Laporan Indeks Inovasi Daerah
Preview

Rincian Keterangan
Nama SKPD / Kelompok UPT Puskesmas Lok Batu
Nama Inovasi BUMIL CERDASS DIAN
Tahapan Inovasi
Inisiator Inovasi Daerah Dian Veranita Indiati, SST
Bentuk Inovasi
Jenis Inovasi Belum ditentukan
Inovasi Dimulai 21 January 2021
Rancang Bangun dan Pokok Perubahan Yang Dilakukan

DASAR HUKUM

Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005–2025, menyebutkan bahwa pembangunan kesehatan pada hakikatnya adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen bangsa Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomi. Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2012 menetapkan Sistem Kesehatan Nasional (SKN) sebagai paradigma pemikiran dasar pengelolaan administrasi pembangunan kesehatan yang harus diperkuat oleh kepemimpinan pada setiap level pemerintahan yang mampu menciptakan berbagai terobosan dan inovasi menyesuaikan dengan perkembangan yang terjadi pada tingkat lokal, nasional, regional dan global.

Program pembangunan kesehatan Indonesia dewasa ini masih diprioritaskan pada upaya Peningkatan derajat kesehatan Ibu dan anak,terutama pada kelompok yang rentan kesehatan yaitu Ibu hamil,bersalin dan bayi pada masa perinatal. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar Pada Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan  yang selanjutnya disebut SPM Kesehatan merupakan ketentuan mengenai Jenis dan Mutu Pelayanan Dasar yang merupakan Urusan Pemerintahan Wajib yang berhak diperoleh setiap Warga Negara secara minimal. Jenis pelayanan dasar pada SPM Kesehatan Daerah Kabupaten/Kota diantaranya yaitu Pelayanan kesehatan ibu hamil, Pelayanan kesehatan ibu bersalin, Pelayanan kesehatan bayi baru lahir dan  Pelayanan kesehatan balita. Hal ini ditandai dengan tingginya Angka Kematian Ibu ( AKI ) dan Angka Kematian Bayi ( AKB ). Angka Kematian Ibu ( AKI ) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan indicator derajat kesehatan di suatu wilayah.Angka ini menunjukkan bahwa AKI dan AKB sangat penting untuk diperhatikan.Dalam hal ini bidan merupakan Tenaga kesehatan yang paling dekat dengan masyarakat khususnya perempuan dan bayi.Bidan juga sering disebut sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan primer. Faktor yang berkontribusi terhadap kematian ibu ,secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi penyebab langsung dan penyebab tidak langsung. Penyebab Langsung Kematian ibu adalah factor yang berhubungan dengan komplikasi kehamilan, persalinan dan nifas seperti perdarahan pre eklamsia /eklamsia, infeksipersalinan macet dan abortus. Penyeban tidak langsung kematian ibu adalah faktor – faktor yang memperberat keadaan Ibu Hamil seperti Empat Terlalu (terlalu muda,terlau tua,terlalu sering melahirkan dan terlalu dekat jarak kelahiran).

 

ISU STRATEGIS

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 02 tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 04 tahun 2019 tentang Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar pada SPM Bidang Kesehatan, terdapat 12 indikator jenis pelayanan dasar bidang kesehatan yang harus dipenuhi oleh kabupaten/kota. Setiap ibu hamil di Kabupaten Balangan mendapatkan pelayanan antenatal care sesuai standar. Pelayanan ibu hamil sesuai standar adalah pelayanan yang diberikan kepada ibu hamil minimal 4 kali selama kehamilan dengan jadwal 1 kali pada trimester pertama dan kedua dan dua kali pada trimester ketiga yang dilakukan oleh bidan dan atau dokter dan atau dokter spesialis kebidanan baik yang bekerja di fasalitas pelayanan kesehatan pemerintah maupun swasta yang memiliki Surat Tanda Register (STR).

Pelayanan yang dilakukan pada ibu hamil dengan memenuhi kriteria 10 T. Target untuk pelayanan kesehatan ibu hamil tahun 2020 di Kabupaten Balangan sesuai SPM adalah 100% pencapaian tahun 2020 capaian cakupannya 73,2%. Berbagai faktor mempengaruhi rendahnya capaian pelayanan kesehatan ibu hamil antara lain kurangnya pengetahuan ibu hamil dan keluarga akan pentingnya pemeriksaan kehamilan sesuai standar, masih ada desa yang tidak memiliki poskesdes padahal poskesdes merupakan akses terdekat bagi ibu hamil untuk memeriksakan kehamilannya terutama desa yang jauh dari puskesmas, masih ada desa yang tidak memiliki bidan.

Berdasarkan data rekapitulasi PWS-KIA di Puskesmas Lokbatu tahun 2020 Kecamatan Batumandi, didapatkan jumlah kematian ibu 1 orang penyebabnya Eklampsia, jumlah kematian bayi 1 orang disebabkan BBLR/Asfiksia dan IUFD 5 orang, jumlah cakupan K1 murni yaitu 98 orang (86,73%) dari sasaran 113 orang (100%), K1 akses 104 orang (92%) sedangkan K4 92 orang (81%) dengan sasaran 113 orang (100%) ibu hamil. Cakupan Deteksi resiko tinggi oleh Nakes 20 orang (86,95%)  dan Cakupan resiko tinggi oleh masyarakat 25 orang (108,69%) dari sasaran 23 orang. Cakupan Persalinan Normal sebanyak 108 orang (95,3%), persalinan di rumah sakit sebanyak 24 orang (23%), persalinan di rumah sakit swasta, klinik sebanyak 2 orang (1.85%) dan persalinan di puskesmas, Pustu, polindes sebanyak 75 orang (73%) dengan sasaran 108 ibu bersalin. Cakupan penanganan komplikasi obstretri 30 orang (130,4%) dari sasaran 23 orang. Pelayanan nifas sebanyak 101 orang (94%) dengan sasaran 108 orang. KN lengkap sebanyak 93 bayi (90,2%) dari sasaran 103 bayi.

Tujuan Inovasi

MAKRO

Di Kabupaten Balangan memiliki permasalahan yang berbeda dan bervariasi di bidang kesehatan, khususnya program KIA-KB. Hal ini sangat dipengaruhi oleh karakteristik masyarakat.

MIKRO

Berdasarkan pemaparan hasil pelaksanaan program KIA-KB tahun 2021 tersebut diatas, serta analisa data yang kami lakukan setiap triwulan, maka secara umum dapat kami sampaikan beberapa permasalahan dalam pelaksanaan program KIA-KB di Puskesmas Lok Batu adalah sebagai berikut :

1.      Kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang Kesehatan Ibu dan Anak

2.      Kurangnya Peran Lintas Sektor dalam mendukung Kegiatan Kesehatan Ibu dan Anak ( Deteksi Dini Risti Ibu Hamil )

3.      Belum optimalnya peran masyarakat dalam Deteksi Dini Resiko Kehamilan.

Manfaat Inovasi

Upaya Yang dilakukan Sebelum Inovasi

Pelayanan kesehatan ibu hamil diberikan melalui Pusat kesehatan masyarakat/puskesmas dan polindes serta pelayana ibu hamil di posyandu masih bergabung dengan pelayanan posyandu balita, belum adanya keterlibatan masyarakat mengenai kesehatan ibu hamil di  wilayah kerja puskesmas Lok Batu.

 

Upaya Yang Dilakukan Setelah Inovasi

Perubahan yang dihasilkan/dicapai setelah berjalannya BUMIL CERDASS DIAN ( Ibu Hamil Cegah Resiko dengan ANC Sesuai Standar Menghadapi Persalinan Aman ) adalah:

1.         Adanya koordinasi dan kerja sama lintas program dan lintas sector (terselenggaranya kelas ibu hamil dan posyandu khusus ibu hamil serta, melaksanakan refresing kader dengan pengenalan  risiko tinggi pada ibu hamil dan tanda bahaya pada neonatus).

2.         Ibu hamil dengan resiko tinggi cepat terdeteksi dan ditangani.

3.         Peningkatan persalinan di fasilitas kesehatan.

4.         Adanya replikasi kegiatan yang sudah di ikuti beberapa desa lain

 

KEUNGGULAN/KEBAHARUAN

Keunggulan dari BUMIL CERDASS DIAN ( Ibu Hamil Cegah Resiko dengan ANC Sesuai Standar Menghadapi Persalinan Aman ) adalah ANC sesuai standar, terpantaunya resiko pada  ibu hamil dan persalinan di fasilitas kesehatan.

 

TAHAPAN INOVASI

Tahapan inovasi pada BUMIL CERDASS DIAN adalah sebagai berikut:

1.      Koordinasi Tingkat Puskesmas

a.       Koordinasi Kepala Puskesmas

b.      Koordinasi dengan Lintas Program

2.      Koordinasi dan kerja sama Lintas Sektor

3.      Sosialisasi ke Masyarakat

4.      Pelaksanaan Posyandu Khusus Ibu Hamil

a.       Pemeriksaan ANC sesuai standar

b.      Perawatan payudara

c.       Penyuluhan Kesehatan Ibu Hamil

d.      Senam Hamil

e.       Bersalin di Fasilitas Kesehatan

Hasil Inovasi

TUJUAN INOVASI

Inovasi BUMIL CERDASS DIAN bertujuan untuk menurunkan agka kematian ibu dan angka kematian bayi (AKI dan AKB), meningkatkan cakupan program KIA, meningkatkan deteksi dini resiko tinggi pada ibu hamil dengan melibatkan masyarakat sehingga kejadian komplikasi kehamilan dapat di deteksi dapat ditangani sedini mungkin.

 

MANFAAT INOVASI

Manfaat yang diperoleh dengan adanya inovasi BUMIL CERDASS DIAN adalah :

1.      Manfaat bagi Puskesmas

a.       Meningkatkan cakupan KIA

b.      Meningkatkan kinerja Bidan di wilayah kerja Puskesmas Lokbatu

2.      Manfaat bagi Pemerintah Daerah

a.    Lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

b.    Akses pelayanan di desa

c.    Lebih mudah berkoordinasi dengan kader atau masyarakat untuk menentukan langkah selanjutnya untuk menyelesaikan resiko pada kehamilan yang terjadi pada ibu hamil.

3.      Manfaat bagi Masyarakat

a.    Lebih mudah menerima pelayanan Kesehatan pada ibu hamil

b.    Lebih mudah mendapatkan informasi tentang Kesehatan dan meningkatkan pengetahuan ibu hamil.

 

HASIL INOVASI

BUMIL CERDASS DIAN yang merupakan kegiatan pelayanan Kesehatan Ibu Hamil yang dilaksanakan di posyandu khusus ibu hamil, kegiatan ini mendapatkan dukungan dari Pemerintah desa setempat dan telah dilaksanakan mulai awal Tahun 2021 telah dilaksanakan di Desa Karuh, kemudian berlanjut di Desa Munjung, dan Desa Gunung Manau Tahun 2022. Inovasi  ini di lanjutkan  untuk 3 desa yang masih belum melaksanakan. Untuk menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi (AKI dan AKB) pada tanun 2020 sebanyak 1 ibu dan 1 bayi sedangkan 2022 AKI dan AKB 0 (0%), meningkatkan cakupan program KIA dari 2020 yaitu jumlah cakupan K1 murni yaitu 98 orang (86,73%) dari sasaran 113 orang (100%),  sedangkan K4 92 orang (81%) dengan sasaran 113 orang (100%) ibu hamil. Cakupan Deteksi resiko tinggi oleh Nakes 20 orang (86,95%)  dan Cakupan resiko tinggi oleh masyarakat 25 orang (108,69%) dari sasaran 23 orang. Cakupan program KIA  Tahum  2022 jumlah cakupan K1 murni yaitu 81 orang (88 %) dari sasaran 92 orang (100%),  sedangkan K4  68  orang (73,1 % ) dengan sasaran 92  orang (100%) ibu hamil. Cakupan Deteksi resiko tinggi oleh Nakes 14 orang (76%)  dan Cakupan resiko tinggi oleh masyarakat 19  orang (103 %)  .

No. Indikator Keterangan Parameter Bukti Dukung
1 Regulasi Inovasi Daerah Regulasi yang menetapkan nama-nama inovasi daerah yang menjadi landasan operasional penerapan Inovasi Daerah Peraturan Daerah

Bukti Pendukung

No Surat  :  NO 96 TAHUN 2022
Tanggal Surat    :  10/11/2022
Tentang   :  TENTANG PENERAPAN INOVASI DAERAH KAB BALANGAN
Dokumen  :  PERPUB INOVASI BUMIL CERDAS DIAN.pdf

2 Ketersediaan SDM terhadap inovasi daerah Jumlah SDM yang mengelola inovasi (Tahun Terakhir) Lebih dari 30

Bukti Pendukung

No Surat  :  NOMOR 445/277/DINKES
Tanggal Surat    :  3/1/2022
Tentang   :  PEMBENTUKAN TIM PELAKSANA BUMIL CERDASS DIAN UPTD PUSKESMAS LOK BATU
Dokumen  :  SK TIM PELAKSANA BUMIL CERDAS DIAN (1).pdf

3 Dukungan Anggaran Anggaran inovasi daerah dalam APBD dengan tahapan inisiasi (penyampaian ide, rapat, proposal, penulisan kajian), uji coba (pilot project), perekayasaan, laboraturium lapangan, dan sejenisnya), dan penerapan (penyediaan sarana prasarana, sumber daya manusia dan layanan, bimtek, urusan jenis layanan) Anggaran dialokasikan pada kegiatan penerapan inovasi di T-0, T-1 dan T-2

Bukti Pendukung

No Surat  :  -
Tanggal Surat    :  27/05/2023
Tentang   :  ANGGARAN TAHUN 2021-2022 DAN 2023 UNTUK DUKUNGAN INOVASI BUMIL CERDASS DIAN
Dokumen  :  RKA BUMIL CERDASS DIAN (1).pdf

4 Alat Kerja Alat kerja yang digunakan dalam pelaksanaan inovasi yang mudah diakses oleh pengguna misalnya pemanfaatan platform digital untuk media sosialisasi, pemberian layanan inovasi, dan peroleh data/informasi dan lain-lain Pelaksanaan kerja secara elektronik

Bukti Pendukung

Tentang   :  INOVASI MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL
Dokumen  :  IKLAN MEDIA SOSIAL BUMIL CERDASS.jpeg

5 Bimtek Inovasi Peningkatan kapasitas dan kompetensi pelaksana inovasi daearah Dalam 2 tahun terakhir pernah lebih dari 2 kali bimtek (Bimtek, Training dan TOT)

Bukti Pendukung

No Surat  :  NOMOR 090/471/SPT/BA
Tanggal Surat    :  24/05/2022
Tentang   :  SOSIALIASI INOVASI DAERAH DAN PUJA INDAH
Dokumen  :  BINTEK INOVASI BUMIL CERDASS 30 Mei (1).pdf

No Surat  :  NOMOR 073/1474/BAPPE
Tanggal Surat    :  26/09/2022
Tentang   :  PENYUSUNAN RANCANG BANGUN INOVASI
Dokumen  :  BINTEK INOVASI BUMIL CERDASS DIAN 3 OKT 2022 (1).pdf

No Surat  :  nomor 073/154/BAPPED
Tanggal Surat    :  17/04/2023
Tentang   :  BIMTEK INOVASI DAERAH TAHUN 2023
Dokumen  :  Undangan_Bimtek_Inovasi_ Bumil Cerdass 2023 (1).pdf

6 Program Dan Kegiatan inovasi Perangkat Daerah dalam RKPD Inovasi Perangkat Daerah telah dituangkan dalam program pembangunan daerah Pemerintah daerah sudah menuangkan program inovasi daerah dalam RKPD T-1, T-2 dan T-0

Bukti Pendukung

No Surat  :  NOMOR 32 TAHUN 2021
Tanggal Surat    :  19/07/2021
Tentang   :  RKPD TAHUN 2021 KAB BALANGAN
Dokumen  :  RKPD 2021 Inovasi Bumi cerdass dian (1)_compressed (1).pdf

No Surat  :  NOMOR 67 TAHUN 2022
Tanggal Surat    :  20/07/2022
Tentang   :  P-RKPD PERBUP NO 34 TAHUN 2021 TENTANG RKPD KAB BALANGAN TAHUN 2022
Dokumen  :  RKPD BUMIL CERDASS DIAN 2022 (2).pdf

No Surat  :  NOMOR 65 TAHUN 2022
Tanggal Surat    :  6/7/2022
Tentang   :  RKPD KAB BALANGAN TAHUN 2023
Dokumen  :  RKPD Inovasi bumil cerdass dian 2023 (1).pdf

7 Keterlibatan aktor inovasi Keikutsertaan unsur stakeholder dalam pelaksanaan inovasi daerah (T-1 dan T-2) Inovasi melibatkan lebih dari 5 aktor

Bukti Pendukung

No Surat  :  nomor 445/277/Dinkes
Tanggal Surat    :  3/1/2022
Tentang   :  PEMBENTUKAN TIM PELAKSANA BUMIL CERDASS DIAN UPTD PUSKESMAS LOK BATU
Dokumen  :  SK TIM PELAKSANA 5 AKTOR BUMIL CERDAS DIAN (1).pdf

8 Pelaksana inovasi daerah Penetapan tim pelaksana inovasi daerah Ada pelaksana dan ditetapkan dengan surat penugasan atau surat perintah kepala SKPD atau yang setara

Bukti Pendukung

No Surat  :  NOMOR 445/277/DINKES
Tanggal Surat    :  3/1/2022
Tentang   :  PEMBENTUKAN TIM PELAKSANA BUMIL CERDASS DIAN
Dokumen  :  SK TIM PELAKSANA BUMIL CERDAS DIAN (1).pdf

9 Jejaring Inovasi Jumlah Perangkat Daerah yang terlibat dalam penerapan inovasi (dalam 2 tahun terakhir) Inovasi melibatkan 5 Perangkat Daerah atau Lebih

Bukti Pendukung

No Surat  :  445/277/DinKes,PPKB/
Tanggal Surat    :  3/1/2022
Tentang   :  PEMBENTUKAN TIM PELAKSANA BUMIL CERDASS DIAN UTD PUSKESMAS LOK BATU
Dokumen  :  SK TIM JEJARING BUMIL CERDASS DIAN (1).pdf

10 Sosialisasi Inovasi Daerah Penyebarluasan informasi kebijakan inovasi daerah (2 Tahun Terakhir) Media Berita

Bukti Pendukung

Tentang   :  https://www.teras7.com/dian-veranita-inovasi-untuk-bumil/
Dokumen  :  SOS INOVASI BUMIL CERDASS DIAN MEDIA MASSA (1).pdf

11 Pedoman Teknis Ketentuan dasar penggunaan inovasi daerah berupa buku petunjuk/manual book Telah terdapat Pedoman teknis berupa buku yang dapat diakses secara online atau berupa video tutoria

Bukti Pendukung

Tentang   :  https://upload.balangankab.go.id/pages/pedoman-teknis
Dokumen  :  juknis bumil cerdass dian portal.pdf

12 Kemudahan informasi Layanan Kemudahan mendapatkan Informasi layanan melalui metode sebagai berikut: 1. Manual, seperti : tatap muka/jemput bola/noken/unit pelayanan administrasi 2. Hotline, seperti : layanan email/telp 3. Media Sosial, seperti : instagram/facebook/whatsapp. dsb 4. Layanan Online, melalui website/web-aplikasi/aplikasi mobile (android atau ios) Informasi Layanan Diperoleh Melalui 2 dari 4 Metode

Bukti Pendukung

Tentang   :  IKLAN MEDIA SOSIAL INOVASI BUMIL CERDASS DIAN
Dokumen  :  IKLAN MEDIA SOSIAL BUMIL CERDASS.jpeg

13 Kemudahan proses inovasi yang dihasilkan Waktu yang diperlukan untuk memperoleh proses penggunaan hasil inovasi Hasil inovasi diperoleh dalam waktu 1 hari

Bukti Pendukung

Tentang   :  SOP BUMIL CERDASS DIAN
Dokumen  :  SOP BUMIL C ERDASS DIAN 23.pdf

14 Penyelesaian layanan pengaduan Rasio penyelesaian pengaduan dalam tahun terakhir >= 91%

Bukti Pendukung

Tentang   :  REKAPITULASI PENGADUAN INOVASI BUMIL CERDASS DIAN
Dokumen  :  PENYELESAIAN PENGADUAN BUMIL CERDASS DIAN.pdf

15 Layanan Terintegrasi Inovasi dibangun secara terpadu dengan mengedepankan prinsip integrasi dan interoperabilitas layanan. Prinsip integrasi bermaksud menggabungkan beberapa layanan terpisah kedalam satu platform atau dalam satu siklus berkelanjutan, sedangkan interoperabilitas bermakna menghubungkan data antar layanan Ada dukungan melalui web aplikasi dan mobile yang terintegrasi dengan organisasi lain (Digital)

Bukti Pendukung

Tentang   :  APLIKASI TERKAIT INOVASI BUMIL CERDASS DIAN
Dokumen  :  APLIKASI TERKAIT INOVASI BUMIL CERDASS DIAN.pdf

Tentang   :  wa grup
Dokumen  :  wa it.jpeg

16 Replikasi Inovasi Daerah telah direplikasi oleh daerah lain (T-2 sampai dengan T-1) Pernah 3 Kali direplikasi mandiri antar SKPD dengan daerah lain

Bukti Pendukung

No Surat  :  800/168.1/BAPPEDALIT
Tanggal Surat    :  24/05/2022
Tentang   :  KERJASAMA REFLIKASI INOVASI DENGAN KAB HSU
Dokumen  :  replikasi HSU-Balangan-compressed.pdf

No Surat  :  NOMOR 050/026/LB-BAP
Tanggal Surat    :  26/12/2022
Tentang   :  SURAT KESEPAKATAN REFLIKASI INOVASI DAERAH
Dokumen  :  Replikasi Batola _ Balangan_Baru Bumil cerdas dian (1).pdf

No Surat  :  nomor 070/390-litban
Tanggal Surat    :  26/12/2022
Tentang   :  SURAT KETERANGAN REFLIKASI INOVASI DAERAH
Dokumen  :  Replikasi Balangan-Banjarmasin Bumil Cerdass Dian (1)_compressed.pdf

17 Kecepatan Inovasi Satuan waktu yang digunakan untuk menciptakan inovasi daerah yang kompleks Inovasi dapat diciptakan dalam waktu 1-4 bulan

Bukti Pendukung

Tentang   :  PROPOSAL INOVASI BUMIL CERDASS DIAN
Dokumen  :  PROFIL BUMIL CERDASS DIAN new_compressed.pdf

18 Kemanfaatan Inovasi Kemanfaatan inovasi yang diukur berdasarkan satuan ukur yang sesuai target inovasi yang dipilih : satuan orang (pegawai, peserta didik, pasien, dsb), satuan unit (OPD/UPTD/Desa/RT/RW/Kampung/KK/Organisasi, dsb), satuan biaya (Rupiah), satuan pendapatan (rupiah), satuan hasil produk/satuan penjualan Jumlah Pengguna 501 Orang Keatas / Unit Diatas 50% / Efisiensi Belanja 20,01% - 30%

Bukti Pendukung

Tentang   :  grup wa penerima manfaat
Dokumen  :  wa it.jpeg

Tentang   :  PENERIM A MANFAAT BUMIL CERDASS DIAN
Dokumen  :  Peneria Manfaat Bumil Cerdass Dian (1).pdf

19 Monitoring dan Evaluasi Inovasi Daerah Kepuasan pelaksanaan penggunaan inovasi daerah (2 Tahun Terakhir) Hasil pengukuran kepuasan pengguna dari evaluasi Survei Kepuasan Masyarakat

Bukti Pendukung

Tentang   :  HASIL SURVEI KEPUASAAN MASYARAKAT INOVASI BUMIL CERDASS DIAN
Dokumen  :  LAPORAN SURVEI BUMIL CERDASS DIAN_compressed.pdf

20 Kualitas Inovasi Daerah Kualitas inovasi daerah dapat dibuktikan dengan video penerapan inovasi daerah (2 Tahun Terakhir) Memenuhi 5 unsur substansi

Bukti Pendukung

Tentang   :  https://youtu.be/krXQojGV5yc
Dokumen  :  tumbnile bumil cerdas dian.jpeg

Tentang   :  THUMBNAIL VIDEO BUMIL CERDASS DIAN
Dokumen  :  THUMBNAIL BUMIL CERDASS DIAN.jpeg