Laporan Indeks Inovasi Daerah
| Rincian | Keterangan |
|---|---|
| Nama SKPD / Kelompok | Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata |
| Nama Inovasi | BUS EKRAF ( BUMI SANGGAM EKONOMI KREATIF) |
| Tahapan Inovasi |
|
| Inisiator Inovasi Daerah | ST., MS Tri Joko Mulyono, |
| Bentuk Inovasi |
|
| Jenis Inovasi | Belum ditentukan |
| Inovasi Dimulai | 11 March 2023 |
| Rancang Bangun dan Pokok Perubahan Yang Dilakukan | Transformasi ekonomi sendiri adalah agar Struktur Ekonomi menjadi Produktif, Mandiri, dan Berdaya Saing.Untuk melakukan transformasi ekonomi di Kabupaten Balangan maka diperlukan Peningkatan kualitas Investasi. Kualitas investasi yang baik adalah investasi yang dapatmendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, berkelanjutan dan mensejahterakan secara adil dan merata. Salah satu upaya yang harus dilakukan Pemerintah Kabupaten Balangan adalah dengan menarik investasi untuk hilirisasi sumber daya alam terutama untuk sektor pertanian dan perkebunan dalam rangka meningkatkan nilai tambah di sektor pertanian dan perkebunan |
| Tujuan Inovasi | Perekonomian Kabupaten Balangan sampai dengan saat ini masih bertumpu pada sektor pertambangan dimana pada masa mendatang pertumbuhannya akan mengalami penurunan seiring dengan berkurangnya bahan baku batu bara yang ada di Kabupaten Balangan. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Balangan perlu melakukan Transformasi struktural dalam perekonomian dalam rangka akselerasi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Balangan dari ketergantungan terhadap Sumber Daya Alam khususnya batu Bara menjadi sektor non Batu bara seperti pertanian, perkebunan , perikanan, sektor industri, sektor pariwisata dan perdagangan yang nilai tambahnya lebih tinggi. Hal ini sesuai dengan arahan dari RPJMN dimana nawacita Presiden RI adalah melakukan transformasi ekonomi dari ketergantungan SDA menjadi daya saing manufaktur dan jasa modern yang mempunyai nilai tambah tinggi bagi kemakmuran bangsa demi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia |
| Manfaat Inovasi | Hal lain yang juga perlu ditingkatkan adalah Kinerja pariwisata serta ekonomi kreatif di Kabupaten Balangan mengingat potensi pariwisata di Kabupaten Balangan cukup besar. Seperti yang diketahui bahwa sektor pariwisata adalah sektor yang memiliki multiplier effect yang cukup tinggi. Jika sektor pariwisata di suatu daerah meningkat bisa meningkatkan sektor ekonomi kreatif di daerah tersebut.Untuk Peningkatan Ketahanan Pangan sendiri dapat dilakukan melalui Meningkatkan diversifikasi penganekaragaman pangan, peningkatan SDM tentang pelatihan tenaga pemantau ketersediaan dan konsumsi pangan serta sarana prasarana pendukung, peningkatan SDM bagi kelompok masyarakat sebagai pelaku utama, koordinasi secara intensif dengan instansi terkait/stakeholder dalam rangka penanganan desa rawan pangan, Pengembangan teknologi diversifikasi pangan olahan dan Pemberdayaan Lumbung pangan, Toko Tani Indonesia dan Rumah Pangan Kita dalam penyediaan pangan sebagai antisipasi kelangkaan barang dan kenaikan harga |
| Hasil Inovasi | Pariwisata adalah salah satu jenis industri baru yang mampu menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang cepat dalam penyediaan lapangan kerja, standar hidup serta menstimulasi sektor-sektor produktivitas lainnya. Aspek ekonomi pariwisata berhubungan dengan kegiatan ekonomi yang langsung berkaitan dengan kegiatan pariwisata, seperti usaha hotel dan restoran, transportasi, telekomunikasi, bisnis eceran, dan penyelenggaraan paket pariwisata. Sektor pariwisata di Kabupaten Balangan banyak terdapat objek wisata alam yang tersebar di beberapa kecamatan. Jumlah lokasi obyek wisata alam yang potensial di Kabupaten Balangan adalah sebanyak sembilan lokasi terdiri dari delapan lokasi obyek wisata alam dan satu lokasi obyek wisata religi. Kawasan wisata yang ada di Kabupaten Balangan jika dikelompokkan dapat dibagi menjadi tiga jenis, yaitu wisata alam pegunungan, wisata religi dan wisata budaya. Potensi wisata terbaru yang akan dikembangkan adalah Air Terjun Batarius di Dusun Jajanang, Desa Mamigang, Kecamatan Halong, selain itu terdapat 10 objek wisata yang ada di Kabupaten Balangan dan telah mendapatkan SK Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis
|