Laporan Indeks Inovasi Daerah
Preview

Rincian Keterangan
Nama SKPD / Kelompok Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
Nama Inovasi Batutukar (Jasa)
Tahapan Inovasi
Inisiator Inovasi Daerah WIDYANI FACHIRA SANTI ,S.Sos
Bentuk Inovasi
Jenis Inovasi Belum ditentukan
Inovasi Dimulai 15 January 2023
Rancang Bangun dan Pokok Perubahan Yang Dilakukan

Pelayanan publik adalah segala bentuk jasa pelayanan, baik dalam bentuk barang publik maupun jasa publik yang pada prinsipnya menjadi tanggung jawab dan dilaksanakan oleh Instansi Pemerintah di Pusat, di Daerah, dan di lingkungan Badan Usaha Milik Negara atau Badan Usaha Milik Daerah, dalam rangka upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat maupun dalam rangka pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pelayanan publik pada dasarnya menyangkut aspek kehidupan yang sangat luas. Dalam kehidupan bernegara, maka pemerintah memiliki fungsi memberikan berbagai pelayanan publik yang diperlukan oleh masyarakat, mulai dari pelayanan dalam bentuk pengaturan atau pun pelayanan-pelayanan lain dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat dalam bidang pendidikan, kesehatan, utililitas, dan lainnya.

 

Dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu kabupaten Balangan adalah salah satu instansi publik yang memberikan pelayanan jasa secara langsung melalui pelayanan perizinan dan non perizinan. Demikian juga dalam sector penanaman modal yang mana merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan nilai investasi di Kabupaten Balangan melalui fasilitasi UMKM dan pengawasan pelaku usaha. Salah satu upaya fasilitasi yang dibuat adalah menyediakan sebuah aplikasi belanja online bernama BATUTUKAR. Aplikasi ini dibuat pada saat awal-awal masuknya pandemic covit di Kabupaten Balangan. Keberadaan pandemic covit yang sangat mengkhawatirkan bagi kesehatan manusia berimbas pada roda perekonomian dunia, termasuk juga di Indonesia dan Kabupaten Balangan pada khususnya. Kondisi perekonomian yang sedemikian sepi, dimana transaksi jual beli sangat lemah dikarenakan larangan berkumpul dan bertatap muka untuk meminimalisir peredaran covit 19, memunculkan tren baru dimasyarakat yaitu berbelanja secara online, dan pembayaran non tunai. Melihat dampak pandemic yang sedemikian dahsyat bagi perekonomian terutama pelaku usaha kecil dan menengah , DPMPTSP dalam hal ini bidang perencanaan, pengembangan iklim dan promosi penanaman modal berinisiatif memfasilitasi wadah promosi dengan membuat  aplikasi berbelanja online.

Aplikasi ini ditujukan utamanya bagi semua pelaku usaha kecil menengah dikabupaten Balangan agar dapat mempromosikan produk jualannya melalui system online dengan dibantu admin dari DPMPTSP dan bekerja sama dengan kurir lokal. Diharapkan dengan keberadaan aplikasi Batutukar ini dapat menjadi salah satu wadah promosi bagi pelaku usaha dan membantu pergerakan roda perekonomian usaha kecil menengah. Selain itu kedepannya keberadaan aplikasi diharapkan semakin memudahkan masyarakat yang ingin berbelanja tanpa perlu keluar rumah, dan produk-produk dari UMKM kabupaten balangan dapat dikenal luas hingga keluar Kabupaten Balangan, karena aplikasi ini telah menggunakan platform yang tersedia di gawai yang umum di masyarakat yaitu playstore.

Tujuan Inovasi

Permasalahan yang dihadapi dalam inovasi ini baik secara internal maupun eksternal :

1.      Aplikasi masih belum kompleks, yaitu fitur-fiturnya masih sederhana, dalam penginputan pelapak masih dilakukan admin, sehingga belum bisa dilakukan secara mandiri.

2.      Baru terintegrasi dengan playstore.

3.      Belum ada system tracking barang dan pembatalan pesanan serta rating.

4.      Pelapak belum terlalu familier dengan metode promosi ini.

5.      Sarana promosi masih kurang terkait penggunaan aplikasi batutukar.

6.      Lokasi pelapak yang berada di wilayah kecamatan yang jauh cukup memberatkan dalam hal ongkos kirim.

7.      Notif pesanan sementara hanya bisa di terima admin dan kurir, sedangkan pelapak belum bisa

8.      Belum terintegrasi dengan kurir nasional sehingga layanan bersifat local

Manfaat Inovasi

Metode yang gunakan dalam menjalankan aplikasi batutukar ini adalah koordinasi dengan pihak yang terkait dalam hal ini pelapak, kurir, pengembang aplikasi dan fasilitator dalam hal ini dinas dinas terkait. Selanjutnya melakukan promosi baik dalam bentuk sederhana maupun digital. Sebelum aplikasi di keluarkan, juga telah dilaksanakan sosialisasi kepada para UMKM di setiap kecamatan. Strategi  yang dijalankan saat ini adalah melakukan sosialisasi terkait pembuatan aplikasi, workshop kepada pelapak cara pemakaian aplikasi dan menyiapkan beberapa materi promosi seperti billboard, spanduk, video iklan, promosi melalui media sosial dan pencetakan buku saku berisi produk-produk dalam aplikasi batutukar. Selanjutnya yang dilakukan adalah membuat perjanjian kerjasama dengan pihak kurir, pelapak dan bank.

Hasil Inovasi

Manfaat dan dampak yang bisa diperoleh melalui aplikasi ini adalah :

1.       Sebagai sarana promosi

Dengan adanya aplikasi ini dapat menjadi sarana promosi bagi UMKM untuk mengenalkan produk-produk dari Kabupaten Balangan terutama yang memiliki ciri khas.

2.       Menjadi bisnis lintas wilayah

Aplikasi batutukar menggandeng 3 bisnis sekaligus dalam hal ini pelapak yang menjalankan UMKM, pihak kurir, dan bank selaku penyedia sarana pembayaran non tunai. Dengan adanya bisnis lintas wilayah tentunya dapat mengembangkan ekonomi masyarakat seperti memunculkan pengusaha-pengusaha muda, lapangan pekerjaan bagi kurir local dan kerjasama dengan bank daerah.

3.       Dapat menjadi database UMKM aktif yang ada di kabupaten Balangan

Melalui aplikasi Batutukar semua umkm dihimbau untuk bergabung sehingga dari situ dapat terpantau jumlah umkm aktif dan dapat meningkatkan jumlah NIB pelaku usaha di Kabupaten Balangan.

4.       Menawarkan fleksibilitas yang tinggi

Konsumen tidak memiliki batasan waktu dan larangan untuk melihat katalog produk kapan saja. Mereka bebas melakukan order sesuai dengan jam layanan setiap hari. Batutukar  bisa menjadi tempat untuk menghadirkan variasi atau pilihan produk yang tidak terbatas.

5.      Membantu mengembangkan usaha UMKM

Dengan adanya aplikasi ini berdampak pada pengembangan usaha dimana aplikasi merangkul seluruh umkm yang ada di Kabupaten Balangan untuk bergabung.  Bagi pengusaha kecil yang memiliki modal sedikit ataupun mobilitas rendah dalam memasarkan produknya dapat terbantu dengan adanya aplikasi ini, selain itu usaha yang masih malu bersaing dengan lainnya dapat berdiri sendiri tanpa perlu memasukkan ke toko fisik karena Batutukar telah memfasilitasi dengan stokis.

6.      Meningkatkan kebiasaan masyarakat terhadap teknologi dan pembayaran non tunai.

Dalam fitur batutukar selain pembayaran dengan COD masyarakat juga di berikan kemudahan melalui pembayaran non tunai hal ini sejalan dengan himbauan pemerintah untuk mengurangi  transaksi fisik, sehingga masyarakat kedepannya akan menjadi terbiasa dan tidak canggung lagi.

No. Indikator Keterangan Parameter Bukti Dukung