Laporan Indeks Inovasi Daerah
| Rincian | Keterangan |
|---|---|
| Nama SKPD / Kelompok | UPT Puskesmas Lok Batu |
| Nama Inovasi | KITA JALAN BERSAMA (KITA JAGA LANSIA BERSAMA) |
| Tahapan Inovasi |
|
| Inisiator Inovasi Daerah | Putri Candhi Ironi |
| Bentuk Inovasi |
|
| Jenis Inovasi | Belum ditentukan |
| Inovasi Dimulai | 07 May 2021 |
| Rancang Bangun dan Pokok Perubahan Yang Dilakukan | DASAR HUKUM Peraturan pemerintah republik indonesia nomor 43 tahun 2004 tentang pelaksanaan upaya peningkatan kesejahteraan sosial lanjut usia tentang upaya peningkatan kesejahteraan sosial lanjut usia adalah serangkaian kegiatan yang dilaksanakan secara terkoordinasi antara Pemerintah dan masyarakat untuk memberdayakan lanjut usia agar lanjut usia tetap dapat melaksanakan fungsi sosialnya dan berperan aktif secara wajar dalam hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pelaksanaan Upaya Peningkatan Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia dilaksanakan secara terkoordinasi antar Pemerintah dan masyarakat. Pelayanan kesehatan dimaksudkan untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan dan kemampuan lanjut usia agar kondisi fisik, mental, dan sosialnya dapat berfungsi secara wajar. Pelayanan kesehatan bagi lanjut usia dilaksanakan melalui peningkatan : a. penyuluhan dan penyebarluasan informasi Kesehatan lanjut usia; b. upaya penyembuhan (kuratif), yang diperluas pada bidang pelayanan geriatrik/gerontologik; c. pengembangan lembaga perawatan lanjut usia yang menderita penyakit kronis dan/atau penyakit terminal. Pelayanan kesempatan kerja bagi lanjut usia potensial dimaksudkan memberi peluang untuk mendayagunakan pengetahuan, keahlian, kemampuan, keterampilan, dan pengalaman yang dimilikinya.
ISU STRATEGIS Meningkatnya penduduk lansia membawa konsekuensi tersendiri terhadap pembangunan nasional. Di satu sisi, menunjukkan keberhasilan pemerintah dalam menjalankan program-program di sektor kesehatan. Namun, di sisi lain menciptakan tantangan baik di sektor kesehatan,sosial,ekonomi maupun lingkungan. Melalui Undang-Undang No.13 Tahun 1998 tentang Kesejahteraan Lanjut Usia, pemerintah berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan sosial lanjut usia. Sebagai penduduk yang berumur 60 tahun ke atas, lansia memiliki keterbatasan untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Pada usia tersebut, fungsi biologis dan fisiologis tubuh semakin menurun sehingga menjadi rentan terhadap penyakit. |
| Tujuan Inovasi | MAKRO Meningkatnya jumlah lansia menjadi tantangan bagi kita semua. Jumlah lansia yang mencapai 455 di wilayah kerja Puskesmas Lok Batu. Rumitnya permasalahan kesehatan yang dialami oleh lansia serta karakter khusus yang dimiliki oleh lansia, maka diperlukan cara dan pendekatan yang berbeda dengan melakukan kegiatan rutin dalam bentuk aktifitas fisik serta penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan yang komprehensif, sehingga dapat meningkatkan kesadaran pada lansia untuk memelihara kesehatan sendiri dan meningkatkan kemampuan dan peran serta keluarga dan masyarakat dalam mengatasi kesehatan lansia. Kegiatan yang akan dilakukan yaitu pelayanan kesehatan lansia dengan pemeriksaan kesehatan secara komprehensif meliputi pengkajian paripurna pasien geriatri (P3G), pemeriksaan fisik, Mata, THT, kesehatan jiwa dan saraf. Lansia dengan kelompok usia 60-69 tahun berjumlah 369 orang, laki-laki sebanyak 186 orang dan perempuan sebanyak 183 orang. Lansia dengan kelompok usia >70 tahun berjumlah 86 orang, laki-laki sebanyak 40 orng dan perempuan sebanyak 46 orang. Lansia Geriatri berjumlah 28 orang, laki-laki berjumlah 12 orang dan perempuan berjumlah 16 orang. Lansia geriatri yang hidup sendiri berjumlah 2 orang, yang akan menjadi perhatian khusus petugas Kesehatan Puskesmas Lok Batu.
MIKRO Permasalahan – permasalah yang ditemukan dilapangan dalam pelayanan pasien geriatri adalah sebagai berikut : 1. Ketika proses penuaan manusia dimulai, banyak tugas harian menjadi lebih sulit untuk dilakukan oleh lansia, sehingga mereka menjadi tergantung pada orang lain, dalam hal ini pada orang lain yang bisa membantu mereka yaitu keluarga atau orang lain yang bertanggung jawab untuk lansia dan memberikan bantuan kepada mereka 2. Lansia yang tinggal sendirian, serta lansia dengan ketergantungan sedang dan berat membutuhkan seseorang untuk membantu dalam aktifitas sehari hari dan dalam pemberian obat secara rutin. sebagian lansia kurang memanfaatkan layanan kesehatan karena jarak fasilitas kesehatan yang cukup jauh dari tempat tinggal dan tidak ada yang bisa mengantar lansia ke tempat fasilitas layanan kesehatan, sehingga sebagian lansia memilih melakukan pengobatan sendiri apabila tidak mampu menjangkau pelayanan kesehatan. |
| Manfaat Inovasi | Upaya Yang dilakukan Sebelum Inovasi Sebelum adanya Inovasi KITA JALAN BERSAMA lansia yang memiliki keterbatasan aktifitas tidak mendapatkan pelayanan secara rutin, dengan adanya inovasi KITA JALAN BERSAMAMelakukan kunjungan rumah kepada lansia yang tidak dapat datang ke faslitas kesehatan karena keterbatasan kemampuan dalam aktifitas sehari-hari, dengan harapan mendapatkan bantuan kepada caregiver-caregiver informal (tetangga, keluarga atau relawan) terutama bagi lansia yang hidup sendiri atau tidak memiliki keluarga.
Upaya Yang Dilakukan Setelah Inovasi KITA JALAN BERSAMA Suatu kegiatan Inovasi yang dilakukan berupa Perawatan Jangka Panjang (PJP) pada Lansia yang menjadi salah satu upaya peningkatan kualitas hidup lansia yaitu lansia yang tidak mampu mengakses pelayanan Kesehatan karena keterbatasan gerak yang di akibatkan oleh penyakit yang di derita dan lansia yang tidak memiliki keluarga/hidup sendiri dengan pendampingan oleh caregiver informal di wilayah kerja Puskesmas Lok Batu, sehingga lansia memiliki kepercayaan diri dan kemandirian dalam melakukan aktifitas sehari-hari. Perawatan Jangka Panjang (PJP) pada Lansia berintegrasi dengan Program Homecare di Puskesmas Lok Batu. KITA JALAN BERSAMA merupakan wadah lansia untuk mendapatkan layanan Kesehatan jiwa agar dapat menghadapi kehidupan lansia dengan bahagia KITA JALAN BERSAMA agar menjadi lansia yang produktif KITA JALAN BERSAMA dapat mengetahui pemetaan lansia di wilayah Puskesmas Lok Batu
KEUNGGULAN/KEBAHARUAN Keunggulan atau kebaharuan dari KITA JALAN BERSAMA adalah menjadikan lansia mandiri, percaya diri dan sehat berkualitas.
TAHAPAN INOVASI Tahapan dari Klinik Inovasi Balangan adalah: 1. Persiapan Tahapan pertama dari inovasi KITA JALAN BERSAMA adalah pembentukan tim dan membeuat surat keputusan Tim Inovasi KITA JALAN BERSAMA. Penetapan Di Tahun 2022 ditetapkan Tim Inovasi KITA JALAN BERSAMA yang termuat dalam Surat Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan tentang Penunjukan Tim Inovasi KITA JALAN BERSAMA. 2. Pelaksanaan Pelaksanaan Inovasi KITA JALAN BERSAMA bertujuan: a. Membangun jejaring dari berbagai pihak baik internal maupun eksternal b. Membangun komunikasi dan koordinasi kepada lintas sektor Membangun komunikasi dan koordinasi kepada lintas program |
| Hasil Inovasi | TUJUAN INOVASI Inovasi ini bertujuan: a. Mengetahui pemetaan lansia di wilayah Puskesmas Lok Batu b. Agar lansia dapat menghadapi kehidupan lansia dengan Bahagia c. Meningkatan kualitas hidup lansia sehingga lansia memiliki kepercayaan diri dan kemandirian dalam melakukan aktifitas sehari-hari.
MANFAAT INOVASI 1. Terciptanya komunikasi yang baik dengan lintas sektor di diwilayah kerja Puskesmas Lok Batu Meningkatkan kinerja Petugas Puskesmas Lok Batu
HASIL INOVASI 1. Lansia diwilayah kerja Puskesmas Lok Batu terdata sehingga memudahkan untuk melakukan pemetaan. 2. Dengan adanya inovasi KITA JALAN BERSAMA semua lansia yang ada di wilayah kerja Puskesmas Lok Batu sudah medapatkan pelayanan kesehatan, baik yang datang ke posyandu maupun yang di kunjungi kerumah, sasaran tahun 2022 sebanyak 360 orang 100% lansia terskrining kesehatannya. 3. Bersama pemerintah desa untuk memudahkan para lansia mendapakan pelayanan di posyandu lansia dengan melakukan penjemputan lansia menggunakan transportasi milik desa, dari 7 posyandu 2 posyandu yang sudah melaksanakan penjemputan. 4. Peningkatan pengetahuan lansia dengan penyuluhan secara rutin |