Laporan Indeks Inovasi Daerah
Preview

Rincian Keterangan
Nama SKPD / Kelompok UPT Puskesmas Tanah Habang
Nama Inovasi BOENGAS
Tahapan Inovasi
Inisiator Inovasi Daerah Abdul Karim, SKM
Bentuk Inovasi
Jenis Inovasi Belum ditentukan
Inovasi Dimulai 02 February 2022
Rancang Bangun dan Pokok Perubahan Yang Dilakukan

DASAR HUKUM

a)     Undang – Undang No.36 Tahun 2009

Setiap orang berkewajiban ikut mewujudkan, mempertahankan, dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.

b)    Peraturan Menteri Kesehatan No. 43 Tahun 2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat

Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif diwilayah kerjanya

c)     Surat Keputusan Kepala UPTD Puskesmas Tanah Habang Nomor 445/…….../ PKM – THB/ 2022, tentang Inovasi “Boengas”

Tujuan Inovasi

PERMASALAHAN

·       PERMASALAHAN MAKRO

Masalah kesehatan merupakan hal yang penting bagi setiap warga negara. Dalam UUD 1945 pada Pasal 28 huruf (h) sudah dijelaskan tentang kesehatan dan Undang-Undang No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan bahwa tiap individu, keluarga dan masyarakat berhak untuk mendapatkan perlindungan dan pelayanan kesehatan. Untuk itu negara bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan hak hidup sehat setiap warganya. Jika kesehatan suatu daerah rendah maka akan berdampak pada tingkat produktivitas yang rendah, yang akan menyebabkan kemiskinan dan rendahnya tingkat kesejahteraan masyarakat. Karena itu permerintah daerah memiliki kewajiban untuk selalu membuat terobosan dan inovasi dalam meningkatkan pelayanan terhadap kesehatan masyarakatnya.

Salah satu inovasi pelayanan publik di bidang Kesehatan adalah pembuatan aplikasi “boengas”, sejalan dengan perkembangan ilmu dan teknologi, banyak aplikasi mobile yang bermunculan dengan tujuan untuk membantu kehidupan manusia. Aplikasi tersebut harus memiliki kriteria sepeti, mudah digunakan, desain yang menarik, dan memiliki cakupan informasi yang jelas untuk penggunanya. Puskesmas seharusnya wajib menerapkan perkembangan ilmu dan teknologi seperti, pembuatan aplikasi layanan masyarakat khususnya di bidang Kesehatan.

Kesehatan adalah salah satu hal yang paling penting yang harus dijaga sebaik mungkin, apabila ada masalah Kesehatan ini tidak dijaga dengan baik maka hal yang akan dapat terjadi adalah Kesehatan terganggu, produktivitas menurun, bahkan menyebabkan kematian. Selain menjaga Kesehatan diri sendiri, diperlukan juga konsultasi atau pemeriksaan rutin kepada dokter. Namun pada saat ini, banyak pasien yang membutuhkan pertolongan pertama yang tidak terlayani dengan baik, seperti jarak yang sangat jauh untuk ke puskesmas, tidak adanya dokter yang praktek di puskesmas sehingga nyawa tidak tertolong pada saat keadaan darurat.

·       PERMASALAHAN MIKRO

Aplikasi “boengas” dilatarbelakangi oleh kondisi Pasien yang sakit, beberapa diantara nya tidak sanggup untuk mendatangi fasilitas kesehatan. Kondisi yang sudah sangat lemah, akses untuk ke fasilitas kesehatan tidak memungkinkan bagi pasien sehingga pasien dan keluarga berharap mendapatkan pelayanan kesehatan ditempat tinggal mereka. Selain itu juga di tambah dengan masih banyak nya masyarakat yang belum mengetahui diet gizi (menu makanan pasien) yang sesuai dengan kondisi permasalahan kesehatan yang di alami nya, juga tentang kurang nya informasi mengenai penggunaaan obat yang tepat seperti desa Tanah Habang Kanan memiliki indeks angka balita stunting yang tinggi disebabkan kurangnya pengetahuan tentang pentingnya menjaga gizi yang baik dan tepat. Kemudian dari segi kesehatan lingkungan juga masih banyak yang belum mendapatkan informasi mengenai pola hidup bersih, cara memilah sampah, dan hal lain yang berhubungan dengan kesehatan lingkungan.

Dengan terjadinya masalah tersebut, diperlukan aplikasi yang dapat membantu pasien  untuk mengetahui informasi kesehatan dan mencek kadar gizinya secara rutin menggunakan aplikasi. Juga dapat membantu disaat pertolongan pertama, serta konsultasi secara tatap muka secara langsung berdasarkan lokasi dokter/bidan/perawat terdekat dengan pasien yang membutuhkan penanganan darurat pada pertolongan pertama. Dengan aplikasi ini diharapkan dapat membantu lebih banyak pasien yang membutuhkan informasi isu terkini seputar Kesehatan, konseling Kesehatan dan mengecek status gizi secara berkala dan rutin.

Manfaat Inovasi

ISU STRATEGIS

Isu Lokal

Dari latar belakang diatas maka impelementasi aplikasi smartphone dengan nama “Boengas” berdasarkan masalah yang dialami oleh masyarakat diantaranya :

1.     Literasi pasien tentang Kesehatan masih kurang

2.     Banyaknya mitos seputar Kesehatan yang beredar di masyarakat padahal secara fakta tidak dapat dibuktikan secara ilmiah

3.     Penanganan gawat darurat kadang dilakukan dengan cara sembarangan tanpa adanya pengawasan para nakes

4.     Keterbatasan waktu dan jarak mengakibatkan orang malas untuk berobat

5.     Masih banyak masyarakat yang tidak peduli dengan kesehatannya

6.     Kurangnya informasi tentang penggunaan obat yang tepat

7.     Masih banyak nya lingkungan yang belum sehat

Isu Nasional

Ditengah era digitalisasi  yang kian maju, tak dipungkiri bahwa kita tak lepas dengan adaptasi baru terhadap penggunaan sistem informasi berbasis teknologi. Perkembangan inilah menjadi sebab bahwa aplikasi “si Boengas” ini dibuat. Hadirnya teknologi mampu memberikan kemudahan bagi pasien. Terutama dalam mengakses informasi dan pelayanan Kesehatan. Hanya dengan ponsel dari mana saja, pasien dapat mengakses berbagai macam informasi Kesehatan di internet.  Selain itu teknologi juga dapat mencegah penularan penyakit. Masyarakat dapat mengetahui status Kesehatan masing-masing. Sehingga masyarakat lebih mudah untuk menghindari daerah mana saja dngan intensitas penyakit lebih tinggi.  Penularan penyakit pun mudah dicegah

Hasil Inovasi

METODE PEMBAHARUAN

UPAYA SEBULUM ADA INOVASI

Penyampaian informasi kesehatan belum maksimal, karena masih banyak masyarakat yang tidak peduli tentang kesehatannya. Terutama anak muda yang masih berada di fase sehat dan bugar sering keluputan dalam melakukan pemeriksaan Kesehatan.

UPAYA SESUDAH ADA INOVASI

Pengadaan aplikasi “si Boengas” dapat membantu kebutuhan pasien tentang pelayaan kesehatan lewat teknologi berupa digital, dengan beberapa opsi yang ditawarkan yaitu:

1.     Menyediakan informasi terkini tentang kesehatan

2.     Memberikan edukasi seputar kesehatan

3.     Memberikan pemahaman tentang mitos dan fakta

4.     Menyediakan konseling kesehatan untuk umum dan gawat darurat

5.     Menyediakan notifikasi atau pengingat cek kesehatan

6.     Memberikan Fasilitas cek status gizi dan pengurukuran indeks massa tubuh (IMT)

 

KEUNGGULAN / PEMBAHARUAN

Inovasi ini dilaksanakan dengan metode digital, adanya digitalisasi ini bisa memudahkan komunikasi antara dokter dan pasien. Kemudahan yang lain adalah terkait akses informasi Kesehatan yang bisa dilakukan secara real time. Banyak smartphone yang kini sudah bisa dimanfaatkan sebagai media untuk mengetahui kondisi Kesehatan secara real time. Seperti mengetahui detak jantung, saturasi oksigen, dan lain sebagainya. Adapun keunggulan yang diberikan di aplikasi “si boengas” yaitu:

1.     Memudahkan masyarakat mendapatkan informasi terkini seputar Kesehatan

2.     Edukasi kesehatan dibuat dengan mengikuti trend masa kini

3.     Memudahkan masyarakat mengetahui tentang fakta dan mitos kesehatan yang sudah turun temurun menghantui masyarakat

4.     Memudahkan masyarakat dalam membantu pada saat terjadi kecelakaan yang membutuhkan pertolongan cepat dari para nakes.

5.     Membantu mengingatkan masyarakat khususnya para remaja dalam cek kesehatannya

6.     Membantu para nakes dalam mengawasi perkembangan gizi

TAHAPAN PELAKSANAAN INOVASI

“Boengas” yang menjadi suatu ide inovasi dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Tanah Habang melalui beberapa tahapan:

1. Perencanaan

a) Koordinator pengembang aplikasi “Boengas” merekap data basis terkait sasaran-sasaran yang ada dilintas program Puskesmas. Menganalisis data basis yang ada di PIS-PK, PRB, P-Care, program PTM, program Lansia, jejaring dan jaringan Puskesmas serta laporan dari lintas sektor/masyarakat.

b) Koordinator Pengembang aplikasi “Boengas” membuat jadwal sosialisasi terkait penggunaan aplikasi “boengas”

2. Pelaksanaan

a) Pelaksana terdiri dari Pengembang Aplikasi dan tenaga Kesehatan sesusai dengan keahliannya

b) Pengembang aplikasi melaksanakan kunjungan rumah, melakukan sosialisasi berupa aplikasi si boengas

c) Pengembang aplikasi memberi ruang\ aduan masyarakat terhadap kekurangan aplikasi

3. Evaluasi aplikasi “boengas” mengevaluasi setiap hasil kegiatan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. dalam aplikasi “boengas” perlu melakukan strategi terhadap perencanaan, agar aplikasi memiliki daya guna yang tepat di masyarakat. Hasil dari laporan masyarakat juga dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan mutu dari aplikasi “boengas”.

TUJUAN INOVASI

Boengas merupakan aplikasi khusus bagi pasien Tanah Habang, dengan tujuan untuk memudahkan pasien dalam mengecek kesehatan, memaksimalkan tingkat kemandirian dan meminimalkan akibat dari penyakit.

MANFAAT INOVASI

Manfaat yang diperoleh dengan adanya program kegiatan “boengas” adalah :

1. Manfaat bagi Puskesmas

a. Memudahkan bagi nakes dalam mengontrol/mengawasi kesehatan pasien  

b. Peningkatan dan pencapaian kinerja instansi

2. Manfaat bagi Pemerintah Daerah

a. Meningkatnya kualitas kesehatan masyarakat Balangan

b. Lebih mudah mengetahui kendala kesehatan yang terjadi di masyarakat

c. Lebih mudah berkoordinasi untuk menentukan langkah selanjutnya untuk menyelesaikan masalah kesehatan yang terjadi

3. Manfaat bagi Masyarakat

a. Meningkatkan kemandirian masyarakat tentang kesehatan

b. Memfasilitasi masyarakat yang memiliki keterbatasan aktivitas dan akses terhadap kesehatan

c. Membantu masyarakat mendapatkan kemudahan pelayanan kesehatan

d. Membantu masyarakat mendapatkan informasi dan pendidikan tentang kesehatan baik segi dari segi gizi, obat-obatan dan kesehatan lingkungan

HASIL INOVASI

Aplikasi “boengas” untuk saat ini masih dalam tahap pengembangan, harapannya semoga aplikasi ini berguna bagi seluruh pihak terkait baik dari masyarakat, pemerintah daerah maupun pengembangnya.

No. Indikator Keterangan Parameter Bukti Dukung
1 Regulasi Inovasi Daerah Regulasi yang menetapkan nama-nama inovasi daerah yang menjadi landasan operasional penerapan Inovasi Daerah Peraturan Kepala Daerah

Bukti Pendukung

No Surat  :  188.45/885/Kum TAHUN
Tanggal Surat    :  19/12/2022
Tentang   :  PENETAPAN INOVASI, PAMONG, ADMIN DAN INOVATOR INOVASI DAERAH KABUPATEN BALANGAN TAHUN 2022
Dokumen  :  sk regulasi.pdf

2 Ketersediaan SDM terhadap inovasi daerah Jumlah SDM yang mengelola inovasi (Tahun Terakhir) Lebih dari 30

Bukti Pendukung

No Surat  :  445/225.1/DinkesPPKB
Tanggal Surat    :  15/02/2022
Tentang   :  SK SDM
Dokumen  :  SDM AKTOR JEJARING BOENGAS.pdf

3 Dukungan Anggaran Anggaran inovasi daerah dalam APBD dengan tahapan inisiasi (penyampaian ide, rapat, proposal, penulisan kajian), uji coba (pilot project), perekayasaan, laboraturium lapangan, dan sejenisnya), dan penerapan (penyediaan sarana prasarana, sumber daya manusia dan layanan, bimtek, urusan jenis layanan) Anggaran dialokasikan pada kegiatan penerapan inovasi di T-1 atau T-2

Bukti Pendukung

No Surat  :  -
Tanggal Surat    :  31/12/2021
Tentang   :  DAK 2022
Dokumen  :  dak boengas.pdf

No Surat  :  -
Tanggal Surat    :  30/12/2022
Tentang   :  RKA 2023
Dokumen  :  RKA_2023-compress0.pdf

No Surat  :  DPPA/A.2/1.02.2.14.0
Tanggal Surat    :  1/1/2022
Tentang   :  Dukungan anggaran yang dituangkan di RKA
Dokumen  :  DAK 2022 SHARE GRUP.xlsx

4 Alat Kerja Alat kerja yang digunakan dalam pelaksanaan inovasi yang mudah diakses oleh pengguna misalnya pemanfaatan platform digital untuk media sosialisasi, pemberian layanan inovasi, dan peroleh data/informasi dan lain-lain Pelaksanaan kerja sudah didukung sistem

Bukti Pendukung

Tentang   :  Aplikasi Gplay
Dokumen  :  penggunaan it.pdf

5 Bimtek Inovasi Peningkatan kapasitas dan kompetensi pelaksana inovasi daearah Dalam 2 tahun terakhir pernah lebih dari 2 kali bimtek (Bimtek, Training dan TOT)

Bukti Pendukung

No Surat  :  445/097.I/PKM-TNHBG/
Tanggal Surat    :  7/7/2022
Tentang   :  Bimtek 2
Dokumen  :  bimtek_inovasi_si_boengas-compress0.pdf

No Surat  :  Nomor 073/554/Bapped
Tanggal Surat    :  9/1/2023
Tentang   :  Sosialisasi dan Penjaringan Inovasi Daerah
Dokumen  :  Bukti Bimtek.pdf

No Surat  :  073/1549/Bappedalitb
Tanggal Surat    :  1/8/2023
Tentang   :  Bimtek Boengas
Dokumen  :  31__Pemberitahuan_Monitoring_dan_Evaluasi_Inovasi_Daerah__1_-compress0.pdf

No Surat  :  445/157.I/PKM-TNHBG/
Tanggal Surat    :  12/10/2022
Tentang   :  Bimtek 2
Dokumen  :  bimtek_inovasi_si_boengas_tahap_ll-compress0.pdf

6 Program Dan Kegiatan inovasi Perangkat Daerah dalam RKPD Inovasi Perangkat Daerah telah dituangkan dalam program pembangunan daerah Pemerintah daerah sudah menuangkan program inovasi daerah dalam RKPD T-1, T-2 dan T-0

Bukti Pendukung

No Surat  :  52 Tahun 2020
Tanggal Surat    :  15/07/2020
Tentang   :  RKPD TAHUN 2021
Dokumen  :  RKPD 2021.pdf

No Surat  :  65 Tahun 2022
Tanggal Surat    :  6/7/2022
Tentang   :  RKPD 2023
Dokumen  :  RKPD_TAHUN_2023_KABUPATEN_BALANGAN_compress1-compress4.pdf

No Surat  :  34 Tahun 2021
Tanggal Surat    :  1/7/2021
Tentang   :  RKPD 2022
Dokumen  :  RKPD_KAB__BALANGAN_TAHUN_2022_compress1-compress4.pdf

7 Keterlibatan aktor inovasi Keikutsertaan unsur stakeholder dalam pelaksanaan inovasi daerah (T-1 dan T-2) Inovasi melibatkan lebih dari 5 aktor

Bukti Pendukung

No Surat  :  445/225.1./DinkesPPK
Tanggal Surat    :  15/02/2022
Tentang   :  SK SDM, AKTOR, PELAKSANA DAN JEJARING
Dokumen  :  SK SDM AKTOR PELAKSANA JEJARING BOENGAS.pdf

No Surat  :  445/225.1/DinkesPPKB
Tanggal Surat    :  15/02/2022
Tentang   :  SK Aktor
Dokumen  :  SDM AKTOR JEJARING BOENGAS.pdf

8 Pelaksana inovasi daerah Penetapan tim pelaksana inovasi daerah Ada pelaksana dan ditetapkan dengan surat penugasan atau surat perintah kepala SKPD atau yang setara

Bukti Pendukung

No Surat  :  445/225.1/DinkesPPKB
Tanggal Surat    :  15/02/2022
Tentang   :  SK Pelaksana
Dokumen  :  SDM AKTOR JEJARING BOENGAS.pdf

9 Jejaring Inovasi Jumlah Perangkat Daerah yang terlibat dalam penerapan inovasi (dalam 2 tahun terakhir) Inovasi melibatkan 5 Perangkat Daerah atau Lebih

Bukti Pendukung

No Surat  :  445/225.1/DinkesPPKB
Tanggal Surat    :  15/02/2022
Tentang   :  SK Jejaring
Dokumen  :  SDM AKTOR JEJARING BOENGAS.pdf

10 Sosialisasi Inovasi Daerah Penyebarluasan informasi kebijakan inovasi daerah (2 Tahun Terakhir) Media Berita

Bukti Pendukung

Tentang   :  Berita Boengas di media berita grapena
Dokumen  :  bukti dukung boengas berada di media berita.pdf

11 Pedoman Teknis Ketentuan dasar penggunaan inovasi daerah berupa buku petunjuk/manual book Telah terdapat Pedoman Teknis berupa buku dalam bentuk elektronik

Bukti Pendukung

Tentang   :  Petunjuk teknis boengas
Dokumen  :  PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN BOENGAS .pdf

Tentang   :  Juknis Boengas
Dokumen  :  MONEV_Boengas-compress0.pdf

12 Kemudahan informasi Layanan Kemudahan mendapatkan Informasi layanan melalui metode sebagai berikut: 1. Manual, seperti : tatap muka/jemput bola/noken/unit pelayanan administrasi 2. Hotline, seperti : layanan email/telp 3. Media Sosial, seperti : instagram/facebook/whatsapp. dsb 4. Layanan Online, melalui website/web-aplikasi/aplikasi mobile (android atau ios) Informasi Layanan Diperoleh Melalui 3 atau Lebih Metode

Bukti Pendukung

Tentang   :  Kemudahan Informasi Layanan Boengas
Dokumen  :  Link Kemudahan Layanan Informasi.pdf

Tentang   :  SPO INOVASI BOENGAS
Dokumen  :  SPO INOVASI BOENGAS.pdf

Tentang   :  Boengas adalah aplikasi yang bisa di unduh di playstore (android)
Dokumen  :  WhatsApp Image 2023-06-08 at 13.01.06.jpeg

Tentang   :  Aplikasi gplay
Dokumen  :  penggunaan it.pdf

13 Kemudahan proses inovasi yang dihasilkan Waktu yang diperlukan untuk memperoleh proses penggunaan hasil inovasi Hasil inovasi diperoleh dalam waktu 1 hari

Bukti Pendukung

Tentang   :  Sop boengas
Dokumen  :  sop aplikasi boengas.pdf

14 Penyelesaian layanan pengaduan Rasio penyelesaian pengaduan dalam tahun terakhir >= 91%

Bukti Pendukung

Tentang   :  .
Dokumen  :  RASIO PENGADUAN (1).pdf

15 Layanan Terintegrasi Inovasi dibangun secara terpadu dengan mengedepankan prinsip integrasi dan interoperabilitas layanan. Prinsip integrasi bermaksud menggabungkan beberapa layanan terpisah kedalam satu platform atau dalam satu siklus berkelanjutan, sedangkan interoperabilitas bermakna menghubungkan data antar layanan Ada dukungan melalui web aplikasi dan mobile yang terintegrasi dengan organisasi lain (Digital)

Bukti Pendukung

Tentang   :  Link Jaringan Prosuder Online
Dokumen  :  Link Jaringan Prosedur Online.pdf

Tentang   :  Aplikasi gplay
Dokumen  :  penggunaan it.pdf

16 Replikasi Inovasi Daerah telah direplikasi oleh daerah lain (T-2 sampai dengan T-1) Pernah 3 Kali direplikasi mandiri antar SKPD dengan daerah lain

Bukti Pendukung

No Surat  :  000.9.1/251/Bappeda/
Tanggal Surat    :  28/02/2023
Tentang   :  Replikasi Tanah Laut
Dokumen  :  Replikasi_TALA___BALANGAN-compress4.pdf

No Surat  :  070/390-Litbang / Ba
Tanggal Surat    :  26/12/2022
Tentang   :  Replikasi Inovasi Daerah Kota Banjarmasin, Barito Kuala, dan Tanah Laut
Dokumen  :  Replikasi Inovasi Boengas.pdf

No Surat  :  050/026/LB-Bappedali
Tanggal Surat    :  26/12/2022
Tentang   :  Replikasi Batola
Dokumen  :  Replikasi_Batola___Balangan-compress0.pdf

No Surat  :  070/390-Litbang / Ba
Tanggal Surat    :  26/12/2022
Tentang   :  Replikasi Banjarmasin
Dokumen  :  Replikasi_Balangan_Banjarmasin__1__compress0-compress2.pdf

17 Kecepatan Inovasi Satuan waktu yang digunakan untuk menciptakan inovasi daerah yang kompleks Inovasi dapat diciptakan dalam waktu 1-4 bulan

Bukti Pendukung

Tentang   :  Proposal Inovasi Boengas
Dokumen  :  Proposal FINAL Inovasi Boengas.pdf

Tentang   :  proposal
Dokumen  :  PROPOSAL BOENGAS.pdf

18 Kemanfaatan Inovasi Kemanfaatan inovasi yang diukur berdasarkan satuan ukur yang sesuai target inovasi yang dipilih : satuan orang (pegawai, peserta didik, pasien, dsb), satuan unit (OPD/UPTD/Desa/RT/RW/Kampung/KK/Organisasi, dsb), satuan biaya (Rupiah), satuan pendapatan (rupiah), satuan hasil produk/satuan penjualan Jumlah Pengguna 501 Orang Keatas / Unit Diatas 50% / Efisiensi Belanja 20,01% - 30%

Bukti Pendukung

Tentang   :  Bukti Kemanfaatan Inovasi di Masyarakat
Dokumen  :  Bukti Pengguna Kemanfaatan Inovasi.pdf

Tentang   :  Daftra penerima layanan inovasi
Dokumen  :  DAFTAR Penerima Layanan inovasi.pdf

19 Monitoring dan Evaluasi Inovasi Daerah Kepuasan pelaksanaan penggunaan inovasi daerah (2 Tahun Terakhir) Hasil laporan monev internal PD

Bukti Pendukung

Tentang   :  monev internal boengas
Dokumen  :  MONEV_Boengas__1_-compress0.pdf

20 Kualitas Inovasi Daerah Kualitas inovasi daerah dapat dibuktikan dengan video penerapan inovasi daerah (2 Tahun Terakhir) Memenuhi 5 unsur substansi

Bukti Pendukung

Tentang   :  Link video pengenalan BOENGAS
Dokumen  :  Dokumen (1).pdf