Laporan Indeks Inovasi Daerah
Preview

Rincian Keterangan
Nama SKPD / Kelompok UPT Puskesmas Batu Mandi
Nama Inovasi RUSA PERSIA ( RUANG SANTUN PEMERIKSAAN LANSIA )
Tahapan Inovasi
Inisiator Inovasi Daerah FIivah Dwi Kresnawati, A.Md.Kep
Bentuk Inovasi
Jenis Inovasi Belum ditentukan
Inovasi Dimulai 03 January 2022
Rancang Bangun dan Pokok Perubahan Yang Dilakukan

Undang  Undang No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan    pasal 138 yang menetapkan bahwa upaya pemeliharaan kesehatan bagi Lanjut Usia ditujukan untuk menjaga agar para Lanjut Usia tetap sehat dan produktif secara social dan ekonomi . Selain itu juga terkait dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 67 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia di Pusat Kesehatan Masyarakat ( Puskesmas ). Dan Permenkes Nomor 43 tahun 2016 tentang SPM Bidang Kesehatan.Dengan adanya peraturan ini diharapkan dapat menjadi pedoman dan landasan hokum bagi pengelola program Kesehatan Lnajut Usia dalam melakukan pengembangan program di Puskesmas, khususnya dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang santun Lanjut Usia. Lampiran peraturan ini  menjelaskan tentang manajemen dan teknis penyelenggaraan pelayanan Kesehatan Lanjut Usia di Puskesmas, yang merupakan pedoman bagi setiap pengelola program kesehatan Lanjut Usia dalam melaksanakan pelayanan kesehatan Lanjut Usia yang sesuai dengan standar

Tujuan Inovasi

Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif, untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerja. Adapun permasalahan yang dihadapi oleh lanjut usia adalah masalah kesehatan akibat proses penuaan, sehingga terjadinya kemunduran fungsi sel-sel tiubuh ( degeneratif ), menurunnya fungsi sistem imun tubuh sehingga muncul penyakit-penyakit degeneratif, gangguan gizi ( malnutrisi ), penyakit infeksi, masalah kesehatan gigi dan mulut   dan lain-lain. Sehingga penyelenggaraan pelayanan kesehatan lanjut usia harus memberikan prioritas pelayanan dan menyediakan sarana yang aman dan mudah diakses. Adapun beberapa permasalahan yang ditemukan sehingga perlu dibuat sebuah inovasi ini di UPTD Puskesmas Batumandi  adalah:

a.  Pelayanan kesehatan lanjut usia yang dulunya loket pendaftaran yang bergabung jadi satu sehingga menunggu lama antrian sementara pada lansia sendiri pada kondiisi fisiknya sdh mengalami penurunan sehingga kadang tidak tahan untuk menahan duduk maupun berdiri yang terlau lama.

b.  Kegiatan pelayanan di poli umum juga tidak ada prioritas yang di dahulukan pada lansia yang berkunjung.

c.   Kegiatan Pengambilan sample untuk pemeriksaan laboratorium lansia di suruh jalan ke ruangan laboratorium mengantri lagi, setelah di lakukan pemeriksaan lansia itu kembali lagi ke poli umum.

d.  Kegiatan pelayanan apotik belum ada juga tempat pemisahan antara resep untuk lansia dan pelayanan di poli lain sehingga terjadilah lagi antrian dala pengambilan obat di apotik.

e.  Kurang maksiamalnya pada lansia untuk dilakukan pemeriksaan Pengkajian Paripurna pada Lanjut Usia, karena di pemeriksaan ini memerlukan waktu yang cukup dengan mengkajinya dan juga merupakan SPM yang ada di program pelayanan lanjut usia.  

f.    Untuk menciptakan keamanan pada puskesmas dulu belum terpasang pegangan yang di gunakan untuk lansia berjalan dari pintu masuk sampai di poli, di apotik dan toilet.

 

Untuk mengatasi kelemahan-kelemahan tersebut, perlu dibangun sebuah inovasi sederhana yang dapat menjadikan pelayanan yang prioritas pada pelayanan lanjut usia di puskesmas dan juga untuk meningkatkan target sasaran SPM pada lansia.

Manfaat Inovasi

Upaya Yang dilakukan Sebelum Inovasi

Mengkaji secara mendalam  untuk mencari solusinya supaya pelayanan lanjut usia bisa di prioritaskan secara maksiamal. Sehingga lansia itu tidak lama menunggui antrian baik di loket, di poli umum maupaun diapotik. Dan supaya lansia itu bisa dilayanani dengan petugas yang berjalan untuk mendatangi lansia yang berkunjung.

 

 

Upaya Yang Dilakukan Setelah Inovasi

Kegiatan pelayanan kesehatan Usia lanjut bisa dilaksanakan secara prioritas dengan  upaya yang di lakukan adalah :

1.    Melakukan pelayanan lanjut usia di loket dengan lebih mendahulukan lansia dalam pengambilan status pasien.

2.    Melakukan pelayanan lansia di ruang poli lansia tersendiri yang di dalam ruangan ada dokter dan perawat khusus yang menanganinya.

3.    Melakukan kerjasam dengan lintas program ( petugas gizi, petugas laboratorium, petugas kesling dan program lainnya) dalam pelayanan permasalahan yang ada pada lansia yang petugas mendatangi lansia yang berkunjung ke puskesmas ke poli lansia.

4.    Melakukan pelayanan lansia di loket dengan resep di antar ke apotik oleh petugas dan lansia menunggu di ruang tunggu khusus lansia bila lansoia tidak ada yang menemani waktu berobat. Akan tetapi bila ada keluarga lansia , maka keluarga lansia yang di suruh mengantar ke apotik yang di apotiknya sudah di tempat khusus untuk resep lansia.

5.    Memasang peganagan tangan untuk para lansia yang masih bisa berjalan dari pintu masuk sampai poli lansaia, tolet dan apotik.

 

Hasil Inovasi

TUJUAN INOVASI

Inovasi ini bertujuan:

a.    Mempercepat pelayanan pada lanjut usia

b.    Mempermudah pada lansia dalam melakukan pemeriksaan

c.    Menjaga keamanan pada lansia,

 

 

MANFAAT INOVASI

1.    Lansia mendapatakan kepuasan dalam pelayanan di puskesmas

2.    Bagi petugas manfaat inovasi ini dapat menunjang capaian SPM.

 

No. Indikator Keterangan Parameter Bukti Dukung
1 Regulasi Inovasi Daerah Regulasi yang menetapkan nama-nama inovasi daerah yang menjadi landasan operasional penerapan Inovasi Daerah Peraturan Kepala Daerah

Bukti Pendukung

No Surat  :  188.45/845/SK/Kum Ta
Tanggal Surat    :  19/12/2022
Tentang   :  SK kepala daerah tentang inovasi rusa persia
Dokumen  :  SK INOVASI, ADMIN DAN INOVATOR INOVASI 2022.pdf

2 Ketersediaan SDM terhadap inovasi daerah Jumlah SDM yang mengelola inovasi (Tahun Terakhir) Lebih dari 30

Bukti Pendukung

No Surat  :  445/020/SK/UPTD.PKM-
Tanggal Surat    :  3/1/2022
Tentang   :  SK TIM INOVASI RUSA PERSIA
Dokumen  :  SK TIM RUSA PERSIA INOVDA 2023.pdf

No Surat  :  1.02.02.2.02.01
Tanggal Surat    :  22/02/2023
Tentang   :  Dana DAK Non Fisik 2023
Dokumen  :  ANggaran Rusa Persia.pdf

3 Dukungan Anggaran Anggaran inovasi daerah dalam APBD dengan tahapan inisiasi (penyampaian ide, rapat, proposal, penulisan kajian), uji coba (pilot project), perekayasaan, laboraturium lapangan, dan sejenisnya), dan penerapan (penyediaan sarana prasarana, sumber daya manusia dan layanan, bimtek, urusan jenis layanan) Anggaran dialokasikan pada kegiatan penerapan inovasi di T-0 (Tahun Berjalan)

Bukti Pendukung

No Surat  :  1.02.02.2.02.07
Tanggal Surat    :  22/02/2023
Tentang   :  Dana DAK Non Fisik Tahun 2023
Dokumen  :  ANggaran Rusa Persia.pdf

4 Alat Kerja Alat kerja yang digunakan dalam pelaksanaan inovasi yang mudah diakses oleh pengguna misalnya pemanfaatan platform digital untuk media sosialisasi, pemberian layanan inovasi, dan peroleh data/informasi dan lain-lain Pelaksanaan kerja secara manuan/non elektronik

Bukti Pendukung

Tentang   :  RUSA PERSIA
Dokumen  :  IMG-20230417-WA0025.jpg

5 Bimtek Inovasi Peningkatan kapasitas dan kompetensi pelaksana inovasi daearah

Bukti Pendukung

No Surat  :  444/114/Dinkes-PPKB/
Tanggal Surat    :  6/2/2023
Tentang   :  Pertemuan Pengelola Program Usila
Dokumen  :  IMG_20230418_114949.jpg

6 Program Dan Kegiatan inovasi Perangkat Daerah dalam RKPD Inovasi Perangkat Daerah telah dituangkan dalam program pembangunan daerah

Bukti Pendukung

No Surat  :  NOMOR 67 TAHUN 2022
Tanggal Surat    :  20/07/2022
Tentang   :  PRKPD KABUPATEN BALANGAN 2022
Dokumen  :  Screenshot (5).png

7 Pelaksana inovasi daerah Penetapan tim pelaksana inovasi daerah Ada pelaksana dan ditetapkan dengan surat penugasan atau surat perintah kepala SKPD atau yang setara

Bukti Pendukung

No Surat  :  445/020/SK/UPTD.PKM-
Tanggal Surat    :  3/1/2022
Tentang   :  SK TIM PELAKSANA RUSA PERSIA
Dokumen  :  SK TIM RUSA PERSIA INOVDA 2023.pdf

8 Sosialisasi Inovasi Daerah Penyebarluasan informasi kebijakan inovasi daerah (2 Tahun Terakhir) Konten melalui Media Sosial

Bukti Pendukung

Tentang   :  Rusa Persia Ig/Fb
Dokumen  :  IMG-20230417-WA0027.jpg

9 Pedoman Teknis Ketentuan dasar penggunaan inovasi daerah berupa buku petunjuk/manual book

Bukti Pendukung

Tentang   :  Buku Pedoman Pelayanan kesehatan Lanjut Usia Di PKM
Dokumen  :  IMG-20230417-WA0005.jpg

10 Kemudahan informasi Layanan Kemudahan mendapatkan Informasi layanan melalui metode sebagai berikut: 1. Manual, seperti : tatap muka/jemput bola/noken/unit pelayanan administrasi 2. Hotline, seperti : layanan email/telp 3. Media Sosial, seperti : instagram/facebook/whatsapp. dsb 4. Layanan Online, melalui website/web-aplikasi/aplikasi mobile (android atau ios) Informasi Layanan Diperoleh Melalui 2 dari 4 Metode

Bukti Pendukung

Tentang   :  rusa persia
Dokumen  :  IMG-20220822-WA0002.jpg

11 Kemudahan proses inovasi yang dihasilkan Waktu yang diperlukan untuk memperoleh proses penggunaan hasil inovasi Hasil inovasi diperoleh dalam waktu 1 hari

Bukti Pendukung

Tentang   :  SOP Rusa Persia
Dokumen  :  SOP Rusa Persia-1_compressed.pdf

Tentang   :  SOP Rusa Persia
Dokumen  :  SOP Rusa Persia-1_compressed.pdf

12 Penyelesaian layanan pengaduan Rasio penyelesaian pengaduan dalam tahun terakhir

Bukti Pendukung

Tentang   :  Penyelesaian Saran aduan Rusa Persia
Dokumen  :  Saran Rusa Persia.jpg

13 Layanan Terintegrasi Inovasi dibangun secara terpadu dengan mengedepankan prinsip integrasi dan interoperabilitas layanan. Prinsip integrasi bermaksud menggabungkan beberapa layanan terpisah kedalam satu platform atau dalam satu siklus berkelanjutan, sedangkan interoperabilitas bermakna menghubungkan data antar layanan

Bukti Pendukung

Tentang   :  Pendaftaran layanan Rusa Persia Melalui aplikasi Si Anti Batman
Dokumen  :  IMG-20230418-WA0009.jpg

14 Replikasi Inovasi Daerah telah direplikasi oleh daerah lain (T-2 sampai dengan T-1)

Bukti Pendukung

No Surat  :  050/026/LB-Bappedali
Tanggal Surat    :  26/12/2022
Tentang   :  Surat kesepakatan Replikasi Inovasi Daerah dengan Kabupaten Barito Kuala
Dokumen  :  Rusa Persia.jpg

15 Kecepatan Inovasi Satuan waktu yang digunakan untuk menciptakan inovasi daerah yang kompleks Inovasi dapat diciptakan dalam waktu 1-4 bulan

Bukti Pendukung

Tentang   :  Proposal
Dokumen  :  Proposal Rusa Persia fix.pdf

16 Kemanfaatan Inovasi Kemanfaatan inovasi yang diukur berdasarkan satuan ukur yang sesuai target inovasi yang dipilih : satuan orang (pegawai, peserta didik, pasien, dsb), satuan unit (OPD/UPTD/Desa/RT/RW/Kampung/KK/Organisasi, dsb), satuan biaya (Rupiah), satuan pendapatan (rupiah), satuan hasil produk/satuan penjualan

Bukti Pendukung

Tentang   :  RUSA PERSIA
Dokumen  :  Proposal Inovasi RUSA PERSIA.docx

17 Monitoring dan Evaluasi Inovasi Daerah Kepuasan pelaksanaan penggunaan inovasi daerah (2 Tahun Terakhir)

Bukti Pendukung

Tentang   :  LAPORAN KEPUASAN SPM RUSA PERSIA
Dokumen  :  KEPUASAN SPM RUSA PERSIA.jfif

18 Kualitas Inovasi Daerah Kualitas inovasi daerah dapat dibuktikan dengan video penerapan inovasi daerah (2 Tahun Terakhir) Memenuhi 1 atau 2 unsur substansi

Bukti Pendukung

Tentang   :  Rusa Persia
Dokumen  :  IMG_20230608_173649.jpg