Laporan Indeks Inovasi Daerah
Preview

Rincian Keterangan
Nama SKPD / Kelompok UPT Puskesmas Uren
Nama Inovasi KADAL SENSI (Kartu Kendali Pasien Hipertensi)
Tahapan Inovasi
Inisiator Inovasi Daerah dr. Tika Nurulita
Bentuk Inovasi
Jenis Inovasi Belum ditentukan
Inovasi Dimulai 09 May 2022
Rancang Bangun dan Pokok Perubahan Yang Dilakukan

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan penyakit kronis dan tidak menular yang menjadi masalah kesehatan masyarakat global karena prevalensi yang tinggi dan risiko bersamaan untuk penyakit kardiovaskular dan ginjal. Penyakit hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi salah satu item penilaian pencapaian Standard Development Goal’s (SDG’s) 2030. Hipertensi juga termasuk dalam 10 (sepuluh) penyakit yang menjadi prioritas program layanan Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan terkait pengelolaan penyakit kronis. Hal ini menunjukkan bahwa hipertensi merupakan suatu penyakit yang menjadi perhatian banyak pihak.

Tujuan Inovasi

UPTD Puskesmas Uren merupakan kategori Puskesmas Terpencil, wilayah kerja UPTD Puskesmas Uren meliputi 7 desa, termasuk di antaranya adalah 6 dusun terpencil (yaitu Dusun Libaru Sungkai, Dusun Andamai, Dusun Kurihai, Dusun Sawang, Dusun Ambata dan Dusun Tanjungan Jalamu) yang topografinya bergunung-gunung, dan tidak dapat diakses dengan sarana transportasi. Kendaraan roda dua hanya mampu mendekat hingga jarak 1 – 4 jam jalan kaki. Kondisi ini berpengaruh negatif terhadap tingkat/angka capaian program di Puskesmas khususnya program Penyakit Tidak Menular yaitu Hipertensi.

Puskesmas Uren memiliki jumlah kasus hipertensi pada tahun 2019 sebanyak 264 kasus, meningkat dari tahun sebelumnya sebanyak 186 kasus, dimana kasus tersebut menempati peringkat keempat dari 10 kasus penyakit di Puskesmas Uren.

Dalam melaksanakan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular yaitu Hipertensi di Puskesmas Uren terdapat beberapa kendala yang didapatkan salah satunya tentang kepatuhan pasien untuk kontrol ke Puskesmas dan minum obat hipertensi. Penderita hipertensi umumnya berobat ketika sudah mengalami gejala yang dapat mengganggu aktifitas sehari-hari serta kebiasaan berobat secara tidak teratur sesuai dengan anjuran dokter dikarenakan pasien lupa mengingat waktu kontrol pengobatan, sibuk dengan aktivitas atau pekerjaanya atau pun tidak ada support dari keluarga/orang terdekat. Biasanya penderita hipertensi berhenti minum obat hipertensi ketika gejala yang dirasakannya berkurang tanpa ada instruksi untuk menghentikan terapi.

Pelayanan medis yang diberikan untuk pencegahan dan pengendalian penyakit hipertensi yaitu dengan cara pemberian Kartu Kendali pasien Hipertensi untuk meningkatkan kepatuhan pasien kontrol ke Puskesmas dan minum obat anti hipertensi.

Manfaat Inovasi

Stimulan pertama atau advokasi pada acara rapat lokmin puskesmas kepada seluruh karyawan puskesmas serta lintas sektor kepada Kepala desa, aparat Desa dan kader posyandu untuk pasien hipertensi.  Diharapkan setiap bulan dimana pasien hipertensi secara aktif berobat ke puskesmas atau posyandu PTM dengan membawa Kartu Kendali pasien Hipertensi.

Hasil Inovasi

a.         Para pasien Hipertensi yang terdeteksi secara cepat dan mendapatkan pengobatan dengan maksimal sehingga mampu mengendalikan atau mengontrol tekanan darah.

b.        Meningkatnya capaian program PTM di Puskesmas

c.         Meningkatnya cakupan pelayanan Hipertensi

d.        Meningkatnya pengawasan pengendalian dan komorbid Hipertensi

e.         Meningkatnya penyebarluasan informsi tetang Hipertensi di masyarakat

f.         Meningkatnya koordinasi antar program di puskesmas dalam upaya pengendalian Hipertensi

g.        Meningkatnya koordinasi masyarakat, aparat dan kader dengan tenaga kesehatan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit Hipertensi

h.        Meningkatnya derajat kesehatan di wilayah kerja Puskesmas

No. Indikator Keterangan Parameter Bukti Dukung
1 Regulasi Inovasi Daerah Regulasi yang menetapkan nama-nama inovasi daerah yang menjadi landasan operasional penerapan Inovasi Daerah SK Kepala Daerah atau Keputusan yang Ditandatangani oleh Kepala Perangkat Daerah a.n Kepala Daerah

Bukti Pendukung

No Surat  :  Nomor 96 tahun 2022
Tanggal Surat    :  10/11/2022
Tentang   :  Penerapan Inovasi Daerah
Dokumen  :  lampiran sk 1.pdf

No Surat  :  445/305.1/DINKES-PPK
Tanggal Surat    :  30/11/2022
Tentang   :  SK KADAL SENSI
Dokumen  :  1. REGULASI KADAL UREN.pdf

2 Ketersediaan SDM terhadap inovasi daerah Jumlah SDM yang mengelola inovasi (Tahun Terakhir) Lebih dari 30

Bukti Pendukung

No Surat  :  445/305.1/DINKES-PPK
Tanggal Surat    :  30/11/2022
Tentang   :  SDM KADAL SENSI
Dokumen  :  2. SDM KADAL UREN.pdf

3 Dukungan Anggaran Anggaran inovasi daerah dalam APBD dengan tahapan inisiasi (penyampaian ide, rapat, proposal, penulisan kajian), uji coba (pilot project), perekayasaan, laboraturium lapangan, dan sejenisnya), dan penerapan (penyediaan sarana prasarana, sumber daya manusia dan layanan, bimtek, urusan jenis layanan) Anggaran dialokasikan pada kegiatan penerapan inovasi di T-1 atau T-2

Bukti Pendukung

No Surat  :  RKA 3023
Tanggal Surat    :  3/1/2023
Tentang   :  RKA 2023
Dokumen  :  RKA 2023 JKN PUSKESMAS UREN.pdf

4 Keterlibatan aktor inovasi Keikutsertaan unsur stakeholder dalam pelaksanaan inovasi daerah (T-1 dan T-2)

Bukti Pendukung

No Surat  :  445/282/2023
Tanggal Surat    :  9/1/2023
Tentang   :  SK DInkes
Dokumen  :  0df0ede4a2943276e4aa8d2f01b1ecb2.pdf

5 Kemudahan proses inovasi yang dihasilkan Waktu yang diperlukan untuk memperoleh proses penggunaan hasil inovasi Hasil inovasi diperoleh dalam waktu 1 hari

Bukti Pendukung

Tentang   :  SOP
Dokumen  :  a.3.1 SOP alur pelayanan_2020.docx

6 Kecepatan Inovasi Satuan waktu yang digunakan untuk menciptakan inovasi daerah yang kompleks Inovasi dapat diciptakan dalam waktu 9 bulan keatas

Bukti Pendukung

Tentang   :  PROPOSAL
Dokumen  :  Rancang Bangun Inovasi KADAL SENSI.docx

7 Kualitas Inovasi Daerah Kualitas inovasi daerah dapat dibuktikan dengan video penerapan inovasi daerah (2 Tahun Terakhir) Memenuhi 3 atau 4 unsur substansi

Bukti Pendukung

Tentang   :  Cover Kadal Sensi
Dokumen  :  Cover Kadal Sensi.png