Laporan Indeks Inovasi Daerah
| Rincian | Keterangan |
|---|---|
| Nama SKPD / Kelompok | UPT Puskesmas Tanah Habang |
| Nama Inovasi | KUPINANG (Kunjungan Rumah Pasien Tanah Habang) |
| Tahapan Inovasi |
|
| Inisiator Inovasi Daerah | Mahmudah, S.Kep, Ns |
| Bentuk Inovasi |
|
| Jenis Inovasi | Belum ditentukan |
| Inovasi Dimulai | 01 February 2022 |
| Rancang Bangun dan Pokok Perubahan Yang Dilakukan | DASAR HUKUM a) Undang – Undang No.36 Tahun 2009 Setiap orang berkewajiban ikut mewujudkan, mempertahankan, dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. b) Peraturan Menteri Kesehatan No. 43 Tahun 2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif diwilayah kerjanya c) Surat Keputusan Bupati Balangan Nomor 188.45/312/Kum Tahun 2022, Tentang Pembentukan Tim Home Care Kabupaten d) Surat Keputusan Kepala Dinas Kesehatan dan PPKB Kabupaten Balangan Nomor : 445/ /Dinkes, PPKB-Blg /2022 Tentang Jenis Pelayanan Kesehatan Home Care di Kabupaten Balangan Tahun Anggaran 2022 bulan Januari 2022 e) Surat Keputusan Kepala UPTD Puskesmas Tanah Habang Nomor 445/…….../ PKM – THB/ 2022, tentang Inovasi Kunjungan Rumah Pasien Tanah Habang Kecamatan Lampihong Kabupaten Balangan ISU STRATEGIS Isu Lokal Dari latar belakang diatas maka impelementasi kegiatan “KUPINANG” berdasarkan masalah yang dialami oleh masyarakat diantaranya : 1. kondisi pasien yang sakit, beberapa diantara nya tidak sanggup untuk mendatangi fasilitas kesehatan. 2. Pasien lansia dengan intoleransi aktifitas dan kondisi yang sudah sangat lemah. 3. pasien dengan disabilitas. 4. Pasien dengan penyakit kronis. 5. Pasien pasca operasi sehingga pasien dan keluarga berharap mendapatkan pelayanan kesehatan ditempat tinggal mereka. 6. Keterbatasan pengetahuan masyarakat tentang diet yang berhubungan dengan penyakitnya 7. Kurangnya informasi tentang penggunaan obat yang tepat 8. Masih banyak nya lingkungan yang belum sehat Isu Nasional Tren Home care pada era globalisasi ini sangat berkembang pesat terutama di Negara Indonesia karena home care ini merupakan pelayanan kesehatan jangka panjang yang dilakukan dirumah oleh Pelayanan Kesehatan. Kondisi ini disebabkan oleh perubahan struktur pendidikan dan gaya hidup masyarakat. Perubahan tersebut menyebabkan pola perawatan jangka panjang sangat dibutuhkan. |
| Tujuan Inovasi | 1. PERMASALAHAN MAKRO Masalah kesehatan merupakan hal yang penting bagi setiap warga negara. Dalam UUD 1945 pada Pasal 28 huruf (h) sudah dijelaskan tentang kesehatan dan Undang-Undang No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan bahwa tiap individu, keluarga dan masyarakat berhak untuk mendapatkan perlindungan dan pelayanan kesehatan. Untuk itu negara bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan hak hidup sehat setiap warganya. Jika kesehatan suatu daerah rendah maka akan berdampak pada tingkat produktivitas yang rendah, yang akan menyebabkan kemiskinan dan rendahnya tingkat kesejahteraan masyarakat. Karena itu permerintah daerah memiliki kewajiban untuk selalu membuat terobosan dan inovasi dalam meningkatkan pelayanan terhadap kesehatan masyarakatnya. Salah satu inovasi pelayanan publik bidang kesehatan adalah Program perawatan kesehatan masyarakat (Perkesmas). Program ini tidak memandang status warga. Siapa pun masyarakat yang menghubungi puskesmas Tanah Habang dan rumahnya akan didatangi tim puskesmas sesuai dengan kondisi penyakit warga. Tim puskesmas datang ke rumah warga terdiri dari perawat, dokter,bidan desa,nutritionis, sanitarian, ahli teknologi Laboratorium medik (ATLM), promotor kesehatan dan tenaga kefarmasian. Untuk memenuhi kebutuhan pasien perawatan dirumah dengan menggunakan sarana transportasi yang ada dengan peralatan dan obat-obat standar. Setelah itu dokter akan memeriksa kondisi pasien untuk menentukan tindak lanjut perawatan pasien, untuk dirawat di puskesmas atau rumah. Jika tidak membutuhkan perawatan serius, warga hanya diedukasi untuk memeriksakan kesehatannya di puskesmas dan pelayanan kunjungan rumah sesuai jam kerja puskesmas. Selain menunggu informasi dari warga yang membutuhkan layanan kesehatan tim perkesmas juga akan melayani perawatan pasien pasca operasi setelah pihak rumah sakit menginformasikan ke puskesmas. Kemudian puskesmas menindaklanjuti untuk pelayanan perawatan di rumah 2. PERMASALAHAN MIKRO Program kegiatan KUPINANG dilatarbelakangi oleh kondisi Pasien yang sakit, beberapa diantara nya tidak sanggup untuk mendatangi fasilitas kesehatan. Kondisi yang sudah sangat lemah, akses untuk ke fasilitas kesehatan tidak memungkinkan bagi pasien sehingga pasien dan keluarga berharap mendapatkan pelayanan kesehatan ditempat tinggal mereka. Selain itu juga di tambah dengan masih banyak nya masyarakat yang belum mengetahui diet gizi (menu makanan pasien) yang sesuai dengan kondisi permasalahan kesehatan yang di alami nya. Juga tentang kurang nya informasi mengenai penggunaaan obat yang tepat, karena pola masyarakat yang cenderung lebih suka memilih membeli obat di warung. Kemudian dari segi kesehatan lingkungan juga masih banyak yang belum mendapatkan informasi mengenai pola hidup bersih, cara memilah sampah, dan hal lain yang berhubungan dengan kesehatan lingkungan. Pada awal program kegiatan KUPINANG di bulan Februari-Maret 2022 mengalami kendala berupa keterbatasan SDM yaitu hanya 1 dokter yang bertugas di UPTD Puskesmas Tanah Habang, sehingga tidak bisa maksimal untuk menjalankan kegiatan luar gedung. Namun program kegiatan KUPINANG tetap berjalan tetapi hanya bersifat promotif preventif. Selain itu, sarana dan prasarana untuk menunjang program kegiatan KUPINANG masih belum memadai yaitu belum adanya PHN kit. Strategi yang ditawarkan melalui inovasi Untuk mengatasi permasalahan di atas perlu dilakukan penambahan SDM, yaitu penambahan tenaga dokter dan mengusulkan sarana prasarana yaitu PHN kit |
| Manfaat Inovasi | METODE PEMBAHARUAN UPAYA SEBULUM ADA INOVASI Kegiatan kunjungan pasien hanya terfokus pada pasien yang meminta untuk dikunjungi karena alas an tidak bisa ke Fasilitas Kesehatan. UPAYA SESUDAH ADA INOVASI Kunjungan pasien lebih terarah dan efektif difokuskan untuk sasaran yang memang menjadi prioritas program Kupinang. Adapun upaya yang dilakukan yaitu : 1. Menentukan sasaran program KUPINANG 2. Membuat jadwal kunjungan ulang bulan selanjutnya 3. Mengkaji perkembangan kesehatan pasien setelah dilakukan kunjungan 4. Mengkaji tingkat kemandirian pasien 5. Mengevaluasi kegiatan program KUPINANG
KEUNGGULAN / PEMBAHARUAN Inovasi ini dilaksanakan dengan metode non digital, tetapi tetap menggunakan teknologi informasi untuk mempermudah pelaksanaan kegiatan. Untuk mengatasi berbagai permasalahan yang ada di masyarakat tersebut maka inovator menyampaikan kepada Kepala UPTD Puskesmas Tanah Habang untuk membentuk tim “KUPINANG” sebagai upaya yang bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar. Adapun strategi inovasi yang ditawarkan untuk pelaksanaan “KUPINANG” sebagai informasi awal bisa melalui : 1. Sambungan telepon 2. Pesan singkat ( SMS) 3. Massengger Puskesmas Tanah Habang ( WA, Facebook, Instagram) 4. Kemitraan dengan pemerintahan desa 5. Kemitraan dengan kader kesehatan TAHAPAN PELAKSANAAN INOVASI “KUPINANG” yang menjadi suatu ide inovasi dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Tanah Habang melalui beberapa tahapan: 1. Perencanaan a) Koordinator Program Kegiatan KUPINANG merekap data basis terkait sasaran-sasaran yang ada dilintas program Puskesmas. Menganalisis data basis yang ada di PIS-PK, PRB, P-Care, program PTM, program Lansia, jejaring dan jaringan Puskesmas serta laporan dari lintas sektor/masyarakat. b) Koordinator Program Kegiatan KUPINANG membuat jadwal kegiatan per desa c) Koordinator Program Kegiatan KUPINANG menyiapkan sarana dan prasarana 2. Pelaksanaan a) Petugas (Tim KUPINANG) terdiri dari dokter, perawat, bidan desa, petugas gizi, apoteker/ asisten apoteker, ahli teknologi laboratorium medis (ATLM), dan sanitarian. b) Petugas (Tim KUPINANG) melaksanakan kunjungan rumah, tim memberikan pelayanan kesehatan yaitu dari anamnesis, pemeriksaan tanda vital, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang (laboratorium) kepada sasaran. c) Petugas (Tim KUPINANG) melakukan pelayanan gizi terhadap sasaran. d) Petugas (Tim KUPINANG) melakukan informasi, edukasi tentang penggunaan obat-obatan. e) Petugas (Tim KUPINANG) melakukan penyuluhan kesehatan lingkungan terkait dengan permasalahan yang di alami oleh sasaran. f) Petugas (Tim KUPINANG) membuat rencana tindak lanjut serta jadwal kunjungan berikutnya. g) Koordinator Program Kegiatan membuat laporan hasil kegiatan KUPINANG dan dikirimkan ke Dinas Kesehatan PPKB setiap bulan. 3. Evaluasi Petugas (Tim KUPINANG) mengevaluasi setiap hasil kegiatan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. dalam pelaksanaan KUPINANG perlu melakukan strategi terhadap perencanaan, tentang skrining informasi agar kunjungan rumah tepat sasaran. Saat pelaksanaan kunjungan rumah dilakukan evaluasi terhadap kelengkapan tim, kelengkapan alat medis dan obat-obatan serta kemajuan hasil kunjungan rumah dapat membuat masyarakat menjadi lebih sehat |
| Hasil Inovasi | TUJUAN INOVASI KUPINANG merupakan program kegiatan kunjungan rumah pasien Tanah Habang, dengan tujuan untuk meningkatkan, mempertahankan atau memulihkan kesehatan atau memaksimalkan tingkat kemandirian dan meminimalkan akibat dari penyakit. MANFAAT INOVASI Manfaat yang diperoleh dengan adanya program kegiatan KUPINANG adalah : 1. Manfaat bagi Puskesmas a. Tercapainya sasaran SPM Puskesmas b. Peningkatan dan pencapaian kinerja instansi 2. Manfaat bagi Pemerintah Daerah a. Meningkatnya kualitas kesehatan masyarakat Balangan b. Lebih mudah mengetahui kendala kesehatan yang terjadi di masyarakat c. Lebih mudah berkoordinasi untuk menentukan langkah selanjutnya untuk menyelesaikan masalah kesehatan yang terjadi 3. Manfaat bagi Masyarakat a. Meningkatkan kemandirian masyarakat tentang kesehatan b. Memfasilitasi masyarakat yang memiliki keterbatasan aktivitas dan akses terhadap kesehatan c. Membantu masyarakat mendapatkan kemudahan pelayanan kesehatan d. Membantu masyarakat mendapatkan informasi dan pendidikan tentang kesehatan baik segi dari segi gizi, obat-obatan dan kesehatan lingkungan HASIL INOVASI KUPINANG yang merupakan program kegiatan kunjungan rumah pasien Tanah Habang mendapat respon positif dari masyarakat karena sangat terbantu bagi masyarakat dari segi kesehatan. Per bulan Februari 2022, tercatat sudah 13 orang, Maret 15 orang, April 2 orang, Mei 3 orang, Juni 4 orang, dan Juli 11 orang, dengan total 53 orang. |