Laporan Indeks Inovasi Daerah
Preview

Rincian Keterangan
Nama SKPD / Kelompok UPT Puskesmas Juai
Nama Inovasi JUMPA TBC ( Kunjungan Rumah Pasien TBC)
Tahapan Inovasi
Inisiator Inovasi Daerah Rifni Hasanah, A.Md.Kes
Bentuk Inovasi
Jenis Inovasi Belum ditentukan
Inovasi Dimulai 01 July 2022
Rancang Bangun dan Pokok Perubahan Yang Dilakukan

Salah satu cara untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yaitu dengan pengadaan klinik sanitasi di puskesmas. Klinik sanitasi merupakan suatu upaya atau kegiatan yang mengintegrasikan pelayanan kesehatan promotif, preventif, dan kuratif yang di fokuskan pada penduduk yang berisiko tinggi untuk mengatasi masalah penyakit berbasis lingkungan (PBL) salah satunya penyakit TBC.

Tuberkulosis masih merupakan masalah kesehatan masyarakat yang menjadi tantangan global. Secara global kasus baru tuberkulosis sebesar 6,4 juta, setara dengan 64% dari insiden tuberkulosis (10 juta). Tuberkulosis tetap menjadi 10 penyebab kematian tertinggi di dunia dan kematian tuberkulosis secara global diperkirakan 1,3 juta pasien (WHO, Global Tuberculosis Report, 2018).

Klinik sanitasi di Puskesmas menurut M.Ichsan Sudjarno (2009) merupakan wahana untuk mengatasi kesehatan lingkungan. Kegiatan utama di klinik sanitasi adalah sesuai Permenkes No. 13/2015 yaitu konseling, inpeksi kesehatan lingkungan hingga intervensi kesehatan. Model kegiatan Klinik sanitasi merupakan model inovatif program promosi kesehatan untuk menanggulangi penyakit berbasis lingkungan (PBL).

Tujuan Inovasi

Pembangunan kesehatan sebagai bagian dari pada pembangunan nasional yang dilaksanakan secara bertahap dan berkesinambungan serta di tujukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat secara menyeluruh. Salah satu bagian pembangunan kesehatan adalah pemberantasan penyakit menular. Jumlah seluruh penderita TB Paru di dunia sekitar 20 juta orang dengan angka kematian sebanyak 3 juta orang tiap tahunnya yang mana merupakan 25 dari kematian yang dapat di cegah apabila TB Paru dapat di tanggulangi dengan baik. Di kawasan Asia Tenggara, Data WHO menunjukkan bahwa TB Paru membunuh sekitar 2.000 jiwa setiap hari. Di Indonesia setiap tahunnya terjadi 175.000 kematian TB Paru dan terdapat 450.000 kasus TB paru. Indonesia termasuk 8 negara dari 30 negara endemic TBC, yang menyumbang 2/3 kasus TBC di dunia. Presiden Republik Indonesia telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis  yang menjadi acuan bagi. Tiga per empat dari kasus TB Paru terdiri dari usia produktif ( 15 – 49 tahun ) yaitu kelompok ekonomi lemah dan kelompok pendidikan rendah. Sebagian tidak terdiagnosis dan baru sebagian terungkap . Tingginya angka kematian akibat TB Paru diakibatkan oleh kurangnya kontrol masyarakat terhadap pengobatan TB Paru yang di sebabkan masih rendahnya sikap serta pengetahuan tentang pengobatan TB Paru. Tujuan utama pengendalian TB Paru adalah menurunkan insiden TB Paru dan di obati melalui program  DOTS ( Directly Observed Treatment Shorcource Chemotherapy ) atau pengobatan TB Paru dengan pengawasan langsung oleh Pengawas menelan Obat ( PMO ) dan sedikitnya 85 % tercapai sukses rate.

Untuk mendukung program pemerintah dalam penanggulangan TBC Puskesmas juai  membuat inovasi   JUMPA TBC (Kunjungan Rumah Pasien TBC). Inovasi ini dibuat untuk mengunjungi langsung pasien tbc dengan berhadapan langsung dengan pasien dan mengunjungi langsung pasien dirumah membuat pasien lebih leluasa untuk mengerti bahaya penyakit tbc dan lebih bersemangat untuk sembuh karna di damping langsung oleh tenaga kesehatan selama penyembuhan. . Dengan adanya kunjungan langsung pasien di rumah sehingga meningkatkan angka keberhasilan pengobatan. Jadi Diharapkan dengan adanya inovasi ini kesadaran masyarakat akan penyakit TBC dapat meningkat.. 

Manfaat Inovasi

  Upaya sebelum inovasi

Puskesmas melakukan penyuluhan melalui poster dan spanduk untuk mengedukasi masyarakat tentang penyakit tbc akan tetapi masyarkat yang datang kepuskesmas untuk berobat tidak terlalu fokus atau tidak peduli dengan poster atau spanduk yang terpasang di puskesmas karna masyarakat yang datang  ke puskesmas hanya fokus untuk berobat. 

upaya sesudah inovasi

 Dengan adanya klinik sanitasi di puskesmas masyarakat yang datang berobat khususnya pasien tb akan di data dan di edukasi langsung oleh petugas dan akan d buat janji untuik tanggal kunjungan kerumah untuk edukasi lebih intens dan petugas langsung turun ke lapangan untuk melihat kondisi rumah pasien karna beberapa persen penyakit tbc di akibatkan oleh lingkungan.  Edukasi yang dilakukan secara langsung dirumah pasien diharapakan dapat menjadi upaya dalam pencegahan penyakit tuberkulosis.

Keunggulan dari kunjungan langsung rumah pasien  tbc adalah  Edukasi yang langsung turun kelapangan mensasar ke masyakat  yang terkena tbc sebagai upaya pencegahan. Diharapkan dengan adanya edukasi ini, penyakit tbc dapat dicegah sejak dini dan dapat membuat pasien marasa didampingi selama penyembuhan serta dapat menurukan angka kesakitan khususnya penyakit tbc.

Hasil Inovasi

Tahapan dari Inovasi “Kunjungan rumah pasien TBC” adalah sebagai berikut:

1.      Persiapan

Pembentukan Tim

2.      Penetapan

Bulan Juli 2022 di bentuk tim berdasarkan SK kepala Puskesmas tentang TIM Inovasi “Kunjungan rumah Pasien TBC”.

3.      Pelaksanaan

a.       Melakukan rapat koordinasi dengan TIM

b.      Melakukan koordinasi dengan pasien khususnya,  kepala desa dan kader terkait jadwal kunjungan.

c.       Membuat KAK

d.      Membuat Materi Edukasi dan pin tanda rumah pasien TBC

e.       Edukasi langsung TBC dirumah pasien.

f.       Analisi keadaan rumah dasn lingkungan sekitar  pasien

g.      Penyampaian hasil analisis  rumah dan lingkungan sekitaran rumah pasien.

 

Tujuan dari Inovasi “Kunjungan rumah pasien TBC” ini adalah:

1.      Meningkatkan pengetahuan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Juai tentang penyakit tbc mulai dari pengertian, faktor penyebab, dan pencegahannya.

2.      Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya penyakit tbc.

 

Manfaat dari Inovasi “kunjungan rumah pasien TBC ” ini adalah:

1.      Terciptanyan masyarakat yang sadar akan bahaya penyakit tbc dan melakukan upaya pencegahan penyakit tbc khususnya di wilayah kerja Puskesmas Juai.

Pengetahuan masyarakat tentang pencegahan penyakit tbc dan penanggulangan melali diri sendiri dan kebersilahan lingkungan sekitar.

No. Indikator Keterangan Parameter Bukti Dukung
1 Regulasi Inovasi Daerah Regulasi yang menetapkan nama-nama inovasi daerah yang menjadi landasan operasional penerapan Inovasi Daerah Peraturan Kepala Daerah

Bukti Pendukung

No Surat  :  Nomor : 188.45/885/k
Tanggal Surat    :  19/12/2022
Tentang   :  Penetapan Inovasi, pamong, admin dan inovator inovasi daerah tahun 2022
Dokumen  :  SK Bupati JUMPA TBC.pdf

2 Ketersediaan SDM terhadap inovasi daerah Jumlah SDM yang mengelola inovasi (Tahun Terakhir) Lebih dari 30

Bukti Pendukung

No Surat  :  Nomor : 445/204.1/di
Tanggal Surat    :  7/7/2022
Tentang   :  Inovasi jumpa TBC
Dokumen  :  SK SDM INOVASI RIFNI.pdf

3 Dukungan Anggaran Anggaran inovasi daerah dalam APBD dengan tahapan inisiasi (penyampaian ide, rapat, proposal, penulisan kajian), uji coba (pilot project), perekayasaan, laboraturium lapangan, dan sejenisnya), dan penerapan (penyediaan sarana prasarana, sumber daya manusia dan layanan, bimtek, urusan jenis layanan) Anggaran dialokasikan pada kegiatan penerapan inovasi di T-0, T-1 dan T-2

Bukti Pendukung

No Surat  :  RAB tahun 2021
Tanggal Surat    :  4/1/2021
Tentang   :  RAB 2021
Dokumen  :  Dana Anggaran JUMPA TBC 2021.pdf

No Surat  :  DAK 2022 Jumpa TB
Tanggal Surat    :  22/02/2022
Tentang   :  RAB DAK 2022
Dokumen  :  dana_jumpa_tbc_2022_fix-compress1.pdf

No Surat  :  RAB DAK 2023
Tanggal Surat    :  28/11/2022
Tentang   :  RAB DAK 2023
Dokumen  :  dana_jumpa_tbc_2022_fix-compress1.pdf

4 Alat Kerja Alat kerja yang digunakan dalam pelaksanaan inovasi yang mudah diakses oleh pengguna misalnya pemanfaatan platform digital untuk media sosialisasi, pemberian layanan inovasi, dan peroleh data/informasi dan lain-lain Pelaksanaan kerja secara elektronik

Bukti Pendukung

Tentang   :  pembuatan media menggunakan laptop
Dokumen  :  WhatsApp Image 2023-06-08 at 11.04.39.jpeg

5 Bimtek Inovasi Peningkatan kapasitas dan kompetensi pelaksana inovasi daearah Dalam 2 tahun terakhir pernah lebih dari 2 kali bimtek (Bimtek, Training dan TOT)

Bukti Pendukung

No Surat  :  Nomor : 445/057/PKM-
Tanggal Surat    :  8/8/2022
Tentang   :  Sosialisasi inovasi
Dokumen  :  bimtek inovasi 10 agt.pdf

No Surat  :  Nomor : 445/057/PKM-
Tanggal Surat    :  13/03/2023
Tentang   :  FGD monev inovasi
Dokumen  :  FGD 2023.pdf

No Surat  :  Nomor : 445/058/PKM-
Tanggal Surat    :  13/03/2023
Tentang   :  monev inovasi tgl 16 maret 2023
Dokumen  :  bimtek 16 maret 2023.pdf

6 Program Dan Kegiatan inovasi Perangkat Daerah dalam RKPD Inovasi Perangkat Daerah telah dituangkan dalam program pembangunan daerah Pemerintah daerah sudah menuangkan program inovasi daerah dalam RKPD T-1, T-2 dan T-0

Bukti Pendukung

No Surat  :  Perbub Nomor 67 Tahu
Tanggal Surat    :  20/07/2022
Tentang   :  RKPD Perubahan 2022
Dokumen  :  rkpdp_2022_compress0-compress1.pdf

No Surat  :  Perbub Nomor 65 Tahu
Tanggal Surat    :  6/7/2022
Tentang   :  RKPD 2023
Dokumen  :  rkpd_2023_compress0-compress1.pdf

No Surat  :  Perbub Nomor 32 Tahu
Tanggal Surat    :  19/07/2022
Tentang   :  RKPD Perubahan 2021
Dokumen  :  RKPD_PERUBAHAN_2021__1_-compress0.pdf

7 Keterlibatan aktor inovasi Keikutsertaan unsur stakeholder dalam pelaksanaan inovasi daerah (T-1 dan T-2) Inovasi melibatkan lebih dari 5 aktor

Bukti Pendukung

No Surat  :  Nomor : 445/204.1/di
Tanggal Surat    :  7/7/2022
Tentang   :  Sk inovasi jumpa tbc
Dokumen  :  SK SDM INOVASI RIFNI.pdf

8 Pelaksana inovasi daerah Penetapan tim pelaksana inovasi daerah Ada pelaksana dan ditetapkan dengan surat penugasan atau surat perintah kepala SKPD atau yang setara

Bukti Pendukung

No Surat  :  Nomor : 445/204.1/di
Tanggal Surat    :  4/7/2022
Tentang   :  Inovasi jumpa tbc
Dokumen  :  sk dinkes jumpa tbc.pdf

9 Jejaring Inovasi Jumlah Perangkat Daerah yang terlibat dalam penerapan inovasi (dalam 2 tahun terakhir) Inovasi melibatkan 5 Perangkat Daerah atau Lebih

Bukti Pendukung

No Surat  :  Nomor : 445/204.1/di
Tanggal Surat    :  7/7/2022
Tentang   :  Sk inovasi jumpa tbc
Dokumen  :  SK SDM INOVASI RIFNI.pdf

10 Sosialisasi Inovasi Daerah Penyebarluasan informasi kebijakan inovasi daerah (2 Tahun Terakhir) Media Berita

Bukti Pendukung

Tentang   :  https://banjarmasin.tribunnews.com/2023/06/07/puskesmas-juai-di-kabupaten-balangan-dampingi-pasien-tbc-dalam-pengobatan
Dokumen  :  WhatsApp Image 2023-06-08 at 10.57.09.jpeg

11 Pedoman Teknis Ketentuan dasar penggunaan inovasi daerah berupa buku petunjuk/manual book Telah terdapat Pedoman teknis berupa buku yang dapat diakses secara online atau berupa video tutoria

Bukti Pendukung

Tentang   :  https://upload.balangankab.go.id/pages/pedoman-teknis
Dokumen  :  PEDOMAN TEKNIS.pdf

12 Kemudahan informasi Layanan Kemudahan mendapatkan Informasi layanan melalui metode sebagai berikut: 1. Manual, seperti : tatap muka/jemput bola/noken/unit pelayanan administrasi 2. Hotline, seperti : layanan email/telp 3. Media Sosial, seperti : instagram/facebook/whatsapp. dsb 4. Layanan Online, melalui website/web-aplikasi/aplikasi mobile (android atau ios) Informasi Layanan Diperoleh Melalui 2 dari 4 Metode

Bukti Pendukung

Tentang   :  Sosialisasi melalui instagram
Dokumen  :  WhatsApp Image 2023-06-05 at 10.38.27.jpeg

13 Kemudahan proses inovasi yang dihasilkan Waktu yang diperlukan untuk memperoleh proses penggunaan hasil inovasi Hasil inovasi diperoleh dalam waktu 1 hari

Bukti Pendukung

Tentang   :  SOP Jumpa TB
Dokumen  :  sop jumpa tb.pdf

14 Penyelesaian layanan pengaduan Rasio penyelesaian pengaduan dalam tahun terakhir >= 91%

Bukti Pendukung

Tentang   :  Daftar penyelesaian masalah pengaduan
Dokumen  :  dokumentsi penyelesaian masalah pengaduan - jump tbc.pdf

15 Layanan Terintegrasi Inovasi dibangun secara terpadu dengan mengedepankan prinsip integrasi dan interoperabilitas layanan. Prinsip integrasi bermaksud menggabungkan beberapa layanan terpisah kedalam satu platform atau dalam satu siklus berkelanjutan, sedangkan interoperabilitas bermakna menghubungkan data antar layanan Ada dukungan melalu informasi digital dalam satu portal unit organisasi bersangkutan (Digital)

Bukti Pendukung

Tentang   :  web SITB
Dokumen  :  WhatsApp Image 2023-06-08 at 11.07.24.jpeg

Tentang   :  web SITB
Dokumen  :  WhatsApp Image 2023-06-08 at 11.07.24 (1).jpeg

16 Replikasi Inovasi Daerah telah direplikasi oleh daerah lain (T-2 sampai dengan T-1) Pernah 3 Kali direplikasi mandiri antar SKPD dengan daerah lain

Bukti Pendukung

No Surat  :  Nomor : 070/390-litb
Tanggal Surat    :  26/12/2022
Tentang   :  Surat keterangan replikasi inovasi daerah
Dokumen  :  replikasi blg-bjm rifni.pdf

No Surat  :  Nomor : 050/026/LB-b
Tanggal Surat    :  26/12/2022
Tentang   :  Surat keterangan replikasi inovasi daerah
Dokumen  :  replikasi blg-batola rifni.pdf

No Surat  :  Nomor : 000.9.1/251/
Tanggal Surat    :  28/02/2023
Tentang   :  Replikasi inovasi daerah
Dokumen  :  repliksi blg-tala jumpa tbc.pdf

17 Kecepatan Inovasi Satuan waktu yang digunakan untuk menciptakan inovasi daerah yang kompleks Inovasi dapat diciptakan dalam waktu 1-4 bulan

Bukti Pendukung

Tentang   :  PROPOSAL INOVASI
Dokumen  :  PROFIL INOVASI DAERAH - tb.pdf

18 Kemanfaatan Inovasi Kemanfaatan inovasi yang diukur berdasarkan satuan ukur yang sesuai target inovasi yang dipilih : satuan orang (pegawai, peserta didik, pasien, dsb), satuan unit (OPD/UPTD/Desa/RT/RW/Kampung/KK/Organisasi, dsb), satuan biaya (Rupiah), satuan pendapatan (rupiah), satuan hasil produk/satuan penjualan Jumlah Pengguna 501 Orang Keatas / Unit Diatas 50% / Efisiensi Belanja 20,01% - 30%

Bukti Pendukung

Tentang   :  PENERIMA MANFAAT
Dokumen  :  DAFTAR PENERIMA MANFAAT JUMPA TBC.pdf

19 Monitoring dan Evaluasi Inovasi Daerah Kepuasan pelaksanaan penggunaan inovasi daerah (2 Tahun Terakhir) Hasil laporan monev eksternal berdasarkan hasil penelitian/kajian/analisis

Bukti Pendukung

Tentang   :  Kajian Inovasi Jumpa TBC
Dokumen  :  KAJIAN JUMPA TBC fix..pdf

20 Kualitas Inovasi Daerah Kualitas inovasi daerah dapat dibuktikan dengan video penerapan inovasi daerah (2 Tahun Terakhir) Memenuhi 5 unsur substansi

Bukti Pendukung

Tentang   :  SS VIDEO INOVASI
Dokumen  :  WhatsApp Image 2023-06-08 at 11.20.48.jpeg