Laporan Indeks Inovasi Daerah
| Rincian | Keterangan |
|---|---|
| Nama SKPD / Kelompok | UPT Puskesmas Halong |
| Nama Inovasi | PUSAKA LOKAL (Puskesmas Bergerak Bersama Menuju Halong Kebal) |
| Tahapan Inovasi |
|
| Inisiator Inovasi Daerah | M. Fatkhul Hadi Muslih, S.Kep.Ns |
| Bentuk Inovasi |
|
| Jenis Inovasi | Belum ditentukan |
| Inovasi Dimulai | 10 November 2022 |
| Rancang Bangun dan Pokok Perubahan Yang Dilakukan | Sebagai implementasi dari UU Perlindungan Anak No 23 tahun 2002 dan UU Kesehatan No 36 Tahun 2009. Bunyi UU Kesehatan tersebut yakni "Setiap anak berhak memperoleh imunisasi dasar sesuai dengan ketentuan untuk mencegah terjadinya penyakit yang dapat dihindari melalui imunisasi". Selain itu juga sebagai implementasi dari Permenkes No. 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Perpres Nomor 14 Tahun 2021. Herd immunity adalah perlindungan secara tidak langsung dari suatu penyakit menular yang terwujud ketika sebuah populasi memiliki kekebalan baik lewat vaksinasi maupun imunitas yang berkembang dari infeksi sebelumnya. Herd immunity dapat dicapai ketika suatu populasi telah mencapai ambang cakupan imunisasi tertentu. Kondisi herd immunity tercapai apabila sebagian besar populasi atau penduduk telah mendapatkan vaksinasi sehingga memiliki dampak untuk dapat menurunkan jumlah keseluruhan virus yang dapat menyebar. Hal ini membantu untuk memastikan bahwa kelompok yang rentan namun tidak bisa menerima vaksinasi dapat tetap aman. Vaksinasi Covid-19 menjadi sebuah program kebijakan pemerintah yang bertujuan untuk mengurangi penularan Covid-19, menurunkan angka kesakitan, kematian akibat Covid-19 dan tercapainya kekebalan kelompok di masyarakat (herd immunity) serta melindungi masyarakat dari penyakit Covid-19 agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi. Vaksinasi dan imunisasi adalah suatau prosedur untuk memasukkan vaksin ke dalam tubuh yang dilakukan untuk memicu sistem imun tubuh, sehingga ada imunitas terhadap suatu penyakit tertentu. Vaksinasi sebagai upaya pencegahan primer yang sangat handal mencegah penyakit yang dapat dicegah dengan vaksinasi. Puskesmas sebagai fasilitas kesehatan primer memiliki peran yang sangat penting dalam pengendalian Covid-19, sebagai garda terdepan dalam mengatasi permasalahan akibat rendahnya cakupan vaksinasi covid-19 dan imunisasi rutin berupaya melakukan berbagai upaya inovatif untuk melindungi masyarakat. |
| Tujuan Inovasi | Pekan Imunisasi Dunia 2022 dianggap menjadi momen yang penting untuk masyarakat Indonesia supaya dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya imunisasi dasar lengkap, yang telah menurun selama pandemi Covid-19. Padahal, imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan atau meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga bila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan. Cakupan vaksinasi di UPTD Puskesmas Rawat Inap Halong masih rendah, hal ini disebabkan karena latar belakang masyarakat yang heterogen. Permasalahan yang terjadi dipengaruhi oleh faktor pengetahuan, pendidikan, budaya, dan agama. Kendala yang terjadi baik imunisasi rutin maupun vaksinasi covid-19 disebabkan karena perbedaan dalam penerimaan dan penyaringan informasi. Banyaknya simpang siur berita dan informasi menyebabkan banyak kesalahpahaman di masyarakat Halong tentang vaksin ini bahkan menjurus ke arah penolakan. |
| Manfaat Inovasi | Keunggulan atau kebaharuan dari Inovasi PUSAKA LOKAL adalah realisasi dan capaian kinerja atau cakupan Imunisasi dasar lengkap dan Vaksinasi Covid-19 dapat yang masih rendah dapat ditingkatkan. Keunggulan atau kebaharuan lain adalah adanya kerjasama dan turun bersama dengan seluruh Sektor terkait baik di tingkat desa, kecamatan maupun kabupaten sehingga terjalin Sinergisitas. |
| Hasil Inovasi | Manfaat yang diperoleh dengan adanya Inovasi PUSAKA LOKAL adalah : 1. Manfaat bagi Organisasi a. Optimalnya cakupan program imunisasi dan vaksinasi b. Peningkatan dan pencapaian kinerja instansi
2. Manfaat bagi Pemerintah Daerah a. Peningkatan derajat kesehatan masyarakat b. Membantu pengendalian pandemi covid-19 c. Peningkatan kualitas sumber daya manusia
3. Manfaat bagi Masyarakat a. Lebih mudah dalam memahami informasi terkait dengan imunisasi dasar lengkap dan vaksinasi covid-19 b. Informasi yang didapatkan akurat dan dapat dipercaya, serta meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap tujuan imunisasi dasar lengkap dan vaksinasi Covid-19 c. Mempermudah masyarakat dalam mengakses pelayanan vaksinasi Covid-19 |