama SKPD / Kelompok | Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian Dan Perikanan |
| Nama Inovasi | Sistem Penyajian Informasi Data Perbenihan (Si Peda Benih) |
| Tahapan Inovasi |
|
| Inisiator Inovasi Daerah | Nurul Hidayah, S.Pi |
| Bentuk Inovasi |
|
| Jenis Inovasi | Belum ditentukan |
| Inovasi Dimulai | 10 November 2022 |
| Rancang Bangun dan Pokok Perubahan Yang Dilakukan | Potensi Perbenihan, dalam hal ini bidang perikanan merupakan kemampuan daerah di bidang perbenihan ikan yang mungkin untuk dikembangkan lebih lanjut, baik dari sumber daya alam maupun sumber daya manusianya. Potensi perbenihan di Kabupaten Balangan sendiri berupa daerah atas atau daerah pegunungan yang air sungainya mengalir jernih yang cocok dijadikan tempat pembenihan ikan. Salah satu tempat pembenihan ikan di daerah Kabupaten Balangan adalah Balai Benih Ikan Gunung Manau yang terletak di Kecamatan Batumandi dan Unit Pembenihan Rakyat (UPR), di antara Unit Pembenihan Rakyat (UPR) yang ada di Kabupaten Balangan, di antaranya yaitu Unit Pembenihan Rakyat Bangun Karya Mandiri Desa Baramban Kecamatan Awayan dan Unit Pembenihan Rakyat Pade Angen Desa Suryatama Kecamatan Halong. Unit pembenihan ikan seperti Balai Benih Ikan dan Unit Pembenihan Rakyat menghasilkan produksi benih yang dipasarkan bukan hanya di Kabupaten Balangan, tetapi juga sudah dikirimkan ke luar Balangan, yaitu Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur, namun penyajian informasi mengenai data hasil perbenihan di Kabupaten Balangan masih belum optimal, seperti penyajian informasi mengenai komoditas ikan, jumlah dan ukuran serta harga benih ikan yang ada. Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008, Pasal 7 ayat 3 dijelaskan mengenai kewajiban yang dimaksud pada pasal 2, bahwa Badan Publik harus membangun dan mengembangkan sistem informasi dan dokumentasi untuk mengelola Informasi Publik secara baik dan efisien sehingga dapat diakses dengan mudah. Berdasarkan pasal tersebut, setiap SKPD harus membangun dan mengembangkan sistem informasi yang mudah diakses sehingga informasi dapat tersampaikan ke seluruh kalangan masyarakat. Maka dari itu, diperlukan adanya sebuah inovasi penyajian data perbenihan yang terkoneksi secara digital sehingga dapat diakses oleh siapa saja, termasuk oleh masyarakat. |
| Tujuan Inovasi | Informasi mengenai produksi hasil pembenihan baik dari UPTD maupun UPR sangat diperlukan oleh masyarakat. Informasi mengenai produksi benih (jenis, jumlah, ukuran dan harga ikan) masih terbatas pada SKPD, dalam hal ini Bidang Perikanan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, sehingga masyarakat belum terlalu mengetahui informasi tersebut. Selain itu, penyajian informasi oleh para petugas/pegawai di Bidang Perikanan masih dilakukan secara manual dan belum terhubung secara digital. Dampak yang dapat diakibatkan adalah masyarakat belum mengetahui informasi-informasi mengenai data hasil perbenihan yang bisa saja berlanjut pada pembelian benih ikan dari luar Kabupaten Balangan. |
| Manfaat Inovasi | Penyajian informasi mengenai data hasil perbenihan di Kabupaten Balangan masih belum optimal, seperti penyajian informasi mengenai komoditas ikan, jumlah dan ukuran serta harga benih ikan yang ada. Penyajian informasi masih terbatas di lingkungan tempat pembenihan dan instansi terkait, sehingga masyarakat belum bisa mengakses informasi tersebut secara mandiri. Selain itu, penyajian informasi oleh para petugas/pegawai di Bidang Perikanan masih dilakukan secara manual dan belum terhubung secara digital. Sistem Penyajian Informasi Data Perbenihan (Si Peda Benih) memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengetahui informasi-informasi mengenai data-data perbenihan seperti nama kepala balai / unit pembenihan, jenis ikan, jumlah dan ukuran benih, serta produksi benih pada periode tertentu, selain itu juga memudahkan para pegawai atau staf Bidang Perikanan dalam menghimpun data dari luar Kabupaten Balangan. |
| Hasil Inovasi | Tujuan dari SI PEDA BENIH memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengetahui informasi-informasi mengenai data-data perbenihan seperti nama kepala balai / unit pembenihan, jenis ikan, jumlah dan ukuran benih, serta produksi pada periode tertentu, selain itu juga memudahkan para pegawai atau staf bidang perikanan dalam menghimpun data dari luar Kabupaten Balangan. Manfaat bagi Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan terutama Bidang Perikanan Kabupaten Balangan sebagai awal inovasi penyajian informasi berbasis digital. Manfaat bagi masyarakat berupa Sistem Penyajian Informasi Data Hasil Perbenihan (Si Peda Benih) sebagai wadah informasi mengenai hal-hal yang berkaitan dengan benih ikan di Kabupaten Balangan. |