untuk memudahkan komunikasi bagi seluruh masyarakat petani dan pembudidaya ikan di Kabupaten Balangan, bahkan dapat menggapai lapisan masyarakat diseluruh pelosok dunia melalui konsep media streaming maka dicanangkanlah ide tersebut dalam dalam bentuk siaran radio streaming
Tujuan Inovasi
belum meratanya informasi yang diperoleh masyarakat petani dan pembudidaya tentang kegiatan di sektor pertanian dan perikanan kabupaten Balangan
Manfaat Inovasi
berupaya melakukan pembuatan siaran radio streaming guna untuk menyampaikan berbagai informasi mengenai segala kegiatan dari sektor pertanian dan perikanan. Media Komunikasi dan informasi tentang Pertanian dan Perikanan untuk petani dan pembudidaya ikan serta masyarakat luas lainnya. menyajikan program acara talk show, diskusi, berita, hiburan, Chart Song, phone call, dsb. terkoneksi dengan medsos seperti Youtube, Facebook, twitter, Instagram dan menyajikan siaran langsung (Live)
Hasil Inovasi
diharapkan dengan kehadiran radio Streaming ini menjadi salah satu alternatif informasi bagi masyarakat Balangan dan seluruh lapisan masyarakat (dunia) untuk mengetahui perkembangan di sektor pertanian dan perikanan yang ada di Kabupaten Balangan
No.
Indikator
Keterangan
Parameter
Bukti Dukung
1
Regulasi Inovasi Daerah
Regulasi yang menetapkan nama-nama inovasi daerah yang menjadi landasan operasional penerapan Inovasi Daerah
Anggaran inovasi daerah dalam APBD dengan tahapan inisiasi (penyampaian ide, rapat, proposal, penulisan kajian), uji coba (pilot project), perekayasaan, laboraturium lapangan, dan sejenisnya), dan penerapan (penyediaan sarana prasarana, sumber daya manusia dan layanan, bimtek, urusan jenis layanan)
Anggaran dialokasikan pada kegiatan penerapan inovasi di T-0 (Tahun Berjalan)
Alat kerja yang digunakan dalam pelaksanaan inovasi yang mudah diakses oleh pengguna misalnya pemanfaatan platform digital untuk media sosialisasi, pemberian layanan inovasi, dan peroleh data/informasi dan lain-lain
Kemudahan mendapatkan Informasi layanan melalui metode sebagai berikut: 1. Manual, seperti : tatap muka/jemput bola/noken/unit pelayanan administrasi 2. Hotline, seperti : layanan email/telp 3. Media Sosial, seperti : instagram/facebook/whatsapp. dsb 4. Layanan Online, melalui website/web-aplikasi/aplikasi mobile (android atau ios)
Informasi Layanan Diperoleh Melalui 3 atau Lebih Metode
Inovasi dibangun secara terpadu dengan mengedepankan prinsip integrasi dan interoperabilitas layanan. Prinsip integrasi bermaksud menggabungkan beberapa layanan terpisah kedalam satu platform atau dalam satu siklus berkelanjutan, sedangkan interoperabilitas bermakna menghubungkan data antar layanan
Ada dukungan melalui web aplikasi dan mobile yang terintegrasi dengan organisasi lain (Digital)
Kemanfaatan inovasi yang diukur berdasarkan satuan ukur yang sesuai target inovasi yang dipilih : satuan orang (pegawai, peserta didik, pasien, dsb), satuan unit (OPD/UPTD/Desa/RT/RW/Kampung/KK/Organisasi, dsb), satuan biaya (Rupiah), satuan pendapatan (rupiah), satuan hasil produk/satuan penjualan
Jumlah Pengguna 501 Orang Keatas / Unit Diatas 50% / Efisiensi Belanja 20,01% - 30%