Laporan Indeks Inovasi Daerah
Preview

Rincian Keterangan
Nama SKPD / Kelompok Kantor Kecamatan Paringin Selatan
Nama Inovasi PANTING GEMATARI (Paringin Selatan Lawan Stunting Dengan Gerakan Gemar Makan Telur/Ikan Setiap Hari)
Tahapan Inovasi
Inisiator Inovasi Daerah Megawati, S.Pd, M.Pd
Bentuk Inovasi
Jenis Inovasi Belum ditentukan
Inovasi Dimulai 01 June 2022
Rancang Bangun dan Pokok Perubahan Yang Dilakukan

Pihak Kementrian Kesehatan menegaskan bahwa stunting merupakan ancaman utama terhadap kualitas masyarakat Indonesia. Bukan hanya mengganggu pertumbuhan fisik, anak-anak juga mengalami gangguan perkembangan otak yang akan memengaruhi kemampuan dan prestasi mereka. Selain itu, anak yang menderita stunting akan memiliki riwayat kesehatan buruk karena daya tahan tubuh yang juga buruk. Stunting juga bisa menurun ke generasi berikutnya bila tidak ditangani dengan serius.           

Stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak. Stunting juga menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya. Tidak jarang masyarakat menganggap kondisi tubuh pendek merupakan faktor genetika dan tidak ada kaitannya dengan masalah kesehatan. Faktanya, faktor genetika memiliki pengaruh kecil terhadap kondisi kesehatan seseorang dibandingkan dengan faktor lingkungan dan pelayanan kesehatan. Biasanya, stunting mulai terjadi saat anak masih berada dalam kandungan dan terlihat saat mereka memasuki usia dua tahun. Stunting memiliki gejala-gejala yang bisa Anda kenali, misalnya:

§  Wajah tampak lebih muda dari anak seusianya

§  Pertumbuhan tubuh dan gigi yang terlambat

§  Memiliki kemampuan fokus dan memori belajar yang buruk

§  Pubertas yang lambat

§  Saat menginjak usia 8-10 tahun, anak cenderung lebih pendiam dan tidak banyak melakukan kontak mata dengan orang sekitarnya

§  Berat badan lebih ringan untuk anak seusianya

Tujuan Inovasi

Masalah stunting adalah salah satu isu penting dalam dunia kesehatan anak-anak yang masih menjadi perhatian besar, khususnya anak-anak di negara terbelakang dan negara berkembang. Berdasarkan laporan dari Badan Organisasi Kesehatan Dunia, estimasi ada sekitar 149 juta balita yang mengalami stunting di seluruh dunia pada tahun 2020, sementara 45 juta anak lainnya diperkirakan memiliki tubuh terlalu kurus atau berat badan rendah.

Stunting adalah masalah tumbuh kembang anak yang ditandai dengan tinggi badan anak yang rendah, sementara berat badannya mungkin normal sesuai dengan usianya. Anak dikatakan stunting bila tinggi badannya tidak bertambah signifikan sesuai dengan usianya atau bila dibandingkan dengan tinggi badan yang anak itu dapatkan saat baru lahir. Sementara anak di bawah 5 tahun yang memiliki berat badan rendah atau sangat kurus dari usianya, itu disebut wasting. Anak menderita stunting dan wasting bila anak memiliki tubuh yang pendek/kerdil dan badannya juga sangat kurus, disertai adanya gangguan perkembangan otak dan keterlambatan kemampuan anak. 

Gangguan tumbuh kembang anak tersebut biasanya diakibatkan oleh gizi buruk (malnutrisi), infeksi berulang, dan stimulasi atau perawatan psikososial yang tidak memadai pada anak dari 1000 hari pertama sejak pembuahan sampai usia dua tahun. 

Manfaat Inovasi

Sebagai salah satu masalah kesehatan nasional, stunting perlu mendapatkan perhatian dan penanganan khusus dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, hingga tingkat keluarga. Dengan kondisi demikian, maka Budi Gunadi Sadikin selaku Menteri Kesehatan Republik Indonesia menyebutkan bahwa terdapat 3 upaya yang akan dilakukan untuk mencegah stunting yang akan dimulai pada periode pra kehamilan wanita.

Dalam keterangannya pada acara Kampanye Gizi Seimbang dan Pemecahan Rekor MURI yang diselenggarakan pada Kamis 11 Agustus 2022, Menteri Budi Gunadi Sadikin menyebutkan Kementerian Kesehatan ditugaskan untuk menurunkan angka stunting dari 24% ke 14% di tahun 2024. Untuk itu, intervensi akan difokuskan kepada wanita sebelum melahirkan sebagai upaya pencegahan.

Berikut ini adalah 3 upaya yang akan dilakukan guna mencegah stunting di Indonesia, diantaranya adalah:

1.     Pemberian TTD (Tablet Tambah Darah) bagi para remaja putri

2.     Melakukan pemeriksaan kehamilan dan pemberian makanan tambahan pada ibu hamil guna mencukupi kandungan gizi dan zat besi pada ibu hamil.

3.     Pemberian makanan tambahan berupa protein hewani pada anak usia 6-24 bulan seperti telur, ikan, ayam, daging dan susu.

Sebagai penutup, menteri Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa ketiga upaya pencegahan stunting yang telah disebutkan diatas, merupakan program yang mendesak untuk dilakukan. Sehingga dengan adanya upaya tersebut, diharapkan mampu memberikan dampak yang baik terhadap penurunan angka stunting di Indonesia.

            Dari hal tersebut diatas kami merasa sangat perlu untuk mengkampanyekan agar tumbuhnya gemar makan telur/ikan pada anak-anak bayi dan balita di wilayah Kecamatan Paringin Selatan Kabupaten Balangan sehingga terpenuhinya gizi yang cukup pada anak bayi dan balita.

Hasil Inovasi

Dengan upaya mengkampanyekan agar tumbuhnya gemar makan telur/ikan pada anak-anak bayi dan balita di wilayah Kecamatan Paringin Selatan Kabupaten Balangan sehingga mempunyai manfaat :

a.     Terpenuhinya gizi yang cukup pada anak bayi dan balita.

b.     Menumbuhkan kesadaran orang tua akan pentingnya gizi yang cukup untuk pertumbuhan anak bayi dan balita

c.     Menjadikan anak gemar makan telur/ikan setiap hari

d.     Menghindari peningkatan jumlah pertumbuhan anak yang stunting

No. Indikator Keterangan Parameter Bukti Dukung
1 Regulasi Inovasi Daerah Regulasi yang menetapkan nama-nama inovasi daerah yang menjadi landasan operasional penerapan Inovasi Daerah Peraturan Kepala Daerah

Bukti Pendukung

No Surat  :  188.45/885/Kum TAHUN
Tanggal Surat    :  19/12/2022
Tentang   :  Penetapan Inovasi,Pamong, Admin dan Inovator Inovasi Daerah Kabupaten Balangan Tahun 2022
Dokumen  :  SK BUPATI BALANGAN TENTANG PENETAPAN INOVASI, PAMONG, ADMIN DAN INOVASI DAERAH 2022 (1).pdf

2 Ketersediaan SDM terhadap inovasi daerah Jumlah SDM yang mengelola inovasi (Tahun Terakhir) 11-30 SDM

Bukti Pendukung

No Surat  :  140/083 /CPS-BLG/202
Tanggal Surat    :  1/6/2022
Tentang   :  TIM PELAKSANA KEGIATAN INOVASI PANTING GEMATARI
Dokumen  :  SK TIM PELAKSANA PANTING GEMATARI (4).pdf

3 Dukungan Anggaran Anggaran inovasi daerah dalam APBD dengan tahapan inisiasi (penyampaian ide, rapat, proposal, penulisan kajian), uji coba (pilot project), perekayasaan, laboraturium lapangan, dan sejenisnya), dan penerapan (penyediaan sarana prasarana, sumber daya manusia dan layanan, bimtek, urusan jenis layanan) Anggaran dialokasikan pada kegiatan penerapan inovasi di T-1 atau T-2

Bukti Pendukung

No Surat  :  7.01.03.2.06
Tanggal Surat    :  26/12/2022
Tentang   :  Rencana Kas Anggaran SKPD
Dokumen  :  7.01.03.2.06.12 Penumbuhan dan Peningkatan Kesadaran Keluarga dalam Keterlibatan Perencanaan Kehidupan Menuju Keluarga Berkualitas.pdf

No Surat  :  DPA/A.1/7.01.0.00.0.
Tanggal Surat    :  29/12/2022
Tentang   :  DPA
Dokumen  :  DPA_compressed.pdf

4 Alat Kerja Alat kerja yang digunakan dalam pelaksanaan inovasi yang mudah diakses oleh pengguna misalnya pemanfaatan platform digital untuk media sosialisasi, pemberian layanan inovasi, dan peroleh data/informasi dan lain-lain Pelaksanaan kerja secara elektronik

Bukti Pendukung

Tentang   :  Lewat WAG
Dokumen  :  WhatsApp Image 2023-03-31 at 06.52.10.jpeg

5 Bimtek Inovasi Peningkatan kapasitas dan kompetensi pelaksana inovasi daearah Dalam 2 tahun terakhir pernah lebih dari 2 kali bimtek (Bimtek, Training dan TOT)

Bukti Pendukung

No Surat  :  10/Skr/PKK.Kec/III/2
Tanggal Surat    :  1/3/2023
Tentang   :  Sosialisasi Kegiatan PANTING GEMATARI
Dokumen  :  WhatsApp Image 2023-03-31 at 23.52.18.jpeg

6 Program Dan Kegiatan inovasi Perangkat Daerah dalam RKPD Inovasi Perangkat Daerah telah dituangkan dalam program pembangunan daerah

Bukti Pendukung

No Surat  :  Nomor 17 Tahun 2022
Tanggal Surat    :  10/2/2022
Tentang   :  Penanganan Stunting
Dokumen  :  perbub stunting.pdf

No Surat  :  140/083 /CPS-BLG/202
Tanggal Surat    :  1/6/2022
Tentang   :  SK Tim
Dokumen  :  SK TIM PELAKSANA PANTING GEMATARI.pdf

No Surat  :  7.01.03.2.06.12
Tanggal Surat    :  27/12/2022
Tentang   :  RKA SKPD
Dokumen  :  7.01.03.2.06.12 Penumbuhan dan Peningkatan Kesadaran Keluarga dalam Keterlibatan Perencanaan Kehidupan Menuju Keluarga Berkualitas.pdf

7 Keterlibatan aktor inovasi Keikutsertaan unsur stakeholder dalam pelaksanaan inovasi daerah (T-1 dan T-2) Inovasi melibatkan 4 aktor

Bukti Pendukung

No Surat  :  140/083 /CPS-BLG/202
Tanggal Surat    :  1/6/2022
Tentang   :  TIM PELAKSANA KEGIATAN INOVASI PANTING GEMATARI
Dokumen  :  SK INOVASI PANTING GEMATARI.pdf

8 Pelaksana inovasi daerah Penetapan tim pelaksana inovasi daerah

Bukti Pendukung

No Surat  :  188.45/284/Kum TAHUN
Tanggal Surat    :  16/02/2023
Tentang   :  SK PAmong Inovasi
Dokumen  :  SK Pamong Inovasi.pdf

9 Jejaring Inovasi Jumlah Perangkat Daerah yang terlibat dalam penerapan inovasi (dalam 2 tahun terakhir) Inovasi melibatkan 1-2 Perangkat Daerah

Bukti Pendukung

No Surat  :  140/083 /CPS-BLG/202
Tanggal Surat    :  1/6/2022
Tentang   :  TIM PELAKSANA KEGIATAN INOVASI PANTING GEMATARI
Dokumen  :  SK INOVASI PANTING GEMATARI.pdf

10 Sosialisasi Inovasi Daerah Penyebarluasan informasi kebijakan inovasi daerah (2 Tahun Terakhir) Media Berita

Bukti Pendukung

Tentang   :  Surat Kabar
Dokumen  :  WhatsApp Image 2023-04-01 at 00.07.10.jpeg

Tentang   :  Surat kabar
Dokumen  :  WhatsApp Image 2023-04-01 at 00.07.10.jpeg

11 Pedoman Teknis Ketentuan dasar penggunaan inovasi daerah berupa buku petunjuk/manual book

Bukti Pendukung

Tentang   :  WA
Dokumen  :  WhatsApp Image 2023-04-01 at 00.09.30.jpeg

12 Kemudahan informasi Layanan Kemudahan mendapatkan Informasi layanan melalui metode sebagai berikut: 1. Manual, seperti : tatap muka/jemput bola/noken/unit pelayanan administrasi 2. Hotline, seperti : layanan email/telp 3. Media Sosial, seperti : instagram/facebook/whatsapp. dsb 4. Layanan Online, melalui website/web-aplikasi/aplikasi mobile (android atau ios) Informasi Layanan Diperoleh Melalui 2 dari 4 Metode

Bukti Pendukung

Tentang   :  Pelayanan langsung
Dokumen  :  dokumen Pating.pdf

Tentang   :  WAG
Dokumen  :  WhatsApp Image 2023-04-01 at 00.09.30.jpeg

13 Kemudahan proses inovasi yang dihasilkan Waktu yang diperlukan untuk memperoleh proses penggunaan hasil inovasi Hasil inovasi diperoleh dalam waktu 1 hari

Bukti Pendukung

Tentang   :  SK SOP
Dokumen  :  SK SOP PANTING GEMATARI.pdf

14 Penyelesaian layanan pengaduan Rasio penyelesaian pengaduan dalam tahun terakhir >= 91%

Bukti Pendukung

Tentang   :  WAG
Dokumen  :  WhatsApp Image 2023-04-01 at 00.09.30.jpeg

15 Layanan Terintegrasi Inovasi dibangun secara terpadu dengan mengedepankan prinsip integrasi dan interoperabilitas layanan. Prinsip integrasi bermaksud menggabungkan beberapa layanan terpisah kedalam satu platform atau dalam satu siklus berkelanjutan, sedangkan interoperabilitas bermakna menghubungkan data antar layanan Ada dukungan melalui informasi digital yang berjalan terpisah (Digital)

Bukti Pendukung

Tentang   :  WAG dan FB
Dokumen  :  WhatsApp Image 2023-03-31 at 06.52.10.jpeg

16 Replikasi Inovasi Daerah telah direplikasi oleh daerah lain (T-2 sampai dengan T-1) Pernah 2 Kali direplikasi mandiri antar SKPD dengan daerah lain

Bukti Pendukung

No Surat  :  O70/390-Litbang/Bapp
Tanggal Surat    :  26/12/2022
Tentang   :  Surat Keterangan Reflikasi Inovasi Daerah Kabupaten Balangan dengan Kota Banjarmasin
Dokumen  :  Reflika Panting Banjarmasin.pdf

No Surat  :  O50/026/LB-Bappelitb
Tanggal Surat    :  26/12/2022
Tentang   :  Surat Keterangan Reflikasi Inovasi Daerah Kabupaten Balangan dengan Kabupaten Barito Kuala
Dokumen  :  Reflika Batola Panting.pdf

17 Kecepatan Inovasi Satuan waktu yang digunakan untuk menciptakan inovasi daerah yang kompleks Inovasi dapat diciptakan dalam waktu 1-4 bulan

Bukti Pendukung

Tentang   :  Proposal
Dokumen  :  Proposal PANTING GEMATARI.pdf

18 Kemanfaatan Inovasi Kemanfaatan inovasi yang diukur berdasarkan satuan ukur yang sesuai target inovasi yang dipilih : satuan orang (pegawai, peserta didik, pasien, dsb), satuan unit (OPD/UPTD/Desa/RT/RW/Kampung/KK/Organisasi, dsb), satuan biaya (Rupiah), satuan pendapatan (rupiah), satuan hasil produk/satuan penjualan

Bukti Pendukung

Tentang   :  Foto Kegiatan
Dokumen  :  WhatsApp Image 2023-04-01 at 00.07.10.jpeg

19 Monitoring dan Evaluasi Inovasi Daerah Kepuasan pelaksanaan penggunaan inovasi daerah (2 Tahun Terakhir) Hasil pengukuran kepuasan pengguna dari evaluasi Survei Kepuasan Masyarakat

Bukti Pendukung

Tentang   :  Survey Kepuasan Inovasi Panting Gematari
Dokumen  :  Kepuasan Gemetari.jpg

20 Kualitas Inovasi Daerah Kualitas inovasi daerah dapat dibuktikan dengan video penerapan inovasi daerah (2 Tahun Terakhir) Memenuhi 1 atau 2 unsur substansi

Bukti Pendukung

Tentang   :  Video Bagi Telur
Dokumen  :  WhatsApp Image 2023-04-01 at 00.22.53.jpeg