Laporan Indeks Inovasi Daerah
| Rincian | Keterangan |
|---|---|
| Nama SKPD / Kelompok | Dinas perpustakaan dan kearsipan |
| Nama Inovasi | BU RT (Buku Rumah Tangga) |
| Tahapan Inovasi |
|
| Inisiator Inovasi Daerah | RAHMIATUL FIKRI, A.Md |
| Bentuk Inovasi |
|
| Jenis Inovasi | Belum ditentukan |
| Inovasi Dimulai | 28 October 2021 |
| Rancang Bangun dan Pokok Perubahan Yang Dilakukan | INOVASI DASAR HUKUM Sebagai upaya melaksanakan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, disebutkan bahwa perpustakaan adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam sccara profesional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi para perpustakaan. Berdasarkan peraturan kepala Perpustakaan Nasional RI No. 08 Tahun 2017 tentang Standar Nasional Perpustakaan Kabupaten/Kota yang cakupannya mampu mendukung kerja tersebut. Cakupan tersebut diantaranya standar koleksi perpustakaan, standar tenaga perpustakaan, standar penyelenggaraan perpustakaan dan standar pengolahan perpustakaan. Sehingga, dengan adanya dasar peraturan tersebut pemerintah kabupaten Balangan telah melaksanakan Reformasi Birokrasi yang mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2010 dan telah selaras dengan RPJMD 2021 – 2026. ISU STRATEGIS Untuk mengatasi beberapa permasalahan yang telah disampaikan di atas maka Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Balangan membentuk tim dalam pelaksanaan kegiatan inovasi Bu RT (Buku Rumah Tangga) dengan menggunakan metode “Sosialisasi dan Penerapan Bu RT (Buku Rumah Tangga”, sebagai bentuk upaya agar lebih mudah untuk diterima dan dipahami. Kegiatan sosialisasi ini, dilaksanakan secara tatap muka maupun secara media sosial yang difasilitasi oleh Dinas Perpustakaan dank Kearsipan dimana tim internal Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Balangan yang meminta untuk disosialisasikan hal tersebut. Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini dianggap sebagai salah satu strategi yang efektif untuk lebih memberikan pemahaman karena dilaksanakan dalam kelompok kecil untuk berbagai wilayah yang ada di Kabupaten Balangan sehingga terbangun diskusi aktif baik dari tim maupun dari peserta diskusi. Isu Strategis Bu RT (Buku Rumah Tangga) adalah beberapa hal terkini yang segera direspon oleh pemerintah dalam mewujudkan pemecahan solusi serta penanganan. Isu strategis yang ada di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Balangan adalah Rendahnya jumlah anggota perpustakaan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Balangan. Isu ini strategis karena memang sedang terjadi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Balangan. Dan isu ini problematik karena berpengaruh terhadap peningkatan jumlah anggota perpustakaan di perpustakaan serta menyebabkan kurangnya efektivitas dan efisiensi kinerja pustakawan dalam melakukan kegiatan inovasi perpustakaan. Dan juga khalayak karena menyangkut masyarakat umum yaitu pemustaka. Serta layak karena berkaitan dengan tugas pustakawan dan mampu diselesaikan oleh seorang pustakawan. |
| Tujuan Inovasi | PERMASALAHAN Kurangnya minat baca masyarakat di Kabupaten Balangan dipengaruhi oleh berbagai faktor, yaitu: 1) Gedung Perpustakaan umum yang tidak strategis, 2) kurangnya minat menjadi anggota perpustakaan, 3) Minimnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya membaca. Pada awal implementasi pelaksanaan inovasi BU RT (Buku Rumah Tangga) di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Balangan mengalami beberapa kendala karena kompleksitas pegawai maupun masyarakat yang tentunya sangat berpengaruh pada masing-masing individu. Beberapa kendala yang dihadapi dalam tahapan implementasi inovasi BU RT (Buku Rumah Tangga) yaitu: 1. Kompleksitas pegawai dan masyarakat dari berbagai faktor menjadi tantangan tersendiri untuk memberikan pemahaman dan pengertian tentang bagaimana kegiatan inovasi Bu RT (Buku Rumah Tangga) dilaksanakan. 2. Perlunya sosialisasi yang lebih luas lagi ke berbagai desa/kelurahan tentang penerapan Bu RT (Buku Rumah Tangga) guna tercapainya target organisasi. 3. Belum maksimalnya kegiatan Bu RT (Buku Rumah Tangga) ditengah-tengah masyarakat sehingga menjadi hal yang urgen yang harus dilaksanakan. 4. Perlunya koordinasi dnegan berbagai pihak untuk terjun langsung ke lapangan oleh pegawai yang ditunjuk oleh pimpinan guna terealisasinya kegiatan. |
| Manfaat Inovasi | Upaya yang dilakukan Sebelum Inovasi Penerapan layanan diperpustakaan hanya sekedar koleksi simpan pinjam dilingkungan perpustakaan umum saja. Sehingga menyulitkan masyarakat yang jauh untuk datang langsung ke perpustakaan dan menyebabkan kurangnya anggota perpustakaan. Upaya yang dilakukan Setelah Inovasi Dengan adanya inovasi Bu RT (Buku Rumah Tangga) ini, dapat merubah mindset bagi masyarakat bagaimana peran Aparatur Sipil Negara untuk bekerja sesuai tugas dan jabatannya da diharapkan mampu berkontribusi dalam pencapaian target organisasi. Sebagai bentuk upaya mewujudkan target tersebut, Dinas perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Balangan melaksanakan Inovasi BU RT (Buku Rumah Tangga). Dalam rangka mengenalkan Inovasi ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Balangam memberikan langsung pelayanan kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan informasi dan mendekatkan bahan literasi kepada masyarakat. Sehingga dapat menumbuhkan minat baca dan pengetahuan dengan terfasilitasinya bahan bacaan ditengah-tengah masyarakat. Serta membuat masyarakat lebih mudah mendaftarkan diri sebagai anggota perpustakaan. KEUNGGULAN/KEBAHARUAN Keunggulan atau kebaharuan dari Inovasi Bu RT (Buku Rumah Tangga) dilakukan oleh relawan yang berasal dari desa/ kelurahan itu sendiri (dari masyarakat untuk masyarakat dan oleh masyarakat). Sehingga memudahkan masyarakat untuk menumbuhkan minat baca dan mendaftarkan diri sebagai anggota perpustakaan. TAHAPAN INOVASI Tahapan dari inovasi BU RT (Buku Rumah Tangga) adalah sebagai berikut. 1. Pembentukan tim untuk menggagas inovasi Bu RT (Buku Rumah Tangga). 2. Rapat konsolidasi dengan tim yang sudah dibentuk. 3. Menentukan sasaran sosialisasi baik secara tatap muka maupun melalui media sosial. 4. Pelaksanaan uji coba kegiatan inovasi Bu RT (Buku Rumah Tangga) yang telah disetujui pada 1 November – 30 November 2021. 5. Pelaksanaan kegiatan inovasi Bu RT (Buku Rumah Tangga) yang telah disetujui pada 1 Desember 2021 sampai sekarang. 6. Melaksanakan kegiatan pembinaan perpustakaan. 7. Rapat hasil evaluasi kegiatan. |
| Hasil Inovasi | MANFAAT INOVASI Realisasi dan capaian dari Inovasi Bu RT (Buku Rumah Tangga) adalah dengan terfasilitasinya bahan bacaan di tengah-tengah masyarakat dan tumbuhnya minat baca masyarakat serta dekatnya akses bacaan dimasyarakat, dan mudahnya menjadi anggota perpustakaan. TUJUAN INOVASI Tujuan dari di rancangnya inovasi BU RT (Buku Rumah Tangga) adalah sebagai berikut. 1. Mendekatkan masyarakat kepada koleksi bahan pustaka. 2. Menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap pentingnya bahan bacaan dalam kehidupan sehari-hari. 3. Meningkatkan minat baca masyarakat 4. Meningkatkan anggota perpustakaan. HASIL INOVASI Adanya koleksi bahan bacaan di setiap Desa/Kelurahan yang diletakkan di RT. yang dikelola oleh relawan yang berasal dari masyarakat desa itu sendiri. |