Laporan Indeks Inovasi Daerah
Preview

Rincian Keterangan
Nama SKPD / Kelompok UPT Puskesmas Lampihong
Nama Inovasi Optimalisasi pencegahan hipertensi melalui penyuluhan di posyandu lansia UPT. Puskesmas Lampihong
Tahapan Inovasi
Inisiator Inovasi Daerah Karleni Trianti, S.K.M
Bentuk Inovasi
Jenis Inovasi Belum ditentukan
Inovasi Dimulai 01 July 2022
Rancang Bangun dan Pokok Perubahan Yang Dilakukan

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2015 Tentang Penanggulangan Penyakit Tidak Menular menimbang bahwa penyakit tidak menular menjadi masalah kesehatan masyarakat yang menimbulkan kesakitan, kecacatan dan kematian yang tinggi, serta menimbulkan beban pembiayaan kesehatan sehingga perlu dilakukan penyelenggaraan penanggulangan melalui pencegahan, pengendalian dan penanganan yang komprehensif, efisien, efektif, dan berkelanjutan. Penanggulangan PTM adalah upaya kesehatan yang mengutamakan aspek promotif dan preventif tanpa mengabaikan aspek kuratif dan rehabilitatif serta paliatif yang ditujukan untuk menurunkan angka kesakitan, kecacatan, dan kematian yang dilaksanakan secara komprehensif, efektif, efisien, dan berkelanjutan.

Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas 2018) prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 34,1%. Ini mengalami peningkatan dibandingkan prevalensi hipertensi pada Riskesdas Tahun 2013 sebesar 25,8%. Diperkirakan hanya 1/3 kasus hipertensi di Indonesia yang terdiagnosis, sisanya tidak terdiagnosis. Hipertensi dapat dicegah dengan mengendalikan perilaku berisiko seperti merokok, diet yang tidak sehat (kurang konsumsi sayur dan buah, konsumsi garam berlebih), obesitas, kurang aktivitas fisik, konsumsi alkohol, dan stres. Keberhasilan mengontrol tekanan darah mencapai target terbukti menurunkan kejadian stroke sebesar 30-40% dan kejadian penyakit jantung koroner sebesar 20%.

Jika seseorang mengalami hipertensi, maka upaya yang harus dilakukan adalah mengontrol tekanan darah. Masyarakat diimbau melakukan cek tekanan darah di fasilitas kesehatan terdekat. Kalau pasien yang sudah hipertensi diharapkan segera mengunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan dan upaya-upaya yang harus dilakukan untuk mengontrol hipertensi. Hipertensi adalah penyakit kronik yang tidak bisa disembuhkan. Jadi kalau seseorang tekanan darahnya sudah mencapai target bukan berarti dia sembuh, tapi terkontrol. Kalau sudah terkontrol maka diharapkan penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal, risikonya akan menurun. Hipertensi juga menjadi salah satu focus Standar Pelayanan Minimal (SPM) yaitu salah satu penyakit tidak menular yang harus diturunkan angka kesakitannya

Tujuan Inovasi

Di era globalisasi masyarakat semakin kritis terhadap segala aspek, termasuk terhadap mutu pelayanan kesehatan yang berkualitas. Strategi utama dalam pencapaian  kesehatan  bagi semua  (health  for all) melalui  pelayanan  kesehatan dasar (primary health care). Salah satu komponen di dalam pelayanan kesehatan dasar adalah pendidikan kesehatan yang di Indonesia disebut dengan penyuluhan kesehatan. Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mendapat pelayanan kesehatan terbaik perlu dilakukan perubahan khususnya dalam bidang kesehatan. Salah satu cara yang dapat diterapkan yaitu melalui promosi kesehatan yang diharapkan dapat merubah pola perilaku yang tidak sehat menjadi sehat sehingga mencegah dari berbagai masalah kesehatan.

Di era globalisasi ini, kesadaran akan pentingnya kesehatan dalam masyarakat semakin meningkat. Masyarakat menuntut pelayanan kesehatan yang berkualitas dan menjadikan hal tersebut sebagai satu kebutuhan dasar yang harus terpenuhi. Tantangan terbesar dibidang kesehatan sekarang adalah meningkatnya penyakit tidak menular (PTM) yang salah satunya adalah hipertensi. Menurut WHO (2017) Prevalensi kejadian hipertensi di seluruh dunia sekitar 972 juta orangatau 26,4% masyarakat dunia mengidap hipertensi angka ini kemungkinan akan meningkat menjadi 29,2% di tahun 2030 972 juta pengidap hipertensi, 333 juta berada di negara maju dan 639 sisanya berada di negara berkembang, sehingga hipertensi masih menjadi permasalahan kesehatan didunia yang membutuhkan perhatian.

Berdasarkan data 20 penyakit terbanyak di UPT Puskesmas Lampihong tahun 2021 terdapat 672 kasus penyakit hipertensi dimana hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menduduki peringkat pertama diantara penyakit yang ada. Kasus hipertensi yang terjadi lebih banyak diderita oleh orang dewasa dan lanjut usia, dalam kasus ini perlu adanya dukungan berupa penyuluhan dengan materi dan media promosi kesehatan agar masyarakat lebih mengetahui tentang hipertensi dan dapat menjaga serta meningkatkan kesehatan mereka.

Manfaat Inovasi

Upaya yang Dakukan Sebelum Inovasi

Kegiatan posyandu lansia biasanya dilakukan dengan melakukan pemeriksaan berat badan, tinggi badan, tekanan darah, gula darah, kolestrol dan asam urat. Untuk penyuluhan masyarakat tidak rutin setiap bulan mendapatkannya, jika ada penyuluhan biasanya hanya dilakukan berkelompok.

Upaya yang Dilakukan Setelah Inovasi

Kegiatan Posyandu lansia setiap bulannya tidak hanya melakukan pemeriksaan berat badan, tinggi badan, tekanan darah, gula darah, kolestrol dan asam urat tetai juga rutin melaksanakan penyuluhan kepada masyarakat, selain itu untuk penderita yang terdiagnosa hipertensi setelah melakukan pemeriksaan tekanan darah akan dilakukan konseling mengenai hipertensi. Petugas penyuluh kesehatan akan menyampaikan penyuluhan terlebih dahulu kepada masyarakat dengan bantuan layar LCD agar semua peserta yang hadir dapat melihat kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan, jika ada peserta yang mengalami hipertensi maka akan dilakukan konseling yang dilaksanakan secara individu baik untuk peningkatan kualitas pengetahuan, mencari faktor risiko, cara pencegahan dan pengendalian hipertensi yang dibantu dengan media leaflet agar penderita hipertensi dapat menganalisis factor risiko yang menyebabkan dirinya hipertensi sehingga dapat mengontrol dan mencegah dikemudian hari.

Hasil Inovasi

1.    Kegiatan penyuluhan di posyandu lansia yang terlaksana secara optimal

2.    Terjalin kerjasama yang baik antar lintas program

3.    Meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mencegah dan mengendalikan kejadian hipertensi secara mandiri

4.    Masyarakat terbantu dalam menganalisis faktor risiko kejadian hipertensi

No. Indikator Keterangan Parameter Bukti Dukung
1 Regulasi Inovasi Daerah Regulasi yang menetapkan nama-nama inovasi daerah yang menjadi landasan operasional penerapan Inovasi Daerah Peraturan Daerah

Bukti Pendukung

No Surat  :  PERBUP Nomor 96 Tahu
Tanggal Surat    :  10/11/2022
Tentang   :  Penerapan INOVASI DAERAH
Dokumen  :  Perbup TENTANG penerapan INOVASI DAERAH KT.pdf

2 Ketersediaan SDM terhadap inovasi daerah Jumlah SDM yang mengelola inovasi (Tahun Terakhir) Lebih dari 30

Bukti Pendukung

No Surat  :  445/233/Dinkes, PPKB
Tanggal Surat    :  11/5/2022
Tentang   :  TIM PENGELOLA DAN PELAKSANA INOVASI
Dokumen  :  SK SDM KARLENI (1)_11zon.pdf

3 Dukungan Anggaran Anggaran inovasi daerah dalam APBD dengan tahapan inisiasi (penyampaian ide, rapat, proposal, penulisan kajian), uji coba (pilot project), perekayasaan, laboraturium lapangan, dan sejenisnya), dan penerapan (penyediaan sarana prasarana, sumber daya manusia dan layanan, bimtek, urusan jenis layanan) Anggaran dialokasikan pada kegiatan penerapan inovasi di T-0, T-1 dan T-2

Bukti Pendukung

No Surat  :  1
Tanggal Surat    :  27/12/2021
Tentang   :  RAB 2021
Dokumen  :  RAB 2021 FIX.pdf

No Surat  :  3
Tanggal Surat    :  26/12/2022
Tentang   :  RAB 2023
Dokumen  :  RAB 2023 Hipertensi Lansia.pdf

No Surat  :  2
Tanggal Surat    :  26/12/2022
Tentang   :  RAB 2022
Dokumen  :  RAB 2022_compressed.pdf

4 Alat Kerja Alat kerja yang digunakan dalam pelaksanaan inovasi yang mudah diakses oleh pengguna misalnya pemanfaatan platform digital untuk media sosialisasi, pemberian layanan inovasi, dan peroleh data/informasi dan lain-lain Pelaksanaan kerja sudah didukung sistem

Bukti Pendukung

Tentang   :  Penggunaan IT
Dokumen  :  Penggunaan IT.pdf

5 Bimtek Inovasi Peningkatan kapasitas dan kompetensi pelaksana inovasi daearah Dalam 2 tahun terakhir pernah lebih dari 2 kali bimtek (Bimtek, Training dan TOT)

Bukti Pendukung

No Surat  :  073/554/ Bappedalitb
Tanggal Surat    :  6/3/2023
Tentang   :  Pendampingan Penyusunan Profil dan Data Dukung Inovasi
Dokumen  :  Rapat rabu 8 maret_11zon.pdf

No Surat  :  073/067/ Bappedalitb
Tanggal Surat    :  9/1/2023
Tentang   :  Sosialisasi dan Penjaringan Inovasi Daerah
Dokumen  :  Sosialisasi dan Penjaringan Inovasi Daerah(2)_11zon.pdf

No Surat  :  073/953-LID/Bappedal
Tanggal Surat    :  19/05/2023
Tentang   :  Pendampingan Pembuatan Berita Inovasi Daerah
Dokumen  :  Undangan Pendampingan pembuatan berita inovasi.pdf

6 Program Dan Kegiatan inovasi Perangkat Daerah dalam RKPD Inovasi Perangkat Daerah telah dituangkan dalam program pembangunan daerah Pemerintah daerah sudah menuangkan program inovasi daerah dalam RKPD T-1, T-2 dan T-0

Bukti Pendukung

No Surat  :  073/554/ Bappedalitb
Tanggal Surat    :  6/3/2023
Tentang   :  Pendampingan Penyusunan Profil dan Data Dukung Inovasi
Dokumen  :  Rapat rabu 8 maret_11zon.pdf

No Surat  :  PERBUP Nomor 32 Tahu
Tanggal Surat    :  19/07/2021
Tentang   :  Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Balangan Tahun 2021
Dokumen  :  Lampiran RKPD Perubahan Tahun 2021 Penyuluhan Hipertensi Pada Lansia.pdf

No Surat  :  PERBUP Nomor 67 Tahu
Tanggal Surat    :  20/07/2022
Tentang   :  Perubahan Atas Peraturan Bupati Nomor 34 Tahun 2021 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Balangan
Dokumen  :  RKPD 2022.pdf

No Surat  :  PERBUP NOMOR 65 TAHU
Tanggal Surat    :  6/7/2022
Tentang   :  RENCANA KERJA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BALANGAN TAHUN 2023
Dokumen  :  RKPD 2023.pdf

7 Keterlibatan aktor inovasi Keikutsertaan unsur stakeholder dalam pelaksanaan inovasi daerah (T-1 dan T-2) Inovasi melibatkan lebih dari 5 aktor

Bukti Pendukung

No Surat  :  445/233/Dinkes,PPKB-
Tanggal Surat    :  11/5/2022
Tentang   :  TIM AKTOR INOVASI
Dokumen  :  SK SDM KARLENI (1)_11zon.pdf

8 Pelaksana inovasi daerah Penetapan tim pelaksana inovasi daerah Ada pelaksana dan ditetapkan dengan surat penugasan atau surat perintah kepala SKPD atau yang setara

Bukti Pendukung

No Surat  :  445/233/Dinkes,PPKB-
Tanggal Surat    :  11/5/2022
Tentang   :  TIM PELAKSANA INOVASI
Dokumen  :  SK SDM KARLENI (1)_11zon.pdf

9 Jejaring Inovasi Jumlah Perangkat Daerah yang terlibat dalam penerapan inovasi (dalam 2 tahun terakhir) Inovasi melibatkan 5 Perangkat Daerah atau Lebih

Bukti Pendukung

No Surat  :  445/233/Dinkes,PPKB-
Tanggal Surat    :  11/5/2022
Tentang   :  TIM JEJARING INOVASI
Dokumen  :  SK SDM KARLENI (1)_11zon.pdf

10 Sosialisasi Inovasi Daerah Penyebarluasan informasi kebijakan inovasi daerah (2 Tahun Terakhir) Konten melalui Media Sosial

Bukti Pendukung

Tentang   :  Konten Media Sosial
Dokumen  :  WhatsApp Image 2023-06-07 at 1.43.24 PM.jpeg

11 Pedoman Teknis Ketentuan dasar penggunaan inovasi daerah berupa buku petunjuk/manual book Telah terdapat Pedoman teknis berupa buku yang dapat diakses secara online atau berupa video tutoria

Bukti Pendukung

Tentang   :  PETUNJUK TEKNIS
Dokumen  :  PETUNJUK TEKNIS LENI.pdf

Tentang   :  https://upload.balangankab.go.id/pages/pedoman-teknis
Dokumen  :  PETUNJUK TEKNIS LENI.pdf

12 Kemudahan informasi Layanan Kemudahan mendapatkan Informasi layanan melalui metode sebagai berikut: 1. Manual, seperti : tatap muka/jemput bola/noken/unit pelayanan administrasi 2. Hotline, seperti : layanan email/telp 3. Media Sosial, seperti : instagram/facebook/whatsapp. dsb 4. Layanan Online, melalui website/web-aplikasi/aplikasi mobile (android atau ios) Informasi Layanan Diperoleh Melalui 2 dari 4 Metode

Bukti Pendukung

Tentang   :  Kemudahan Informasi
Dokumen  :  SOP HIPERTENSI.pdf

Tentang   :  Kemudahan Informasi Layanan Media Sosial dan E-Mail
Dokumen  :  WhatsApp Image 2023-06-07 at 1.55.45 PM.jpeg

13 Kemudahan proses inovasi yang dihasilkan Waktu yang diperlukan untuk memperoleh proses penggunaan hasil inovasi Hasil inovasi diperoleh dalam waktu 1 hari

Bukti Pendukung

Tentang   :  SOP
Dokumen  :  SOP INOVASI LENI_11zon.pdf

14 Penyelesaian layanan pengaduan Rasio penyelesaian pengaduan dalam tahun terakhir >= 91%

Bukti Pendukung

Tentang   :  Laporan Pengaduan
Dokumen  :  LAPORAN PENGADUAN.pdf

15 Layanan Terintegrasi Inovasi dibangun secara terpadu dengan mengedepankan prinsip integrasi dan interoperabilitas layanan. Prinsip integrasi bermaksud menggabungkan beberapa layanan terpisah kedalam satu platform atau dalam satu siklus berkelanjutan, sedangkan interoperabilitas bermakna menghubungkan data antar layanan Ada dukungan melalui web aplikasi dan mobile yang terintegrasi dengan organisasi lain (Digital)

Bukti Pendukung

Tentang   :  Penggunaan APP ANDROID
Dokumen  :  Penggunaan IT.pdf

16 Replikasi Inovasi Daerah telah direplikasi oleh daerah lain (T-2 sampai dengan T-1) Pernah 2 Kali direplikasi mandiri antar SKPD dengan daerah lain

Bukti Pendukung

No Surat  :  070/390- Litbang/ Ba
Tanggal Surat    :  26/12/2022
Tentang   :  Surat Keterangan Replikasi Inovasi Daerah Balangan- Banjarmasin
Dokumen  :  Replikasi Balangan-Banjarmasin_11zon.pdf

No Surat  :  050/026/ LB- Bappeda
Tanggal Surat    :  26/12/2022
Tentang   :  Surat Kesepakatan Replikasi Inovasi Daerah Balangan - Batola
Dokumen  :  Replikasi Batola _ Balangan_Baru_11zon.pdf

No Surat  :  000.9/251/Bappeda/20
Tanggal Surat    :  28/02/2023
Tentang   :  Surat Kesepakatan Replikasi Inovasi Daerah Balangan - TALA
Dokumen  :  Replikasi TALA - BALANGAN 2023.pdf

17 Kecepatan Inovasi Satuan waktu yang digunakan untuk menciptakan inovasi daerah yang kompleks Inovasi dapat diciptakan dalam waktu 1-4 bulan

Bukti Pendukung

Tentang   :  Rancang Bangun Inovasi Optimalisasi Pencegahan Kejadian Hipertensi Melalui Penyuluhan di Posyandu Lansia
Dokumen  :  PROFIL IVOVASI KARLENI T.pdf

18 Kemanfaatan Inovasi Kemanfaatan inovasi yang diukur berdasarkan satuan ukur yang sesuai target inovasi yang dipilih : satuan orang (pegawai, peserta didik, pasien, dsb), satuan unit (OPD/UPTD/Desa/RT/RW/Kampung/KK/Organisasi, dsb), satuan biaya (Rupiah), satuan pendapatan (rupiah), satuan hasil produk/satuan penjualan Jumlah Pengguna 501 Orang Keatas / Unit Diatas 50% / Efisiensi Belanja 20,01% - 30%

Bukti Pendukung

Tentang   :  DAFTAR NAMA LANSIA DI POSYANDU LANSIA
Dokumen  :  DATAR NAMA LANSIA.pdf

19 Monitoring dan Evaluasi Inovasi Daerah Kepuasan pelaksanaan penggunaan inovasi daerah (2 Tahun Terakhir) Hasil laporan monev internal PD

Bukti Pendukung

Tentang   :  MONEV
Dokumen  :  LAPORAN HASIL KEGIATAN INOVASI DAERAH_11zon.pdf

20 Kualitas Inovasi Daerah Kualitas inovasi daerah dapat dibuktikan dengan video penerapan inovasi daerah (2 Tahun Terakhir) Memenuhi 5 unsur substansi

Bukti Pendukung

Tentang   :  Thumbnail Video Inovasi
Dokumen  :  THUMBNAIL.PNG

Tentang   :  Thumbnail video inovasi
Dokumen  :  Screenshot_2023-06-07-14-06-14-36_99c04817c0de5652397fc8b56c3b3817.jpg