Laporan Indeks Inovasi Daerah
| Rincian | Keterangan |
|---|---|
| Nama SKPD / Kelompok | UPT Puskesmas Paringin Selatan |
| Nama Inovasi | BERI BUDE SALAD (Pemberian Informasi Beyond Use Date (BUD) Obat melalui etiket, Sosialisasi, dan Leaflet) |
| Tahapan Inovasi |
|
| Inisiator Inovasi Daerah | Siska Sepdiana Sitanggang, S.Farm., Apt. |
| Bentuk Inovasi |
|
| Jenis Inovasi | Belum ditentukan |
| Inovasi Dimulai | 23 May 2022 |
| Rancang Bangun dan Pokok Perubahan Yang Dilakukan | DASAR HUKUM Dalam Permenkes No. 43 Tahun 2019 bahwa Pusat Kesehatan Masyarakat yang selanjutnya disebut Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif, untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya. Dalam Permenkes No. 74 Tahun 2016 dijelaskan bahwa Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan upaya kesehatan, yang berperan penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas harus mendukung tiga fungsi pokok Puskesmas, yaitu sebagai pusat penggerak pembangunan berwawasan kesehatan, pusat pemberdayaan masyarakat, dan pusat pelayanan kesehatan strata pertama yang meliputi pelayanan kesehatan perorangan dan pelayanan kesehatan masyarakat. Pelayanan Informasi Obat (PIO) merupakan kegiatan pelayanan yang dilakukan oleh Apoteker untuk memberikan informasi secara akurat, jelas dan terkini kepada dokter, apoteker, perawat, profesi kesehatan lainnya dan pasien. ISU STRATEGIS Beyond Use Date (BUD) adalah batas waktu penggunaan produk obat setelah diracik atau disiapkan atau setelah kemasan primernya dibuka atau dirusak. Kemasan primer disini berarti kemasan yang langsung bersentuhan dengan bahan obat, seperti: botol, ampul, vial, blister, dan lain-lain. Pengertian BUD berbeda dari expired date (ED) atau tanggal kadaluwarsa karena ED menggambarkan batas waktu penggunaan produk obat setelah diproduksi oleh pabrik farmasi, sebelum kemasannya dibuka. BUD bisa sama dengan atau lebih pendek daripada ED. ED dicantumkan oleh pabrik farmasi pada kemasan produk obat, sementara BUD tidak selalu tercantum. Menggunakan obat yang sudah melewati BUD atau ED-nya berarti menggunakan obat yang stabilitasnya tidak lagi terjamin. Dari pengamatan dasar yang dilakukan saat penyerahan obat kepada pasien, didapati respon atau jawaban dari pasien saat ditanyakan pernah atau tidak mendapatkan obat yang sama yaitu pasien sering menyimpan obat dari dokter yang tersisa jika belum habis digunakan. Obat disimpan karena merasa sudah sembuh sehingga obat dihentikan dan juga digunakan untuk persediaan. |
| Tujuan Inovasi | PERMASALAHAN Kasus yang terjadi saat penyerahan obat kepada pasien yaitu pasien anak- anak yang dibawa oleh ibunya, pasien diberikan obat demam dan batuk dalam bentuk sediaan sirup dan racikan dalam bentuk puyer, ibu pasien mengatakan bahwa sebelumnya dirumah memberikan obat demam sirup dan obat tersebut merupakan persediaan yang ada dirumah, tetapi ketika ditanya obat sudah berapa lama, ibu pasien tidak ingat dan mengatakan obat sudah dalam kondisi dibuka tutup kemasannya dan tanggal kedaluwarsanya masih jauh. Keberhasilan suatu pengobatan dapat dicapai melalui pemberian obat yang tepat, dosis yang tepat, dan kualitas obat yang baik. Kualitas obat diharapkan dapat terjamin tidak hanya pada saat penyerahan obat kepada pasien, namun hingga disimpan di rumah serta digunakan oleh pasien. Agar pengobatan mandiri di rumah dapat berjalan dengan tepat, maka dilakukan pelayanan informasi obat mengenai cara penyimpanan dan batas waktu penggunaan obat. Penggunaan obat di rumah tentu memiliki batas waktu tertentu dan sering terjadi salah kaprah terkait tanggal kedaluwarsa obat setelah kemasan dibuka. Seringkali setelah kemasan obat dibuka waktu kedaluwarsa obat dianggap tetap sama dengan yang tertera pada kemasan, padahal sebenarnya tidak sama. |
| Manfaat Inovasi | Upaya Yang dilakukan Sebelum Inovasi Pelayanan Informasi Obat salah satunya dengan pemberian informasi Beyond Use Date (BUD) Obat baik kepada pasien, keluarga pasien, maupun tenaga kesehatan lainnya. Mengingat BUD tidak selalu tercantum pada kemasan produk obat, penting bagi tenaga kesehatan, khususnya apoteker, untuk mengetahui tentang ketentuan BUD dan dapat memberikan informasi kepada pasien agar pasien dapat menggunakan obat dengan tepat dan aman dengan pemberian etiket dan sosialisasi kepada pasien. Upaya Yang Dilakukan Setelah Inovasi BERI BUDE SALAD (Pemberian Informasi Beyond Use Date (BUD) Obat melalui etiket, sosialisasi, dan leaflet) dibuat sebagai suatu inovasi untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan khususnya pelayanan kefarmasian di UPTD Puskesmas Paringin Selatan. BERI BUDE SALAD dibuat pada Tahun 2022 sebagai upaya mengoptimalkan pelayanan informasi obat, dengan memberikan etiket obat yg berisikan tanggal BUD, melakukan sosialisasi kepada pasien, keluarga pasien, serta tenaga kesehatan lainnya di UPTD Puskesmas Paringin Selatan, serta memberikan informasi melalui leafet. Diharapkan dengan dilakukannya kegiatan ini, maka pasien dan tenaga kesehatan lainnya mendapatkan informasi dan pengetahuan tentang batas waktu penggunaan/ Beyond Use Date (BUD) Obat. TAHAPAN INOVASI Tahapan dari Inovasi BERI BUDE SALAD adalah: 1. Persiapan Tahapan pertama dari BERI BUDE SALAD adalah Melakukan konsultasi dengan Kepala Puskesmas mengenai rancangan inovasi 2. Pelaksanaan Pelaksanaan inovasi BERI BUDE SALAD bertujuan memberikan informasi Beyond Used Date (BUD) obat dengan melakukan kegiatan seperti: a. Membuat leaflet tentang Beyond Use Date (BUD) obat b. Membuat etiket Beyond use Date (BUD) obat c. Melakukan pelayanan resep dan penyerahan obat serta pemberian informasi Beyond Use Date (BUD) Obat kepada Pasien d. Melaksanakan sosialisasi tentang Beyond Use Date (BUD) obat kepada pasien dan keluarga pasien di ruang tunggu pasien dengan media leaflet e. Melakukan sosialisasi tentang Beyond Use Date (BUD) obat kepada tenaga kesehatan lain nya di UPTD Puskesmas Paringin Selatan
|
| Hasil Inovasi | KEUNGGULAN/KEBAHARUAN Keunggulan atau kebaharuan dari Inovasi BERI BUDE SALAD yaitu pasien, keluarga pasien dan tenaga kesehatan lainnya mendapatkan informasi dan pengetahuan mengenai batas waktu penggunaan produk obat melalui etiket obat dan leaflet sebagai media informasi, serta sosialisasi secara langsung baik kepada pasien/ keluarga pasien dan tenaga kesehatan lainnya. Dan mengetahui perbedaan antara BUD dan Expiration Date (ED). ED dicantumkan oleh pabrik farmasi pada kemasan produk obat, sementara BUD tidak selalu tercantum. TUJUAN INOVASI Terwujudnya pelayanan kesehatan yang maksimal dan bermutu salah satunya dengan pemberian informasi Beyond Used Date (BUD) obat kepada pasien dan tenaga kesehatan lainnya khususnya di UPTD Puskesmas Paringin Selatan.
MANFAAT INOVASI 1. Terciptanya Pemberian Informasi Beyond Used Date (BUD) obat secara optimal 2. Meningkatkan mutu pelayanan kesehatan khususnya dibidang kefarmasian di UPTD Puskesmas Paringin Selatan |