Laporan Indeks Inovasi Daerah
| Rincian | Keterangan |
|---|---|
| Nama SKPD / Kelompok | UPT Puskesmas Awayan |
| Nama Inovasi | GELISAH SI DARA MANIS ( GERAKAN PEDULI AWASI AWASI DARAH TINGGI DAN KENCING MANIS) |
| Tahapan Inovasi |
|
| Inisiator Inovasi Daerah | dr. Rizki Kurnia |
| Bentuk Inovasi |
|
| Jenis Inovasi | Belum ditentukan |
| Inovasi Dimulai | 01 January 2023 |
| Rancang Bangun dan Pokok Perubahan Yang Dilakukan | DASAR HUKUM Tujuan Pembangunan Nasional adalah Meningkatkan kesadaran kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujudnya derajat kesehatan yang optimal. Menurut Keputusan Menteri Kesehatan No. 279/ Menkes/IV/2006 tentang Pedoman Penyelenggaraan Upaya Perawatan Kesehatan Masyarakat di Puskesmas yaitu upaya meningkatkan kesehatan bangsa indonesia agar mampu mendorong masyarakat untuk bersikap mandiri dalam menjaga kesehatan sendiri melalui kesadaran yang tinggi yang mengutamakan upaya promotif dan preventif. Hal ini selaras dengan arah kebijakan RPJMD 2020 – 2026 Kabupaten Balangan salah satunya peningkatan umur harapan hidup .
ISU STRATEGIS Hipertensi masih menjadi permasalahan dan cenderung meningkat diiringi dengan komplikasi dari hipertensi. Kompliksasi hipertensi adalah terkait masalah renovaskular seperti gagal ginjal dan penyakit jantung seperti left ventricular hypertrophy dan congestive heart failure. Meningkatnya kejadian hipertensi dan komplikasi hipertensi akan meningkatkan beban masalah kesehatan kepada masyarakat Indonesia, penyelenggara fasilitas kesehatan, dan pemerintah Indonesia. Permasalahan tersebut akan terus muncul apabila terapi yang dilakukan oleh pasien hipertensi tidak teratur. Menurut the International Society of Hypertension (ISH), terdapat 600 juta penderita hipertensi di seluruh dunia, dengan 3 juta diantaranya meninggal setiap tahunnya. Tujuh dari setiap 10 penderita tersebut tidak mendapatkan pengobatan secara adekuat. Diabetes Mellitus (DM) merupakan salah satu penyakit kronis penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Bahkan jumlah angka kesakitannya terus meningkat. Data Riskesdas 2018 menunjukkan jumlah keseluruhan kasus penyakit diabetes yang ada di Indonesia yakni sebesar 8,5%, meningkat dibandingkan Riskesdas 2013 yaitu sebesar 6,9%. Ketua Endokrinologi Indonesia (PERKENI), Prof. DR. dr. Ketut Suastika, SpPD-KEMD mengatakan salah satu penyebab timbulnya penyakit diabetes adalah obesitas yang tidak segera ditangani. Pada pasien prediabetes, ditandai dengan gula darah yang naik, Gula Darah Puasa berkisar 100-125 sementara Gula Darah Setelah Makan yakni 140<200 |
| Tujuan Inovasi | Berdasarkan jumlah kunjungan UPT Puskesmas Awayan tahun 2020 sebanyak 5.731 kunjungan. Dengan kunjungan terbanyak antara lain kunjungan, Hipertensi sebanyak 313 kunjungan, Penyakit Hipertensi masuk dalam 10 penyakit terbanyak di wilayah kerja Puskesmas Awayan Kabupaten Balangan. Permasalahan tersebut akan terus muncul apabila terapi yang dilakukan oleh pasien hipertensi tidak teratur. Sebagaimana kita tahu terapi hipertensi bersifat kontinu dengan tujuan untuk mempertahankan kadar tekanan darah yang normal dan harus disertai dengan perubahan gaya hidup. Penderita hipertensi akan diberikan obat penurun tekanan darah seperti amobilin, candesartan, captopril, clevidipin, clonidine, labelatol, nicerdipine, dan jenis obat anti-hipertensi lainnya. Selain itu, Kemenkes RI memiliki program promosi kesehatan mencegah dan mengendalikan hipertensi yaitu dengan gaya hidup CERDIK dan PATUH. Selain Hipertensi penyakit DIabetes Melitus juga menjadi perhatian khusus dimana laporan penderita yang mendapat pelayanan masih belum banyak terdeteksi melakukan pemeriksaan secara teratur dimana minimal setiap 1 bulan sekali harus melakukan cek |
| Manfaat Inovasi | METODE PEMBAHARUAN Upaya Yang dilakukan Sebelum Inovasi Permasalahan hipertensi akan terus muncul apabila terapi yang dilakukan oleh pasien tidak teratur. Sebagaimana kita tahu terapi hipertensi bersifat kontinu dengan tujuan untuk mempertahankan kadar tekanan darah yang normal dan harus disertai dengan perubahan gaya hidup. Progresivitas menuju hyperetension related disease akan meningkat seiring dengan ke tidak teraturan dalam mengonsumsi obat anti hipertensi. Progresivitas hipertensi berkembang menjadi hypertension related disease dapat diturunkan dengan beberapa faktor seperti social support, environmental factors,dan familiy support.
Upaya Yang Dilakukan Setelah Inovasi Perubahan yang dihasilkan/dicapai setelah berjalannya Inovasi “GELISAH SI DARA MANIS” adalah : 1. Pencapaian target kinerja Puskesmas meningkat yang terkait Program Pelayanan SPM yaitu Pelayanan Kesehatan Bagi Penderita Hipertensi dan Diabetes serta Pelayanan Kesehatan Bagi Usia Lanjut. 2. Optimalnya Pengobatan Penyakit Hipertensi dan DM di UPTD Puskesmas Awayan Kabupaten Balangan 3. Meningkatnya kesadaran akan pentingnya berobat rutin pasien penyakit hipertensi dan DM di UPTD Puskesmas Awayan
KEUNGGULAN/KEBAHARUAN Keunggulan dari Inovasi “GELISAH SI DARA MANIS ” adalah adanya kartu kendali untuk meningkatkan pengobatan rutin bagi pasien hipertensi dan DM agar menurunkan komplikasi penyakit yang diakibatkan jika tidak rutin mengonsumsi obat
TAHAPAN INOVASI Tahapan inovasi “GELISAH SI DARA MANIS” adalah sebagai berikut: 1. Berkonsultasi dengan Kepala Puskesmas mengenai Inovasi yang akan dilakukan. 2. Meminta izin kepada Kepala Puskesmas untuk pelaksanaan kegiatan Inovasi 3. Penyusunan Inovasi “GELISAH SI DARA MANIS ” 4. Bekerjasama dengan petugas Rekam Medis 5. Followup terhadap data pasien penyandang Hipertensidan DM yang menjadi sasaran program “PATUH” 6. Bekerjasama dengan rekan pemegang Program POSBINDU dan PROLANIS. 7. Melakukan Inovasi program “PATUH” dengan membuat kartu kendali berobat yang berisi waktu kontrol berobat dan jenis obat yang dikonsumsi. |
| Hasil Inovasi | MANFAAT INOVASI Meningkatnya kesadaran akan pentingnya berobat rutin pasien penyakit hipertensi dan DM di UPT Puskesmas Awayan HASIL INOVASI Meningkatkan pengobatan rutin bagi pasien hipertensidan DM agar menurunkan komplikasi penyakit yang diakibatkan jika tidak rutin mengonsumsi obat |