Laporan Indeks Inovasi Daerah
| Rincian | Keterangan |
|---|---|
| Nama SKPD / Kelompok | UPT Puskesmas Uren |
| Nama Inovasi | KADUT GITA (Kartu Data Umum Terpantau Gizi Balita) |
| Tahapan Inovasi |
|
| Inisiator Inovasi Daerah | Annisa Rahmatika, A.Md.Gz |
| Bentuk Inovasi |
|
| Jenis Inovasi | Belum ditentukan |
| Inovasi Dimulai | 09 May 2022 |
| Rancang Bangun dan Pokok Perubahan Yang Dilakukan | Pos Pelayanan Terpadu atau biasa disebut Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan oleh, dari, untuk dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan, guna memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi (Kemenkes, 2011). Upaya pengembangan kualitas sumber daya manusia dengan mengoptimalkanpotensi tumbuh kembang anak dapat dilaksanakan secara merata apabila system pelayanan kesehatan yang berbasis masyarakat seperti posyandu dapat dilakukan secara efektif dan efisien dan dapat menjangkau semua sasaran yang membutuhkan layanan tumbuh kembang anak, ibu hamil, ibu menyusui dan ibu nifas (Depkes RI, 2006). Pemantauan pertumbuhan ditingkat masyarakat yang sering dilakukan di Posyandu adalah pengukuran berat badan per umur (BB/U) saja, padahal indikator panjang badan menurut umur (PB/U), berat badan menurut panjang badan (BB/PB), intake makanan dan penyakit penyerta juga penting untuk dipantau. Namun, karena adanya keterbatasan berbagai faktor pendukung, maka kegiatan tersebut belum optimal. Pemantauan pertumbuhan ditujukan untuk deteksi dini gangguan pertumbuhan untuk mencegah munculnya tanda-tanda kekurangan gizi pada anak, selain itu untuk mengidentifikasi perlambatan pertumbuhan atau kegagalan pertumbuhan pada tingkat individu, yang membantu memperbaiki masalah dengan tepat. |
| Tujuan Inovasi | Permasalahan dalam kegiatan pemantauan gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Uren yang kurang optimal dikarenakan tidak adanya lembar tertulis sebagai alat untuk memantau pertumbuhan balita yang mana dapat mengakibatkan tidak optimalnya intervensi gizi yang diberikan, ibu balita kurang mengetahui pertumbuhan anak. Selain itu karena ibu balita sering lupa membawa buku KMS ke posyandu sehingga pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita dibuku KMS tidak terpantau dengan baik. Kurangnya pengetahuan ibu terhadap pertumbuhan balita sehingga perlu dijelaskan dengan kartu pemantauan gizi balita dimana disana terdapat keterangan status gizi balita yang sangat mudah dipahami oleh ibu balita. |
| Manfaat Inovasi | Posyandu memberikan layanan kesehatan kepada bayi dan balita dengan melakukan penimbangan rutin setiap bulan agar bisa dipantau pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita. Pemantauan tersebut berupa pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar kepala serta lingkar lengan atas (Lila) anak diukur untuk mendeteksi sejak dini jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kekurangan gizi pada bayi dan balita. Selain itu juga dapat mengukur deteksi dini stunting pada anak. KADUT GITA (Kartu Data Umum Terpantau Gizi Balita) dibuat sebagai inovasi untuk pemantauan pertumbuhan balita yang dimana kartu tersebut mencangkup pemantauan berat badan, tinggi badan, lingkar kepala serta lingkar lengan atas (Lila) anak setiap bulannya sehingga dapat terlihat apakah ada kenaikan atau penurunan berat badan serta tinggi badan serta status gizi anak apakah baik atau mengalami kekurangan status gizi. Dengan KADUT GITA ini juga dapat memantau keadaan anak apakah anak mengalami Stunting atau tidak. |
| Hasil Inovasi | Dengan adanya KADUT GITA (Kartu Data Umum Terpantau Gizi Balita) ini ibu balita dapat dengan jelas mengetahui pertumbuhan setiap bulannya terjadi kenaikan atau penurunan serta status gizi pada anak baik atau kekurangan gizi serta dapat mengetahui apakan anak termasuk Stunting atau tidak. Kartu Data Umum Terpantau Gizi Balita ini sangat membantu jika ibu balita tidak membawa buku KMS ke posyandu karena pada kartu sudah dapat mengetahui status gizi pada balita dengan mudah. |