Laporan Indeks Inovasi Daerah
| Rincian | Keterangan |
|---|---|
| Nama SKPD / Kelompok | Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu |
| Nama Inovasi | I-MOSI (Informasi Promosi Investasi) |
| Tahapan Inovasi |
|
| Inisiator Inovasi Daerah | Windayani Fachria Santi, S.Sos, MM |
| Bentuk Inovasi |
|
| Jenis Inovasi | Belum ditentukan |
| Inovasi Dimulai | 15 January 2023 |
| Rancang Bangun dan Pokok Perubahan Yang Dilakukan | I-MOSI (Informasi Promosi Investasi) Posisi Strategis Kabupaten Balangan memiliki kekayaan sumber daya alam yang berlimpah (sebagai keunggulan komparatif). Didukung oleh situasi daerah yang relative lebih aman serta adanya kemauan keras Pemerintah Daerah dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif (keunggulan kompetitif), menjadikan Kabupaten Karimun sebagai salah satu wilayah di Indonesia yang potensial dan menarik untuk berinvestasi. Beberapa keunggulan (Komparatif dan Kompetitif) yang menjadi andalan Kabupaten Karimun antara lain adalah :
Keunggulan yang dimiliki Kabupaten Balangan, sejauh ini telah mampu menggerakkan roda pemerintahan dan membangkitkan pertumbuhan ekonomi pada sebagian besar wilayah Kabupaten Balangan. Namun demikian, pemerintah menyadari bahwa pemanfaatan dan pengelolaan potensi unggul yang ada di Kabupaten Balangan melalui masuknya investasi (PMA dan PMDN) belum optimal. Kegiatan promosi terhadap potensi unggulan yang dimiliki Kabupaten Balangan dalam rangka meningkatkan masuknya investasi, menjadi salah satu concern kebijakan pembangunan di Kabupaten Balangan. Upaya tersebut dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah melalui berbagai kegiatan promosi dan pemanfaatan media informasi. Untuk menarik perhatian investor menanamkan modalnya di Kabupaten Balangan salah satu cara yang harus dilakukan pemerintah kabupaten adalah menyediakan data yang tepat dan akurat mengenai sektor-sektor unggulan yang ada di Kabupaten Balangan. Dengan tersedianya data-data yang terkait dengan sektor unggulan perekonomian Kabupaten Balangan maka akan mempermudah investor untuk melihat secara utuh potensi apa saja yang terkandung di dalam Kabupaten Balangan untuk kemudian dikelola. Selain berguna bagi investor, data-data tersebut juga akan sangat berguna bagi Pemerintah Daerah guna kebutuhan perencanaan, implementasi maupun evaluasi kebijakan-kebijakan yang terkait dengan sektor-sektor unggulan perekonomian Kabupaten Balangan tersebut. Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Transmigrasi & Tenaga Kerja(DPMPTSPTTK) Kabupaten Balangan sebagai salah satu instansi yang berwenang dalam hal perijinan dan penanaman modal daerah memerlukan suatu dokumen yang berisikan gambaran Potensi Investasi Daerah di Kabupaten Balangan guna peningkatan promosi dan kerjasama investasi di Kabupaten Balangan. Untuk itu, dilakukan kegiatan Pendataan Potensi Investasi Kabupaten Balangan guna mendorong percepatan pencapaian kesejahteraan masyarakat Kabupaten Balangan dengan pengelolaan potensi-potensi di sektor unggulan perekonomian Kabupaten Karimun melalui penanaman modal dari investor baik dalam maupun luar negeri.
|
| Tujuan Inovasi | Permasalah (Hulu), antara lain : 1. Daya tarik iklim usaha dan investasi nasional masih kurang baik dibanding Kabupaten lain. Padahal, keduanya adalah materi promosi investasi utama yang menjadi faktor penentu terbesar dalam keberhasilan promosi investasi. Oleh karena itu diharapkan adanya perbaikan yang dilakukan pemerintah dalam hal ini. 2. Tidak adanya koordinasi antara fungsi promosi dan fungsi realisasi investasi di Indonesia. Antar lembaga jalan masing-masing, koordinasi dengan pelaku usaha lemah dan menyebabkan Indonesia sering gagal menarik calon investor. Di dalam negeri, tidak ada pihak yang menyambut investor agar minat investasi berlanjut hingga terealisasi. "Padahal, di negara pesaing (China dan Vietnam khususnya), kedua fungsi ini bisa dikatakan seamless sehingga investor asing merasa sangat disambut untuk berinvestasi di negara tersebut," tegas Shinta kepada Bisnis beberapa waktu lalu. Ketiga, ketidaksiapan sebagian besar pelaku usaha nasional untuk bermitra dengan pelaku usaha asing. Shinta menjabarkan sebetulnya hampir tidak ada perbedaan yang terlalu signifikan antara promosi investasi dalam era industri 4.0 dan sebelumnya. Hal ini lantaran faktor penentu utama keberhasilan promosi investasi masih sangat tergantung pada keterbukaan, level kepastian berusaha, daya saing iklim usaha dan investasi Indonesia dibanding negara lain. Namun belakangan masalah transparansi informasi, simplifikasi, dan fasilitasi investasi menjadi trend baru dalam promosi investasi dunia saat ini. Shinta menjelaskan negara-negara yang memiliki volume inbound investasi tinggi di kawasan seperti Singapura, Vietnam, dan China semuanya melakukan strategi yang sangat service-oriented itu. "Jadi, investor merasa sangat disambut dan dipermudah dalam merealisasikan investasinya," imbuhnya. Untuk itu, dia berharap ke depan Indonesia juga harus mengadopsi dan mengembangkan strategi yang sama kalau mau menarik lebih banyak investasi. |
| Manfaat Inovasi | Kerangka Strategi Promosi Investasi |
| Hasil Inovasi | Manfaat Tidak Langsung PMA bagi Pembangunan Ekonomi |