Laporan Indeks Inovasi Daerah
| Rincian | Keterangan |
|---|---|
| Nama SKPD / Kelompok | UPT Puskesmas Tebing Tinggi |
| Nama Inovasi | NASI SAMIN (LAYANAN KONSELING KLINIK SANITASI DENGAN METODE SEHAT LINGKUNGAN) |
| Tahapan Inovasi |
|
| Inisiator Inovasi Daerah | Noormalita Herlyani, A.Md.Kes |
| Bentuk Inovasi |
|
| Jenis Inovasi | Belum ditentukan |
| Inovasi Dimulai | 05 June 2023 |
| Rancang Bangun dan Pokok Perubahan Yang Dilakukan | Pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 13 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Lingkungan Di Puskesmas di sebutkan bahwa setiap Puskesmas wajib menyelenggarakan pelayanan kesehatan lingkungan, salah satunya adalah konseling terhadap pasien yang menderita penyakit dan/atau gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh faktor risiko lingkungan dilaksanakan secara terintegrasi dengan pelayanan pengobatan dan/atau perawatan. Salah satu cara untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yaitu dengan pengadaan klinik sanitasi di puskesmas. Klinik sanitasi merupakan suatu upaya atau kegiatan yang mengintegrasikan pelayanan kesehatan promotif, preventif, dan kuratif yang di fokuskan pada penduduk yang berisiko tinggi untuk mengatasi masalah penyakit berbasis lingkungan (PBL) dan masalah kesehatan lingkungan permukiman yang dilaksanakan oleh petugas sanitarian Puskesmas. Klinik sanitasi di Puskesmas menurut M.Ichsan Sudjarno (2009) merupakan wahana untuk mengatasi kesehatan lingkungan. Kegiatan utama di klinik sanitasi adalah sesuai Permenkes No. 13/2015 yaitu konseling, inpeksi kesehatan lingkungan hingga intervensi kesehatan. Model kegiatan Klinik sanitasi merupakan model inovatif program promosi kesehatan untuk menanggulangi penyakit berbasis lingkungan (PBL). |
| Tujuan Inovasi | Pembangunan kesehatan sebagai bagian dari pada pembangunan nasional yang dilaksanakan secara bertahap dan berkesinambungan serta di tujukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat secara menyeluruh. Salah satu bagian pembangunan kesehatan adalah pemberantasan penyakit menular. Belum optimalnya layanan klinik sanitasi ini dikarenakan sistem pelayanan belum terintegrasi dengan baik, tidak adanya rujukan dari poli pelayanan umum ke klinik sanitasi, dan belum adanya koordinasi antara petugas di poli pelayanan umum dan petugas lintas program dengan petugas sanitarian. Untuk mendukung agar pelayanan sanitasi optimal maka Puskesmas Tebing Tinggi membuat inovasi Konseling Sanitasi dengan Metode Seling (Sehat Lingkungan). Inovasi ini dibuat untuk mengatasi permasalahan penyakit yang berbasis Lingkungan. Dengan adanya konseling Kilinik Sanitasi nini masyarakat akan tahu dan sadar betapa pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan Lingkungan. |
| Manfaat Inovasi | METODE PEMBAHARUAN Upaya Yang dilakukan Sebelum Inovasi Belum optimalnya pelayanan klinik sanitasi di puskesmas karna masyarakat yang datang ke puskesmas untuk berobat dengan permasalahan penyakit yang berbasis lingkungan masih tidak dirujuk ke klinik sanitasi .
Upaya Yang Dilakukan Setelah Inovasi Dengan adanya klinik sanitasi di puskesmas masyarakat yang datang berobat khususnya penyakit yang berbasis lingkungan akan di data dan di edukasi langsung oleh petugas untuk edukasi lebih intens agar masyarakat tahu akan pentingnya kesehatan dan kebersihan lingkungan agar penyakit yang berbasis lingkungan dapat dicegah.
KEUNGGULAN/KEBAHARUAN Keunggulan dari layanan klinik sanitasi ini adalah Edukasi yang langsung dengan pasien yang mengalami penyakit berbasis lingkungan ini merupakan salah satu upaya pencegahan. Diharapkan dengan adanya edukasi ini, penyakit berbasis lingkungan dapat dicegah sejak dini dan dapat membuat pasien marasa diperhatikan serta dapat menunrunkan angka kesakitan akibat penyakit yang berbasis lingkungan. |
| Hasil Inovasi | Manfaat dari Inovasi “Layanan Konseling Klinik Sanitasi dengan metode Seling (Sehat Lingkungan)” ini adalah: 1. Terciptanyan masyarakat yang sadar akan bahaya penyakit berbasis lingkungan dan melakukan upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan khususnya di wilayah kerja Puskesmas Tebing Tinggi |