Laporan Indeks Inovasi Daerah
Preview

Rincian Keterangan
Nama SKPD / Kelompok UPT Puskesmas Paringin Selatan
Nama Inovasi WADAI LAKATAN MANIS ( WhatsApp paDA Ibu hamil diLAukan untuk peningKATan pengetauAN menuju MAsyarakat pariNgIn selatan Sehat )
Tahapan Inovasi
Inisiator Inovasi Daerah ISMEILY RIZNI, AMd.Keb
Bentuk Inovasi
Jenis Inovasi Belum ditentukan
Inovasi Dimulai 05 August 2022
Rancang Bangun dan Pokok Perubahan Yang Dilakukan

Upaya peningkatan pengetahuan ibu hamil dalam bidang kesehatan khususnya pada saat kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir sangat penting dan sangat diperlukan sebagai salah satu indikator untuk penurunan kejadian Angka Kematian Ibu ( AKI ) dan Angka Kematian Bayi ( AKB ), salah satu bentuk peningkatan pengetahunan ini adalah dengan memberikan KIE. Hal ini sudah dituangkan dalam peraturan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 97 tahun 2014  tentang pelayanan kesehatan masa sebelum hamil, masa hamil, persalinan, dan masa sesudah melahirkan, penyelenggaraan pelayanan kontrasepsi, serta pelayanan kesehatan seksual, Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2019 tentang standar pelayanan minimal di bidang kesehatan.

          Pada saat pandemi covid – 19 ini pemberian penyuluhan atau KIE juga dapat dilakukan dengan menggunakan media sosial seperti whatsapp dll, hal ini juga tertuang dalam Pedoman bagi ibu hamil, ibu nifas dan bayi baru lahir selama social distancing tahun 2020.

Isue strategi dalam bidang kesehatan khususnya pada ibu hamil dan bayi adalah Millenium Development Goals (MDGs), Untuk mencapai sasaran Millenium Development Goals (MDGs) yaitu Angka Kematian Ibu (AKI) sebesar 102 per 100.000 kelahiran hidup (KH) dan Angka Kematian Bayi (AKB) menjadi 23 per 1.000 KH pada tahun 2015, perlu upaya percepatan yang lebih besar dan kerja keras karena kondisi saat ini, AKI 307 per 100.000 KH dan AKB 34 per 1.000 KH. Kematian ibu disebabkan oleh perdarahan, tekanan darah yang tinggi saat hamil (eklampsia), infeksi, persalinan macet dan komplikasi keguguran. Sedangkan penyebab langsung kematian bayi adalah Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) dan kekurangan oksigen (asfiksia). Penyebab tidak langsung kematian ibu dan bayi baru lahir adalah karena kondisi masyarakat seperti pendidikan, sosial ekonomi dan budaya. Kondisi geografi serta keadaan sarana pelayanan yang kurang siap ikut memperberat permasalahan ini. Beberapa hal tersebut mengakibatkan kondisi 3 terlambat (terlambat mengambil keputusan, terlambat sampai di tempat pelayanan dan terlambat mendapatkan pertolongan yang adekuat) dan 4 terlalu (terlalu tua, terlalu muda, terlalu banyak, terlalu rapat jarak kelahiran).

Tujuan Inovasi

Selama ini salah satu faktor penghambat kurangnya pengetahuan ibu hamil tentang kesehatan khusus nya saat kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir adalah kurang nya akses untuk mendapatkan pengetahuan tersebut, selain pada buku KIA pengetahuan ini juga bisa di dapat dengan mengikuti kelas ibu hamil, tetapi kelas ibu hamil ini juga terbatas sehingga tidak dapat diikuti oleh semua ibu hamil. Dengan masih kurangnya pengetahuan ibu hamil juga berdampak pada komplikasi selama kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir.

Manfaat Inovasi

METODE PEMBAHARUAN

Upaya Yang dilakukan Sebelum Inovasi

          Upaya yang dilakukan untuk peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir adalah dengan pemanfaatan buku KIA dan melalui pelaksanaan kelas ibu hamil.

Upaya Yang Dilakukan Setelah Inovasi

         Upaya yang dilakukan setelah ada inovasi adalah dengan memberikan tambahan pengetahuan ibu hamil melalui pemberian KIE baik berupa materi, gambar, video, brosur dan leatlef melalui grop whatsapp. Hal ini dilakukan agar semua ibu hamil dapat mengakses materi penyuluhan secara gratis dan mudah karena dapat diterima ibu hamil pada saat dimana saja, dan ibu hamil tersebut dapat mengulangi untuk membaca atau melihat kembali materi yang sudah diberikan.

 

KEUNGGULAN/KEBAHARUAN

         Keunggulan atau kebaharuan dengan adanya inovasi ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan ibu, dan semua ibu hamil yang ada di wilayah kerja Puskesmas Paringin Selatan dapat mengakses pemberian materi KIE ini.

 

TAHAPAN INOVASI

Tahapan pembuatan inovasi WADAI LAKATAN MANIS, sebagai berikut :

1.          Perencanaan

Pembuatan inovasi ini dimulai dengan pembuatan group wa ibu hamil yang di dalamnya terdiri dari para bidan dan bidan desa serta ibu hamil wilayah kerja Puskesmas Paringin Selatan.

2.          Persiapan Materi KIE

Persiapan materi KIE yang dilakukan adalah dengan membuat makalah, leaflet, gambar dan video yang menarik sehingga ibuhamil semangat untuk membaca dan menyimak.

3.          Pemberian Materi KIE

Pemberian materi KIE ini dilakukan pada setiap hari senin, atau pada hari lain jika sifatnya urgency.

4.          Diskusi dan Tanya jawab

Setelah dishare materi KIE maka akan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan Tanya jawab seputar materi yang sudah di share.

5.          Evaluasi

Evaluasi dilakukan setelah diberikan KIE dan diskusi apakah ada peningkatan pengetahuan ibu hamil tersebut.

Hasil Inovasi

1.      Manfaat bagi Bidan

a.  Bertambahnya sarana untuk penyebarluasan informasi terkait informasi dan KIE khususnya tentang kehamilan

b.  Optimalnya jangkauan luas wilayah penyebaran informasi terkait informasi dan KIE khususnya tentang kehamilan

2.      Manfaat bagi Puskesmas

a.      Penyampaian informasi kepada masyarakat tentang informasi terkait informasi dan KIE khususnya tentang kehamilan lebih efektif dan efisien.

b.    Lebih mudah berinteraksi dengan para ibuhamil

c.    Lebih mudah mengetahui pendapat atau pandangan ibu hamil tentang kehamilan

d.    Lebih mudah untuk berdiskusi dengan ibu hamil terkait adanya keluhan, saran atau masukan tentang pelayanan ibu hamil

3.      Manfaat bagi Ibu Hamil

a.    Lebih mudah menerima informasi terkait KIE ttg kehamilan

b. Informasi yang didapatkan akurat dan dapat dipercaya, serta meningkatkan pengetahuan ibu tentang kehamilan dan apa saja kemungkinan masalah atau komlikasi yang bisa terjadi, serta bagaimana cara pencegahan dan penanganannya.

TUJUAN INOVASI

1.      Tujuan Umum

Untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang kesehatan khususnya tentang kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Paringin Selatan.

2.      Tujuan Khusus

a)     Untuk mempermudah bidan dalam memberikan KIE pada ibu hamil

b)     Untuk mempermudah ibu hamil untuk mengakses informasi atau KIE tentang kehamilan karena hamper semua ibu hamil mempunyai  hp dan WA

c)      Diharapkan dapat menurunkan kejadian komplikasi pada kehamilan sehingga dapat menurunkan AKI dan AKB

 

HASIL INOVASI

WADAI LAKATAN MANIS yang merupakan suatu wadah untuk menshare KIE pada ibu hamil ini anggotanya tidak hanya para ibu hamil tetapi juga dimasukkan para bidan dan bidan desa di wIlayah kerja Puskesmas paringin Selatan.

Dengan adanya inovasi WADAI LAKATAN MANIS ini terjadi peningkatan pengetahuan beberapa ibu hamil mengenai kehamilan dan keluhan selama hamil serta bagaimana pencegahan dan penanganannya

No. Indikator Keterangan Parameter Bukti Dukung
1 Bimtek Inovasi Peningkatan kapasitas dan kompetensi pelaksana inovasi daearah Dalam 2 tahun terakhir pernah lebih dari 2 kali bimtek (Bimtek, Training dan TOT)

Bukti Pendukung

No Surat  :  73/953/Bappedalitban
Tanggal Surat    :  19/05/2023
Tentang   :  Pendampingan pembuatan inovasi
Dokumen  :  Undangan Pendampingan pembuatan berita inovasi.pdf

2 Keterlibatan aktor inovasi Keikutsertaan unsur stakeholder dalam pelaksanaan inovasi daerah (T-1 dan T-2) Inovasi melibatkan lebih dari 5 aktor

Bukti Pendukung

No Surat  :  445/225/Dinkes PPKB-
Tanggal Surat    :  15/08/2022
Tentang   :  Lamopiran IV tentang susunan keanggotaan lintas sektor inovasi
Dokumen  :  sk linsek.pdf

No Surat  :  445/220/Dinkes-PPKB/
Tanggal Surat    :  15/08/2022
Tentang   :  SK inovasi
Dokumen  :  2, 7, 8, 9 SK WADAI LAKATAN MANIS.pdf

3 Pelaksana inovasi daerah Penetapan tim pelaksana inovasi daerah Ada pelaksana dan ditetapkan dengan SK/Surat Penugasan/Surat Perintah Kepala Daerah

Bukti Pendukung

No Surat  :  445/220/Dinkes PPKB-
Tanggal Surat    :  15/08/2022
Tentang   :  Lampiran III tentang susunan pelaksanaan inovasi
Dokumen  :  sk pelaksana.pdf

No Surat  :  445/220/Dinkes-PPKB/
Tanggal Surat    :  15/08/2022
Tentang   :  Sk inivasi
Dokumen  :  2, 7, 8, 9 SK WADAI LAKATAN MANIS.pdf

4 Jejaring Inovasi Jumlah Perangkat Daerah yang terlibat dalam penerapan inovasi (dalam 2 tahun terakhir) Inovasi melibatkan 5 Perangkat Daerah atau Lebih

Bukti Pendukung

No Surat  :  445/220/Dinkes-PPKB/
Tanggal Surat    :  15/09/2022
Tentang   :  SK Inovasi
Dokumen  :  2, 7, 8, 9 SK WADAI LAKATAN MANIS.pdf

5 Sosialisasi Inovasi Daerah Penyebarluasan informasi kebijakan inovasi daerah (2 Tahun Terakhir) Media Berita

Bukti Pendukung

Tentang   :  sosialisasi inovasi
Dokumen  :  WhatsApp Image 2022-08-20 at 12.16.28.jpeg

6 Kemudahan informasi Layanan Kemudahan mendapatkan Informasi layanan melalui metode sebagai berikut: 1. Manual, seperti : tatap muka/jemput bola/noken/unit pelayanan administrasi 2. Hotline, seperti : layanan email/telp 3. Media Sosial, seperti : instagram/facebook/whatsapp. dsb 4. Layanan Online, melalui website/web-aplikasi/aplikasi mobile (android atau ios) Informasi Layanan Diperoleh Melalui 3 atau Lebih Metode

Bukti Pendukung

Tentang   :  sistem informasi
Dokumen  :  12. sistem informasi.jpeg

7 Kemudahan proses inovasi yang dihasilkan Waktu yang diperlukan untuk memperoleh proses penggunaan hasil inovasi Hasil inovasi diperoleh dalam waktu 6 hari keatas

Bukti Pendukung

Tentang   :  foto pembuatann inovasi
Dokumen  :  WhatsApp Image 2022-08-20 at 12.16.28.jpeg

Tentang   :  sop inovasi
Dokumen  :  sop inovasi.docx

8 Replikasi Inovasi Daerah telah direplikasi oleh daerah lain (T-2 sampai dengan T-1) Pernah 3 Kali direplikasi mandiri antar SKPD dengan daerah lain

Bukti Pendukung

No Surat  :  50/026
Tanggal Surat    :  20/12/2022
Tentang   :  Replikasi inovasi
Dokumen  :  Replikasi Batola _ Balangan_compressed.pdf

9 Kecepatan Inovasi Satuan waktu yang digunakan untuk menciptakan inovasi daerah yang kompleks Inovasi dapat diciptakan dalam waktu 1-4 bulan

Bukti Pendukung

Tentang   :  menciptakan inovasi
Dokumen  :  WhatsApp Image 2022-08-20 at 12.16.28.jpeg

Tentang   :  proposal inovasi
Dokumen  :  proposal inovasi wadai lakatan manis.docx

Tentang   :  profil inovasi
Dokumen  :  Profil Wadai Lakatan Manis.pdf